Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Perencanaan Keuangan dalam Memperbaiki Sarana dan Prasana di SMKIT Khoiru Ummah Curup: Financial Planning in Improving Facilities and Infrastructure at SMKIT Khoiru Ummah Muslihah, Muslihah
Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 3 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v3i3.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perencanaan keuangan kaitannya dengan sarana. prasarana, keuangan dan perencanaan keuangan dalam memperbaiki sarana dan prasarana di SMKIT Khoiru Ummah Curup. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakan ependekatan studi kasus. Informan penelitian adalah Kepala sekolah, wakil sarana prasarana dan bendahara.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan Miles and Huberman yaitu data ( pengumpulan data), data (reduksi data), data (penyajian data), dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Sarana dan prasarana saat ini tergolong baik 2) kondisi keuangan di SMKIT Khoiru Ummah Curup bersumber dari sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) peserta didik setiap bulan, bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana infaq dari pihak – pihak yang tidak mengikat Untuk kondisi keuangan walaupun sekolah berstatus swasta masih mampu untuk membiayai operasional sekolah 3) perencanaan keuangan dalam memperbaiki sarana dan prasarana di SMKIT Khoiru Ummah Curup dilakukan pada tahap awal tahun pelajaran yang dilaksanakan dalam rapat untuk merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana termasuk program kegiatan yang terlebih dahulu diidentifikasi oleh setiap bagian. Kebutuhan itu dibahas dalam forum rapat yang kemudian hasilnya disahkan oleh bendahara dan kepala sekolah untuk diajukan ke pihak yayasan untuk diputuskan oleh yayasan.
Coping Strategies in Mothers of Children with Autism: Insight from F-COPES Musayaroh, Siti; Abadi, Reza Febri; Muslihah, Muslihah; Jannah, Anna Miftahul; Karina, Rr Farhana Rizqi; Maslahah, Sayidatul
Journal of ICSAR Vol 8, No 2 (2024): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um005v8i2p370

Abstract

Parenting children with autism triggers stress for parents, especially mothers. Every mother needs to have coping strategies to overcome the stress experienced during parenting. This study aims to examine coping strategies in mothers of children with autism. A total of 50 mothers of children with autism participated in this research by filling out the F-COPES scale questionnaire, which consists of 5 subscales: acquiring social support, reframing, seeking spiritual support, mobilizing family support, and passive appraisal. Data was analyzed using Pearson Correlation analysis and Multiple Regression Analysis. The results show that the F-COPES scores of mothers of children with autism are in the moderate category. Reframing, seeking spiritual support, and mobilizing family support are three coping strategies that are most commonly used. Age and number of autistic symptoms in children influence the level of coping strategies of mothers of autistic children. The older the autistic child, the better the mother's coping strategies. Conversely, the more autistic symptoms a child has, the lower the coping strategies the mother has.
PERAN KIYAI DALAM KEBIJAKAN LITERASI EKONOMI SYARIAH OLEH PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG Muslihah, Muslihah; Anggreini, Diana Putri; Syafira, Anisa
Al-Muqaronah: Jurnal Perbandingan Madzhab dan Hukum Vol. 3 No. 2 (2024): Al-Muqaronah : Jurnal Perbandingan Madzhab dan Hukum
Publisher : STIS Darussalam Bermi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59259/am.v3i2.198

Abstract

This research aims to investigate the role of kiai in supporting the implementation of sharia economic literacy policies in Sampang Regency, as well as identifying the challenges faced in developing sharia economic literacy among the community. The approach used is qualitative research with a descriptive design, which collects secondary data through literature reviews, policy reports and previous research. Research findings show that kiai have an important role in strengthening sharia economic literacy in Sampang Regency. They are not only religious leaders, but also agents of change who educate the public regarding sharia economic principles. However, the role of kiai in this policy is still limited, especially in the planning and policy implementation stages. The collaboration between the Sampang Regency Government and Brawijaya University in the Doctoral Service program has had a positive impact in improving the abilities of kiai and broadening people's insight into sharia economics. This research concludes that to increase sharia economic literacy, it is important to provide special training for kiai and strengthen their involvement in planning and evaluating sharia economic policies.
Penerapan Akupresure Titik L14 Sebagai Alternatif Nonfarmakologis Mengatasi Dismenore Pada Remaja Di Desa Majungan Kacamatan Pademawu, Pamekasan Muslihah, Muslihah; Qurratul A'yun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1299

Abstract

Dismenore merupakan masalah umum yang dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas serta menurunkan kualitas hidup. Remaja sering mengeluh nyeri saat haid dan khawatir hal ini merupakan penyakit yang serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengelola nyeri menstruasi melalui metode nonfarmakologis, yaitu teknik akupresure titik LI4, tanpa bantuan obat-obatan kimia. Kegiatan dilaksanakan di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan dengan melibatkan 20 remaja putri usia 15–18 tahun. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta Sebelum penyuluhan, sebagian besar remaja berada pada kategori kurang paham (50%), sementara setelah penyuluhan, jumlah tersebut menurun menjadi 10%. Sebaliknya, kategori sangat paham meningkat dari 25% menjadi 50%.Peserta mampu melakukan teknik akupresure LI4 dengan benar dan melaporkan penurunan intensitas nyeri haid. Teknik akupresure LI4 terbukti efektif menstimulasi saraf perifer, memicu pelepasan endorfin, dan menurunkan transmisi nyeri ke otak. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat terapeutik, tetapi juga memberdayakan remaja untuk mengelola kesehatan reproduksinya secara mandiri. Oleh karena itu, pelatihan akupresure perlu diintegrasikan dalam program promosi kesehatan remaja.
PROSES PENYERAPAN KATA BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA JEPANG: (KAJIAN FONOLOGI GENERATIF TRANSFORMASIONAL) Muslihah, Muslihah
IZUMI Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.936 KB) | DOI: 10.14710/izumi.7.2.73-83

Abstract

<p><strong><em>(Title: </em></strong><strong><em>The Analysis of Loan Words of English Language Transformed into Japanese Language (Study of Generative Transformational Phonological</em></strong><strong><em>)</em></strong><em> </em><em>The</em><em> aims</em><em> of this research are</em><em> to </em><em>explain</em><em> </em><em>the </em><em>phonological</em><em> </em><em>processes</em><em> and </em><em>phonological</em><em> rule</em> <em>in loan words</em> <em>of English language into</em> <em>Japanese language through generative </em><em>phonological</em><em> studies. This research used qualitative descriptive method. The research data are taken from Japanese dictionary loan words. The result shows eight </em><em>phonological</em><em> </em><em>processes</em><em> and </em><em>phonological</em><em> rules in </em><em>the process of transformation English language to Japanese. (1) the process of adding segment /u/ at the end of the words (2) segment additions /o/ at the end of the words (3) segment additions /u/ in the middle of words  (4) segment additions /o/ in the middle of words (5) substitution of phoneme /l/ to /r/, (6) substitution of phoneme /v/ to /b/, (7) segment additions /i/, (8) substitution of phoneme /t/ to /c/. The transformation of phonological processes on the loan words of English language into Japanese language affected by the internal factor.</em></p> <a href="https://gb777info.com">gb777</a><a href="https://pajak.blitarkota.go.id/uploads/profile/">gb777</a><a href="https://baak.uika-bogor.ac.id/uploads/">slot gacor</a><a href="https://siadmin.baak.uika-bogor.ac.id/files/images/">gb777</a><a href="https://jdih.dprd-pemalangkab.go.id/">gb777</a><a href="https://disnakertrans.bungokab.go.id/">GB777</a><a href="https://jdih.bungokab.go.id/">GB777</a>slot gacorslot gacor
Strategi Penerapan Pembelajaran Digital yang Inklusif dan Adaptif di Era Kurikulum Merdeka Anik Munasiroh; Anik Listyawati; Muslihah, Muslihah; Endang Titin; Arkanuddin, Arkanuddin; Warsito, Warsito
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i4.10187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran digital inklusif serta optimalisasi model pembelajaran digital yang fleksibel dalam meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis konseptual. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Boyolali, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Boyolali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran digital inklusif perlu dilakukan secara sistematis melalui empat langkah utama, yaitu analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, perancangan pembelajaran diferensiatif, pemilihan media dan teknologi yang aksesibel, serta evaluasi dan refleksi pembelajaran secara berkelanjutan. Selain itu, optimalisasi pembelajaran digital fleksibel dapat dilakukan melalui empat bentuk, yaitu fleksibilitas waktu dan tempat belajar (asynchronous learning), peningkatan interaksi melalui pembelajaran digital interaktif (synchronous dan collaborative learning), penerapan diferensiasi pembelajaran berbasis teknologi, serta evaluasi dan umpan balik berbasis digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital yang dirancang secara inklusif dan fleksibel mampu meningkatkan keterlibatan, kemandirian, serta motivasi belajar siswa. Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan kualitas proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif, tetapi juga pada peningkatan hasil belajar siswa secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, optimalisasi pembelajaran digital dalam Kurikulum Merdeka menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, inklusif, dan sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi.