Prasetyo, Guntur Eko
Institut Seni Indonesia Denpasar

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Konsep Seni dan Kreativitas dalam Konser Hologram “Glenn Fredly: 25 Years of Music” Prasetyo, Guntur Eko; Sidjabat, Yedija Remalya; Wiyati, Wahyu Sri
Journal of Music Science, Technology, and Industry Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: penelitian ini berfokus pada eksplorasi konsep seni dan kreativitas dalam konser hologram “Glenn Fredly: 25 Years of Music.” Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana seni dan kreativitas diwujudkan dalam konteks konser hologram, khususnya dalam mengenang mendiang musisi Glenn Fredly. Metode penelitian: Metode penelitian kualitatif digunakan dengan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif. Tahapan penelitian meliputi identifikasi penelitian terdahulu, pengembangan kerangka konseptual, observasi dan wawancara dengan pemangku kepentingan, serta analisis konten online. Variabel yang diukur dalam penelitian ini meliputi ekspresi artistik, respon penonton, dan unsur kreatif dalam konser hologram. Hasil dan pembahasan: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tren inovasi dalam industri musik, memperkenalkan pertunjukan hologram sebagai sarana penghormatan dan rekonsiliasi terhadap artis yang telah meninggal. Penelitian ini menghadapi tantangan dalam memahami perpaduan seni dan teknologi dalam konteks pertunjukan hologram. Keunikan penelitian ini terletak pada fokusnya pada konser “Glenn Fredly: 25 Years of Music” yang memadukan unsur seni musik dan teknologi hologram. Implikasi: kontribusi penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang interaksi antara seni dan teknologi dalam konteks konser hologram, serta berkontribusi terhadap perkembangan industri musik yang sedang berlangsung.
Proses Penciptaan Karya Komposisi Mind Chaos Situmorang, Jazz Baldwin Parluhutan; Prasetyo, Guntur Eko; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 4 No 1 (2025): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v4i1.5063

Abstract

Mind Chaos merupakan komposisi yang terinspirasi dari keresahan yang dialami oleh penulis. Karya ini menginterpretasikan keresahan penulis tentang pikirannya yang kacau. Pikiran yang kacau ini tidak disebabkan oleh orang lain, namun berasal dari dalam diri penulis sendiri. Penulis merasa perfeksionis sehingga sering mengulang sesuatu agar terkesan sempurna. Apabila sesuatu tersebut masih belum terkesan sempurna, maka pikirannya akan semakin terbebani oleh hal yang bahkan sangat sederhana tersebut. Selain dari diri sendiri, penyebab lainnya juga berdampak terhadap keresahan ini seperti trauma yang mendalam pasca kecelakaan. Hal ini menimbulkan bangkitnya rasa ketidakpercayaan terhadap orang lain ketika sedang mengendarai kendaraan. Ditambah dengan kebingungan tentang masa depan yang semakin mendekat yang membuat pikiran penulis semakin kacau. Proses dari pembuatan komposisi ini berhubungan erat dengan pengembangan ide musikal. Penulis menggunakan konsep musik minimalis, yang dimana memilikki satu pola benang merah dengan jumlah 3 bar yang memilikki banyak repetisi. Pola tersebut akan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan per bagian. Bagian pertama yang memperkenalkan pola benang merahnya secara berulang dan modifikasi pola yang diperlukan pada setiap bagian. Bagian dua menggunakan konsep aleatorik, yaitu musik yang tidak pasti. Seperti dadu ketika dikocok lalu kita akan memainkan frasa yang sesuai dengan hasil kocokan dadu tersebut. Bagian tiga yang merupakan antiklimaks dan resolusi dimana dijelaskan dalam bentuk musik bagaimana keresahan ini dapat teratasi. Karya ini diciptakan menggunakan metode Alma Hawkins, dimana metode ini terdapat eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Hasil dari karya ini adalah karya musik minimalis yang menggunakan banyak modifikasi seiring berjalannya waktu dan masalah.