Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

STUDI SKEMA PELEPASAN BEBAN SECARA OTOMATIS PADA SAAT SISTEM 70 kV KEHILANGAN SUPLAI DARI SISTEM 150 kV DI KERAMASAN MENGGUNAKAN RELE (UFR) Sofiah, Sofiah; Nopiansyah, Airi
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 2 No. 1 2017
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v2i1.776

Abstract

Penelitian ini membahas tentang skema pelepasan beban secara otomatis mengunakan rele, Under Frekuensi Rele (UFR) pada sistem 70 kV Keramasan. Pelepasan beban dilakukan sebagai suatu usaha memperbaiki kesetabilan sistem yang terganggu karena beban lebih akibat terjadi gangguan pada sistem penyaluran, nilai frekuensi dapat melewati batas tinggi (52 Hz) ataupun dibawah dari batas rendah (47.5 Hz). Pelepasan beban diharapakan dapat memulihkan frekuensi dengan cepat dan jumlah beban yang dilepas seminimal mungkin. Oleh sebab itu diperlukan beberapa tahapan pelepasan beban untuk mendapatkan nilai frekuensi yang maksimal.Pelepasan beban dengan rele frekuensi kurang harus dapat mengakomodir berbagai kategori beban tenaga listrik, mulai dari hari kerja, hari libur, maupun hari libur nasional (hari khusus). Selain itu, penerapan skema ini harus dapat mengembalikan nilai frekuensi pada rentang yang masih memungkinkan pembangkit dapat beroperasi secara normal sesuai standar pada Aturan Jaringan PLN ( 49,7 Hz < f < 50,2 Hz ).
RANCANG BANGUN PENGISIAN AKUMULATOR PADA PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF UNTUK KEBUTUHAN LISTRIK RUMAH TANGGA Sofiah, Sofiah; Irawan, M Dedy
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 3 No. 2 2019
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v3i2.1533

Abstract

Akumulator berfungsi mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Jenis Akumulator pada pembangkit  listrik alternatif ini adalah Jenis akumulator asam timbal,yang mempunyai muatan listrik 10 AH, dengan tegangan output 12Vdc - 13.8Vdc. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun pembangkit alternatif dengan bantuan pulley dan v-belt, menggunakan gerak mula Motor DC dan alternator sebagai pengisian akumulator, dengan mengubah arus searah menjadi arus bolak balik dengan bantuan inverter. Metode penelitian yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan sebagai berikut: 1). Merancang akumulator dan inverter sebagai penyimpan muatan energi listrik, 2). pengujian dan pengukuran akumulator sebagai sumber energi listrik, 3). Menghitung dan menganalisis hasil perancangan. Hasil dari penelitian ini didapat Tegangan output akumulator 13.8 Volt, kemudian tegangan output inverter pada masing – masing beban 220 Volt, 220 Volt, 219 Volt, 218 Volt.Dengan demikian semakin besar beban maka akan semakin kecil  tegangan inverter, dan arus charger mempengaruhi waktu pengisian akumulator, jika semakin besar arus charger semakin cepat waktu pengisian akumulator dan sebaliknya jika semakin kecil arus charger semakin lama waktu pengisian akumulator. 
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR AC SEBAGAI AERATOR UNTUK BUDIDAYA TAMBAK UDANG DENGAN MENGGUNAKAN SOLAR CELL Sofiah, Sofiah; apriani, yosi
JURNAL AMPERE Vol 4, No 1 (2019): JURNAL AMPERE
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.068 KB) | DOI: 10.31851/ampere.v4i1.2825

Abstract

Abstract------ Aerator is a tool to help shrimp farmers to drain air or increase the value of oxygen so that more oxygen will enter the water to help grow the shrimp. Aerator consists of several supporting components namely AC motor, accumulator, inverter, impeller and frame. This aerator is designed using solar cells as an energy source. In the results of testing the solar cell supplying 5.7 amperes of current with a voltage of 17.5 volts, the accumulator works on a voltage of 12v / 70Ah, with charging current from the solar cell and accumulator charger 5.7 amperes with a charging time of approximately 12.2 hours, maximum calculated inverter power is 500 watts
Rancang Bangun Pembangkit Listrik Alternatif dengan Bantuan Pully dan Belt Motor DC sebagai Penggerak Alternator Sofiah, Sofiah; Hurairah, Muhammad
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 5 No. 1 2020
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v5i1.2692

Abstract

ABSTRAC Electricity is a source of energy that is widely used for the needs of household electrical appliances that are needed within 24 hours of continuously supplying electricity. Most of the mains voltage is supplied from the state 220 volt. When the electricity goes out, the electrical equipment cannot function properly, therefore there must be an alternative source of electricity to replace it. The purpose of this research is to design an alternative power plant from the initial drive system of a dc motor with mechanical motion transfer using pully and van belt as the drive for the dc alternator. The research method used in this research has the following stages: 1). Designing a dc motor and a dc alternator as a producer of electrical energy, 2). Installing AS bearings, vanbelt and pully, 3). testing and measuring dc motors and dc alternators, 4). Calculate and analyze the design results. From this research, the direct current generated by the accumulator with a voltage of 12 Vdc with a current charge of 10 AH, so that it can be used to turn on the inverter as a means of converting the voltage of a direct power source into an alternating current with a voltage of 220 V to turn on household electrical appliances when supplied. from PLN experiencing a blackout. So that our daily work can run smoothly without any constraints on the flow of electricity.Keywords: MotorDC, PullyVanBelt, Alternator
Sistem Switching pada Automactic Transfer Switch (ATS) menggunakan Arduino UNO Sofiah, Sofiah; Nugraha, Awang
JURNAL SURYA ENERGY Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v7i2.5756

Abstract

Panel merupakan bentuk energi alternatif yang banyak digunakan oleh manusia saat ini untuk dikelola menjadi energi listrik. Panel surya dibuat dari material semikonduktor terutama silikon yang dilapisi oleh bahan tambahan khusus. Ketika cahaya matahari mendekati cell, maka electron akan terlepas dari atom silikon dan mengalir membentuk sirkuit listrik sehingga energi listrik dapat dibangkitkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa sistem kerja switching pada Automatic Transfer Switch dengan menggunakan Arduino Uno dan Relay yang terhubung dengan sumber PLN dan PLTS. Hasil dari penelitian, dimana perpindahan atau switching yan dilakukan oleh relay itu diatas perintah kodingan dari arduino uno. Pada saat sebelum terjadinya perpindahan atau switching, arduino uno akan mendelaykan dahulu beberapa detik untuk melakukan perpindahan sumber tersebut. Dimana ATS ini kinerjanya dikendalikan melalui gaya magnet kondisi terbuka menjadi kondisi tertutup. Sebagai pemutus dan penghubung daya, alat ini mempunyai materi berupa kontak penghubung dan meningkatkan kemampuan kerjanya yang dapat menanggung beban daya besar. Maka titik kontaknya memiliki ukuran yang besar, salah satu contohnya alat pemutus dan penghubung jenis ialah relay AC dan DC sebagai alat pengatur otomatis. Dari hasil analisa diperoleh kesimpulan bahwa Proses kerja Switching Automatic Transfer Switch dapat dilakukan oleh relay atas perintah kodingan dari Arduino UNO secara otomatis.
Analisis Kerja LVD (Low Voltage Disconnect) Multsistem Pada Akumulator 12 Volt Pada Panel Surya Fadilah; Fadilah, Fadilah; Sofiah, Sofiah; Rikardo, Angga
JURNAL SURYA ENERGY Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v7i2.5757

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan Pembangkit energi alternative yang banyak digunakan pada saat ini, di mana sumber energinya tidak akan pernah habis, untuk menunjang kinerja sistem PLTS tersebut dibutuhkan akumulator yang berfungsi sebagai penyimpan muatan listrik dengan kapasitas sebesar 12 Volt, 105 Ah. dengan Low Voltage Disconnect multisistem 12 Volt sebagai protector. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kerja akumulator terhadap sistem protector LVD multisistem 12 Volt pada saat pengisian dan pengosongan pada pembangkit listrik panel surya. Metode yang dilakukan mulai dari proses pengisian dan pengosongan pembangkit listrik panel surya serta pengambilan data dan evaluasi. Hasil percobaan yang didapat sudah di rancang dan mampu menganalisa kerja akumulator terhadap sistem protector LVD multisistem pada saat pengisian dan pengosongan pembangkit listrik panel surya dengan kapasitas yang bervariasi.
ANALISIS GROUNDING PADA BODY TRANSFORMATOR DI POWER HOUSE PT. SAP MARIANA DENGAN SIMULASI SOFTWARE ETAP Fadilah; Fadilah; Sofiah, Sofiah; Fadilah, Fadilah; Aji, Ilham Purnama
Jurnal Teknik Elektro Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v13i2.992

Abstract

Pemasangan grounding pada sebuah peralatan lisrtrik khususnya trnasformator akan mengurangi efek bahaya dari arus hubung singkat yang dapat membahayakan pekerja dan memperpendek usia peralatan itu sendiri . pada bagian power house peralatan yang dipasangkan grounding ialah transformator dimana tranformator itu sendiri sangat sering mengalami gangguan hubung singkat biasanya dikarenakan kebocoran pada isolasi yang mengakibatkan body tranformator dialiri arus listrik yang seharusnya pada saat kondisi normal tidak dialiri arus listrik.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisa dan mencari nilai tegangan langkah dan sentuh yang apabila pekerja mendekati lokasi peralatan yang mengalami gangguan arus bocor agar tidak merasakan efek dari arus hubung singkat tersebut serta mensimulasikan menggunakan software etap mencari nilai arus hubung singkat satu phasa ke tanah dengan nilai resistansi sebesar 0,06 ohm, Hasil yang didapat dari perhitungan untuk mencari nilai tegangan langkah yaitu 564,4 volt dan untuk tegangan sentuhnya 399 volt serta nilai hasil simulasi gangguan hubung singkat 1phasa ketanah 3,974 Ampere. hasil nilai yang didapat memenuhi Standar tegangan langkah dan sentuh berdasarkan IEEE Std 80-2000 untuk manusia dengan berat 50 kg.
ANALISIS KINERJA AKUMULATOR PADA TERHADAP MOTOR DC PADA ALAT PENYIRAM TANAMAN BERBASIS SOLAR CELL PADA RUMAH BENIH Fadilah; Fadilah, Fadilah; Sofiah, Sofiah; Bomantara, M Alif
Jurnal Teknik Elektro Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v14i1.1142

Abstract

Sistem Penyiram Tanaman Otomatis adalah sebuah solusi yang efisien dan praktis dalam menjaga kelembaban tanah dan memberikan pasokan air yang cukup untuk tanaman Pada rumah benih. Yang mana selama ini masih banyak menggunakan listrik dari PLN dan bersifat masih sangat tergantung dari sumber listrik yang yang penduduk pakai sebagai sumber penerangan. Keuntungan utama dari Sistem Penyiram Tanaman Otomatis adalah efisiensi dalam penggunaan air dan upaya yang lebih sedikit dalam pemeliharaan tanaman dalam teknologi berkelanjutan, seperti solar cell, untuk memenuhi kebutuhan pertanian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi akumulator dalam konteks penggunaanya sebagai komponen penting dalam sistem penyiraman tanaman berbasis solar cell yang menggerakan motor DC. Salah satu sistem yang menarik pada sistem penyiraman tanaman berbasis solar cell, yang dapat memanfaatkan sumber daya energi matahari yang melimpah dan menghindari ketergantungan pada pasokan listrik dari PLN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi akumulator memiliki dampak signifikan pada kinerja sistem secara keseluruhan. Faktor-faktor seperti tipe akumulator, tingkat pengisian ulang, dan efek penurunan kapasitas selama umur akumulator memiliki peran yang penting dalam menentukan sejauh mana sistem ini dapat menghadirkan solusi yang efektif dalam penyiraman tanaman berbasis solar cell. Efisiensi yang lebih tinggi dalam manajemen daya dapat menghasilkan penghematan energi yang signifikan dan memastikan operasi yang konsisten, bahkan dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Pengaruh Variasi Mata Pisau Pada Mesin Pencacah Rumput Terhadap Kecepatan Putaran Motor Dc (rpm) Berbasis Panel Surya Yansuri, Daeny Septi; Sofiah, Sofiah; Chairun Nissah, Sri Adinda Chairun Nissah
Jurnal Ampere Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v9i1.15490

Abstract

Penggunaan mesin pencacah pakan ternak sapi telah banyak digunakan oleh peternak. Namun, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya variasi mata pisau dalam mempengaruhi kecepatan motor DC dan ukuran hasil cacahan menyebabkan hasil yang tidak sesuai dengan standar SNI peternakan (2-5 cm). Pemilihan motor DC adalah pilihan yang tepat karena kecepatan motor ini mudah dikendalikan. Penelitian ini menggunakan dua jenis mata pisau: variasi 2 mata pisau dan 4 mata pisau. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi mata pisau terhadap kecepatan putaran motor DC pada mesin pencacah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi mata pisau dengan pengontrolan dimmer yang sama menghasilkan kecepatan yang berbeda, disebabkan oleh bentuk dan jumlah mata pisau. Meskipun ada variasi kecepatan putaran, motor DC tetap mampu menjaga kestabilan dalam menggerakkan mata pisau untuk mencacah pakan hingga 200 Kg/jam. Dengan variasi 4 mata pisau, alat ini dapat menghasilkan cacahan berukuran 2-5 cm sebesar 48%, menjadikannya pilihan terbaik untuk menghasilkan ukuran cacahan sesuai standar SNI. Penelitian ini memberikan manfaat besar bagi peternak dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pencacahan pakan ternak
PENGATURAN KECEPATAN PUTARAN MOTOR UNIVERSAL PADA ALAT PEMISAH KOTORAN ULAT HONGKONG Oktaviani Anwar, Wiwin A; sofiah, Sofiah; Hurairah, Muhammad; Candra, Adi
Jurnal Teknik Elektro Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v14i2.1383

Abstract

Ulat hongkong merupakan larva serangga dari jenis Tenebrio molitor yang sekarang ini banyak dibudidayakan sebagai pakan hewan peliharaan seperti burung kicau, ikan hias, dan reptil. Pada saat akan di lakukan pemanenan ulat hongkong tersebut perlu dilakukannya pemisahan media berupa kotoran yang melekat pada ulat hongkong tersebut, adapun cara memisahkan media dan kotoran ulat yang telah tercampur dapat dilakukan dengan cara dilakukannya pengayakan. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaturan kecepatan motor universal satu fase berdasarkan putaran pada alat pengayakan ulat Hongkong. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaturan kecepatan motor sangat penting untuk mencapai pengayakan yang stabil sesuai dengan berbagai beban yang berbeda. Hal ini diperlukan agar ulat Hongkong yang diayak tidak mengalami stres yang mengakibatkan penurunan kualitas. Pada pengujian dengan beban variasi seberat 500 gram ulat Hongkong beserta kotorannya, kecepatan putaran motor mencapai 470 rpm dengan torsi sebesar 7.48 Nm. Sementara itu, pada pengujian dengan beban konstan seberat 5000 gram, dengan peningkatan kecepatan putaran motor melalui penggunaan dimmer, kecepatan putaran motor mencapai 556 rpm dengan torsi sebesar 6.32 Nm. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar kecepatan putaran motor, torsi yang dihasilkan oleh motor akan semakin kecil, dan sebaliknya, semakin kecil kecepatan putaran motor, torsi yang dihasilkan akan semakin besar.