Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sintesis dan Karakterisasi Biodiesel Berbasis Minyak Jelantah Mengunakan Metode Rute Non-Alcohol Humaira, Nur; Zulkifli, Zulkifli; Saifuddin, Saifuddin
Jurnal Teknologi Vol 24, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v24i1.5174

Abstract

Biodiesel as an alternative fuel to replace diesel has a very important function for the availability of long-term energy supply. The purpose of this study was to determine the effect of reactant ratios and the use of catalysts on the characteristics of biodiesel from used cooking oil using the non-alcoholic route. This research was conducted using the non-alcoholic route method by varying the reactant ratio (1:2, 1:3, 1:4, 1:5, 1:6) mol and varying the KOH catalyst (0.2; 0.3; 0.4 ; 0.5; 0.6)% of the mass of used cooking oil. The results showed that the reactant ratio of 1:6 and 0.6% catalyst was the best result by producing 0.16% FFA, viscosity of 3.5 cSt, density of 860 kg/m3, heating value of 8916.826 Kcal/g, cetane number of 76.8. From the results of the analysis above, it shows that the biodiesel produced is included in the SNI 04-7182: 2015 standard.
Pendampingan Rumah Tangga Nelayan dengan Pembuatan Usaha Kerupuk Ikan di Desa Numbing Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan Husni, Alfi; Usman Siam, Nurbaiti; Suherry, Suherry; Anugrahi Barus, Muhamad; Humaira, Nur; Adwina Ipriani, Tessya
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1715

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan rumah tangga nelayan melalui pengembangan usaha kerupuk ikan berbasis kelompok istri nelayan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan sarana produksi, rendahnya pengetahuan manajemen usaha, serta belum optimalnya strategi pemasaran. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan kewirausahaan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan produksi, manajemen keuangan, dan pemasaran digital melalui media sosial serta marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola usaha secara mandiri, memperbaiki kualitas produk, dan mengembangkan kemasan serta merek usaha. Selain itu, mitra mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas pemasaran produk. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan keluarga nelayan serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan pesisir.