NUR FADILAH, ELA
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BOOKLET SELF COMPASSION UNTUK SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 MENGANTI NUR FADILAH, ELA; NURYONO, WIRYO
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self compassion adalah kemampuan seseorang untuk memberikan kasih sayang untuk dirinya dengan kebaikan diri, kepeduliaan saat mengalami suatu masalah, kesusahan dan tantangan dalam kehidupan mereka. Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada siswa disebabkan dari rendahnya tingkat kebahagiaan, kurangnya rasa optimis dan rendahnya motivasi dalam diri. Booklet mampu memberikan informasi secara lengkap dengan didesain secara menarik agar siswa merasa senang untuk membacanya. Tujuan penelitian pengembangan ini teruntuk membuat media booklet self compassion untuk mengetahuiiaspek akseptabilitas mencakup 4 aspek yaitu aspek kegunaana, aspekokelayakan, aspek0ketepatan, dan aspek kepatutan.m Metode pengembangan booklet self compassion menggunakan prosedur pengembangan dari Sugiyono (2017). Penelitian dilaksanakan hingga tahapan ke tujuh dari sepuluh tahapan yakni hingga revisiiproduk dari hasil uji coba produk (kelompok kecil) dengan menggunakan bimbingannkelompok. Uji akseptabilitas dilaksanakan dengan uji ahli materi, kemudian uji ahli media, dan uji calonnpengguna (guruubimbingan dan konseling dan siswa). Hasil validasi uji akseptabilitas dengan ahlinmateri memperoleh skor 1 terkategori sangat sesuai, pada uji akseptabilitas dengan ahli media memperoleh skor 1 terkategori sangat sesuai, pada uji akseptabilitas uji akseptabilitas calon pengguna yaitu guruubimbingan dan konseling memperolehiskor 1 terkategori sangat sesuai, pada uji akseptabilitas calonnpengguna yaitu siswa rata-rata keseluruhan penilaian memperoleh nilai 97,77% dalamnkategori sangattbaik tidak perlu direvisi..Berdasarkan hasil tersebuttbooklet self compassion memenuhi akseptabilitas. Kemudian hasil uji coba produk (kelompok kecil) dengan pre-test dan post-test memperoleh hasil uji t asymp.sig (2 tailed) mempunyai nilai ?.=0,004 denganntaraf signifikan 5% atau 0,05. Dikarenakan nilai 0,004 lebihhkecilldari 0,05.maka dapattdiputuskannHaiditerima mengartikan terdapat perbedaan tingkat selfncompassion sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulannya bahwa media booklet self compassion mampu meningkatkan self compassion pada siswa kelas X IPS 2. Kata Kunci: Pengembangann, Booklet, Self Compassion, Siswa
PENTINGNYA KOMPETENSI MULTIKULTURAL BAGI KONSELOR DALAM MENGHADAPI KEBERAGAMAN BUDAYA Elviana Rohmah Rosyidatul 'Ula; Aradhana Maheswara; Azizah, Taqiyyatul; Nailah Lubis, Shabrina; Khusumadewi, Ari; Nur Fadilah, Ela
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47625

Abstract

Cultural diversity is a fundamental characteristic of Indonesian society that influences various aspects of life, including guidance and counseling services. Differences in cultural backgrounds, values, norms, and individual perspectives can affect the counseling process, both in understanding problems and determining appropriate intervention strategies. Therefore, counselors are required to possess multicultural competence in order to provide effective and responsive services to clients’ needs. This article aims to examine the importance of multicultural competence for counselors in dealing with cultural diversity. The method used in this study is a literature review by analyzing various scientific sources related to multicultural counseling. The results indicate that multicultural competence consists of three main components, namely self-awareness, knowledge, and skills, which are interrelated in supporting the effectiveness of the counseling process. In addition, this competence plays an important role in minimizing cultural bias, improving the quality of the counseling relationship, and helping counselors understand clients more comprehensively. Thus, multicultural competence becomes an essential aspect that must be possessed by counselors to create inclusive and effective counseling services in a diverse society.