Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENINGKATAN ACADEMIC RESILIENCE MELALUI KONSELING KELOMPOK BERBASIS SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELLING (SFBC) PADA SISWA SMA Pusvitasari, Putri; Yuliasari, Hesty
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1189-1197

Abstract

Resiliensi merupakan bagian penting yang menentukan keberhasilan diri individu karena resiliensi menunjukan seberapa tangguh individu untuk bangkit dan mampu bertahan dalam situasi apapun. Resiliensi akademik berhubungan dengan pola adaptif individu untuk segera bangkit dari keterpurukan ketika mengalami kegagalan atau penurunan prestasi akademik. Siswa yang resilien harus mampu bertahan dan bangkit ditengah kondisi yang sulit dikarenakan adanya protective factors yaitu minat, motivasi harapan siswa untuk tetap mempertahankan kinerja akademik. Salah satu permasalahan yang terjadi pada siswa SMA adalah munculnya kondisi ketidaksiapan siswa dalam menghadapi ujian kelulusan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membantu siswa dalam meningkatkan resiliensi akademik melalui konseling kelompok berbasis Solution Focused Brief Counselling (SFBC). Pengabdian ini dilaksanakan pada 3 Juni 2022. Sedangkan tempat pengabdian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ngaglik dengan jumlah peserta sebanyak 8 siswa. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah konseling kelompok berbasis Solution Focused Brief Counselling (SFBC) ini mampu meningkatkan resiliensi akademik pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Ngaglik. Selain itu, melalui konseling kelompok ini para siswa mampu memunculkan solusi-solusi yang dapat membantu mereka dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan kegiatan akademik di sekolah.
PELATIHAN LITERASI KESEHATAN MENTAL UNTUK KADER KESEHATAN JIWA SEBAGAI UPAYA PREVENTIF KASUS Yuliasari, Hesty; Pusvitasari, Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1299-1306

Abstract

Pengembangan kader kesehatan jiwa merupakan bentuk penyegaran kader ataupun pelatihan lanjutannya. Tahapan kegiatan ini  terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pelaksanaan berupa pelatihan menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam penyampaian materinya yang terbagi dalam lima sesi yaitu Pretes, Materi tentang Literasi Kesehatan Mental, Isu-isu dan kasus kesehatan jiwa di Masyarakat, Penanganan Kesehatan Jiwa, dan Postest. Pelatihan ini akan berlangsung selama 180 menit.  Efektifitas Pelatihan literasi kesehatan mental yang akan diberikan pada kader kesehatan jiwa dapat terlihat dari adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan terhadap permasalahan kesehatan jiwa melalui skor hasil evaluasi. Semakin tinggi skor setelah diberikan pelatihan menunjukkan bahwa pelatihan ini secara efektif dapat menjadi sarana preventif terhadap permasalahan kesehatan jiwa. Hasil uji analisis pretes dan posttest menunjukkan ada perbedaan pemahaman terhadap literasi Kesehatan mental sebelum dan setelah diberikannya pelatihan (F 1.690, p = 0.0128).  Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan literasi Kesehatan mental merupakan upaya preventif untuk meningkatkan pemahaman kader dalam penanganan kasus gangguan jiwa. Secara kualitatif, keefektifan pelatihan terlihat dari antusiasme dan keaktifan pesera untuk menjawab dan mengikuti pelatihan.