Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Feasibility Development of Android-Based Application Media (Skeletonpedia) In Biological Learning on Skeletal Systems Submaterial of Senior High School In XI Grade Aisyah, Ramadhani Nur; Budijastuti, Widowati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Existence of learning media is the facilitates of the learning process for fulfilled the needs for rapid information in the teaching and learning process between student and teacher. Android-based media application are one of the alternative media learning that can be used in the learnt of the skeletal system. The aims of the research was to produce Skeletonpedia as an android-based media application that were practice and valid. This study used the ASSURE development model with 20 students at the second grade of senior high school at SMAN 1 Gedangan. The research instruments were media validation sheets, observation of student activities sheets and student questionnaire response sheets. The results of this study got 3.86 scores with a very valid category of the validity Skeletonpedia as an android-based media application.  The practicality of the media got a very practical category based on the use of media by 100% score and student responses by 91.3% score. Based on the researched of the the feasibility in android-based application media of Skeletonpedia on skeletal system submaterial had been proved it as a valid and practical learning media.
Komunikasi Instruksional dalam Pelatihan Produksi Konten TikTok di Fira Modeling Disabilitas Carreca, Irhamna Nirbhaya; Prabayanti, Herma Retno; Nabilah, Putri Shofi; Aisyah, Ramadhani Nur; Erfianah, Milani Eka
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi memegang peranan penting dalam mencapai pembelajaran yang ideal, termasuk dalam kegiatan pembelajaran bagi ABK. ABK sering kali menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi, terutama ketika berinteraksi dengan kelompok individu yang beragam di masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi instruksional yang diterapkan dalam pelatihan produksi konten TikTok di Fira Modeling Disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi instruksional yang terjadi dalam Pelatihan Produksi Konten TikTok untuk Disabilitas, yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya dengan Fira Modeling Disabilitas sebagai komunitas disabilitas yang heterogen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Berfokus pada proses komunikasi instruksional oleh Hart, Scott, dan McCruskey, yang terbagi menjadi 5 proses instruksional: 1) Menentukan isi dan tujuan instruksional; 2) Mengidentifikasi perilaku awal; 3) Menetapkan strategi instruksional; 4) Mengatur unit instruksional; dan 5) Umpan balik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi instruksional dalam Pelatihan Produksi Konten TikTok di Fira Modeling Disabilitas terlaksana dengan baik, meskipun tidak banyak melibatkan kelompok reguler dalam interaksi teman sebaya. Komunikasi instruksional berjalan optimal dengan menerapkan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Media pembelajaran yang digunakan adalah buku saku, powerpoint, dan audiovisual sebagai sarana interaksi antara siswa dan pengajar. Kata Kunci: Komunikasi Instruksional; Disabilitas; TikTok
MODEL BISNIS KONTEN KREATOR DALAM PERSAINGAN INDUSTRI MEDIA (STUDI KASUS PADA VANIA WINOLA) Wirawati, Gresiana Gede; Sekarpratiwi, Ruth Vidyadanu; Aisyah, Ramadhani Nur
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fnrp8072

Abstract

Studi ini bertujuan menjawab bagaimana konten kreator dapat membuat konten mereka menjadi unit bisnis yang menguntungkan. Pertanyaan ini dijawab melalui wawancara mendalam dengan seorang influencer bernama Vania Winola. Vania memulai karier dari podcast hingga membuat video di berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Kesuksesannya menarik perhatian perusahaan untuk melakukan endorsement dengan Ruang Guru dan menerbitkan buku “Yang Katanya Cemara”. Kisah Vania Winola ini menarik sebagai studi kasus untuk melihat bagaimana konten kreator bisa menjadi model bisnis kreatif yang tangguh. konten kreator selalu bergantung pada engagement dan algoritma untuk menjaga visibilitas konten mereka. Engagement dari pengikut menjadi modal untuk memperluas jaringan di berbagai platform. Model bisnis konten kreator mengandalkan periklanan untuk memperoleh pendapatan, yang didasarkan pada engagement konten di media sosial