Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Cyber Public Relation Dalam Transparansi Dan Jangkauan Layanan Imigrasi Tangerang Juliana, Nanda Fitrah Juliana; Prima, Lathifa Prima Ghanisytana; dini, Andini; Wati, Rahmawati; Bibih, Siti Alya Bibih

Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.6230

Abstract

Penelitian ini bermaksud menganalisis peran Cyber Public Relatoions (CPR) dalam meningkatkan transparansi dan jangkauan layanan Kantor Imigrasi Tangerang. Di era digital, CPR menjadi strategi penting untuk membangun buka komunikasi dua arah antara masyarakat dan lembaga pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif berbasis teori Philips dan Young (2018) yang menyoroti lima aspek utama: transparansi, porositas internet, internet sebagai agen, jangkauan layanan, dan kekayaan informasi. Wawancara mendalam dan Observasi merupakan metode yang diterapkan untuk mengumpulkan data. konten internet yang digunakan oleh Imigrasi Tangerang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, website, dan chatbot meningkatkan transparansi dalam penyampaian informasi publik. Internet sebagai agen dimanfaatkan untuk mempercepat komunikasi melalui platform interaktif. Jangkauan layanan diperluas dengan media digital seperti Instagram serta program "Desa Binaan" untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Kekayaan informasi disajikan melalui infografis, video edukatif, dan dokumentasi kegiatan guna meningkatkan pemahaman publik. Meskipun CPR berkontribusi terhadap peningkatan keterbukaan informasi dan akses layanan, tantangan tetap ada terutama dalam menjangkau kelompok masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Oleh karena itu, strategi komunikasi yang lebih adaptif, seperti sosialisasi luring dan pengembangan aplikasi interaktif, perlu diterapkan untuk meningkatkan efektivitas CPR.
Peran Cyber Public Relation Dalam Transparansi Dan Jangkauan Layanan Imigrasi Tangerang Juliana, Nanda Fitrah Juliana; Prima, Lathifa Prima Ghanisytana; dini, Andini; Wati, Rahmawati; Bibih, Siti Alya Bibih
HERITAGE Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v13i1.6230

Abstract

Penelitian ini bermaksud menganalisis peran Cyber Public Relatoions (CPR) dalam meningkatkan transparansi dan jangkauan layanan Kantor Imigrasi Tangerang. Di era digital, CPR menjadi strategi penting untuk membangun buka komunikasi dua arah antara masyarakat dan lembaga pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif berbasis teori Philips dan Young (2018) yang menyoroti lima aspek utama: transparansi, porositas internet, internet sebagai agen, jangkauan layanan, dan kekayaan informasi. Wawancara mendalam dan Observasi merupakan metode yang diterapkan untuk mengumpulkan data. konten internet yang digunakan oleh Imigrasi Tangerang. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, website, dan chatbot meningkatkan transparansi dalam penyampaian informasi publik. Internet sebagai agen dimanfaatkan untuk mempercepat komunikasi melalui platform interaktif. Jangkauan layanan diperluas dengan media digital seperti Instagram serta program "Desa Binaan" untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Kekayaan informasi disajikan melalui infografis, video edukatif, dan dokumentasi kegiatan guna meningkatkan pemahaman publik. Meskipun CPR berkontribusi terhadap peningkatan keterbukaan informasi dan akses layanan, tantangan tetap ada terutama dalam menjangkau kelompok masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi digital. Oleh karena itu, strategi komunikasi yang lebih adaptif, seperti sosialisasi luring dan pengembangan aplikasi interaktif, perlu diterapkan untuk meningkatkan efektivitas CPR.
PEMBERIAN MAHAR DI ERA DIGITAL : PANDANGAN EKONOMI DAN PERSFEKTIF AL-QUR’AN Hasiah, Hasiah; rahmi, Rahmi; Siregar, Sawaluddin; shafra, Shafra; wati, Rahmawati
Al FAWATIH:Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alfawatih.v6i2.17699

Abstract

This research explores the economic persfective and Quranic persfective on the practice of giving a dowry in the context of technology and digitization. The giving of dowry, as an integral part of marriage in Islam, undergoes significant transformation in the digital era. By integrating Islamic economic approaches and Quranic interpretations, this research aims to understand the impact of technological changes on the value and meaning of dowry, as well as how Islamic views adapt to digital realities. This study utilitizes a literature analysis method to investigate economic concepts in dowry giving and explore Quranic verses related to dowry, in line with technological developments. The findings of this research reflect the role of dowry in strengthening the family economy and involving Islamic values in a modern context. Digitization implicates the dowry-giving process, including changes in behavior patterns and the emergence of economic values. Technological developments suggest that dowry-giving reflect traditional and spiritual values, which remain relevant in the gace of ever-changing challenges.