Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Perbaikan Layanan Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Dengan Metode SERVQUAL dan Zone of Tolerance Ronaldo F.I Rottie; Tryadi W. Tumewu
SAINTEK : Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri Vol. 4 No. 2 (2020): JISTIN Vol 4 No 2
Publisher : Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/saintek.v4i2.156

Abstract

Indonesia is the largest archipelago country in the world with hundreds of islands stretching from Sabang to Merauke. Health service centers in all corners of the region are starting to develop and so many people need health services. Puskesmas is an organization under the Ministry of Health of the Republic of Indonesia which functions to provide public health services to people at the sub-district or regional level. The Shoulder Puskesmas, Malalayang District, is one of the integrated service centers, acceptable and accessible to the community in Malalayang District. The results of observations and interviews in the field showed that there were some services that were lacking so that there were complaints from residents who came for treatment. Complaints include lack of parking space, lack of medicines, poor cleanliness of the Puskesmas, lack of queuing seats, less clean toilets, and a lack of service information. Based on these initial indications, it is necessary to improve the quality of services at the Shoulder Health Center. SERVQUAL and ZOT are used to measure the level of satisfaction of Puskesmas services and identify criteria under tolerance limits. This study used 150 respondents. The validity and reliability tests were conducted using 30 respondents to get the results that the questionnaire is valid and reliable. The results of data processing show that attributes 1, 3, 9, 13, 15, and 16 are minus ZOT width values, thus these attributes are a priority for improving the quality of Puskesmas services.
Strategic Priority Of Students’ Online Buying Behaviour In The Pandemic Era Jozef R. Raco; Yulius Raton; James V. Krejci; Johannes A. Timbuleng; Ronaldo Rottie
Jurnal Manajemen Vol. 27 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jm.v27i1.1077

Abstract

Online buying is growing and has become very common during the COVID-19 pandemic period. A large number of companies take advantage of this method, and many consumers find it helpful to the existing technology. In this study, the researcher wanted to investigate the strategic priority of convenience for online Shopping of the Generation Y consumer. Data were collected from college students and analysed using Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of the analysis showed that the criteria of easy comparison of prices of the goods to be purchased are the highest value (28.544 per cent). The global weight calculation showed that the availability of information in the form of text and images is the highest (13.789 per cent). Sensitivity analysis showed that the results of this global weight are very sensitive to a change in the criteria. This study provides benefits by focusing online businesses' attention on the appearance of their application features, both text, images, and graphics. Competitive product prices must also be a concern for online businesses.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Produksi Bus dengan Algoritma Craft untuk Menurunkan Ongkos Material Handling Massebali, Ronaldo F; Rottie, Ronaldo; Tumewu, Tryadi
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 2 (2019): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v4i2.2867

Abstract

PT. Adiputro Wirasejati Malang adalah perusahaan yang bergerak dibidang karoseri bus dan minibus. Perusahaan ini mampu menyuplai bus ke seluruh Indonesia hingga ke mancanegara. Dengan luas perusahaan yang mencapai 8 Ha dan frekuensi pemindahan material antar departemen dan gudang yang mencapai 58.283 kali per harinya serta lokasi gudang dan departemen yang berjauhan, maka tata letak fasilitas produksi pada perusahaan tersebut belum optimal. Hal ini dikarenakan, dengan total jarak perpindahan yang mencapai 3.903.800 m sehingga memakan Ongkos Material Handling (OMH) sebesar Rp. 175.302.182. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang kembali tata letak fasilitas produksi untuk menurunkan OMH yang ada dengan menggunakan algoritma CRAFT (Computerized Relative Allocation of Facilities Technique). Dengan menggunakan dua pengukuran jarak, yakni Rectilinear dan Euclidean maka didapatkan hasil gudang kain dan cat bertukar posisi dengan ABS & Integral, terjadi pertukaran dari 3 area yakni fiber, gudang pipa & kaca dan mekanik. Lalu selanjutnya terjadi pertukaran posisi antara gudang WIP dan Dies Shop. Total penurunan OMH untuk jarak rectilinear adalah sebesar Rp. 27.464.715,2 atau sebesar 15,6 % dan untuk jarak euclidean adalah sebesar Rp. 13.350.835 atau sebesar 7,54%.
INTEGRASI MODEL KANO DENGAN QFD PADA KUALITAS LAYANAN PENDIDIKAN SMA NEGERI 1 TOMPASO Marshela Kumendong; Prudensy Opit; Ronaldo Rottie
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 18 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas dari siswa tergantung dari kualitas tempat mengayomi pendidikan, SMA Negeri 1 Tompaso merupakan salah satu jenjang pendidikan tingkat menengah akhir. Memiliki tujuan untuk menciptakan siswa serta lulusan yang unggul dan berprestasi. Model Kano merupakan yang dapat membantu untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan dari siswa berdasarkan kategori one-dimensional, attractive, dan must-be. Quality Function Deployment memiliki tujuan untuk menyuarakan bentuk suara dari siswa, berdasarkan sudah sejauh mana keinginan mereka terpenuhi, melalui product target dapat diketahui target yang akan dicapai. Dalam membantu penelitian, digunakan bantuan siswa sebagai responden, metode penentuan jenis sampel yang digunakan adalah Isaac and Michael, hasilnya mendapat 217 responden dari jumlah populasi keseluruhan 500 siswa. Jumlah atribut kuesioner yang digunakan berjumlah 23. Berdasarkan hasil kuesioner yang di dapat, terdapat 17 atribut yang dianggap penting, Must-be 11 atribut, Attractive 5 atribut, One-dimensional 1 atribut. Didapatkan juga usulan prioritas dan product target yang dilakukan berdasarkan House Of Quality (HOQ). Atribut yang memiliki nilai prioritas paling rendah adalah kondisi toilet nilai 122, dan nilai prioritas yang paling besar adalah guru ramah nilai 970. Atribut tersebut harus diperbaiki, tujuannya untuk lingkungan sekolah yang nyaman. Seperti perbaikan, pengadaan, dan menjaga kebersihan sekolah.
USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DI PERCETAKAN TRIBUN MANADO MENGGUNAKAN METODE DMAIC SIX SIGMA Geraldo Paat; Ronaldo Rottie; Yulius Raton
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v14i2.20

Abstract

A Proposal to improve production in Tribun printing Manado using the DMAIC Six Sigma method. In the background is the rapid development of technology that requires a printing company to use machines instead of humans to speed up the production process to supply the market's demand. But new problems encountered, the faster the production process the more the product will be defective. The same problem is also faced by Tribun Manado printing. From the data obtained from February to April, the averagenewspaper produced each month reached 1,088,345 copies with average product defects of 32,651 copies. Based on these data aDMAIC Six Sigma method is used (Define, Measure, Analysis, Improve, Control) to analyze and look for factors that cause waste ordefect during the production process. The stages of DMAIC begin with the Define stage. At the define stage a project charter is created, containing the description of the defective product problem. Making SIPOC diagram to know the interaction involved in the production process starts from the ordering of raw materials then news writing, editorial stage, layout, production process until dissemination then determination CTQ where CTQ found in Tribun Manado printing is 3 CTQ. At the measure stage the NP chart is created. From a presentation made from NP chart, the resulting product defect reaches 3%, Cp 0.7, DPMO 30000 average with a low 3.4 sigma value indicates printing needs improvement. At the stage of analysis, a diagram Ishikawa is made to describe the root cause of each CTQ, and it is found: shaded writing, blurred image color and writing and a color mismatch. At the step of improve an FMEA table is made, containing an improvement proposal based on problems found using diagram Ishikawa on analysis stage, then in the Control stage an action plan is made to check whether the proposals made have yet been applied or not.
USULAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING Andre Lasut; Ronaldo Rottie; Indah Kairupan
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v15i1.39

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas merupakan suatu hal yang penting dalam hal peningkatan produktifitas perusahaan. PT. Meprofarm merupakan perusahaan farmasi di Kota Bandung. Saat ini perusahaan ingin meningkatkan tingkat produksi terhadap permintaan konsumen khususnya di bagian departemen obat cair. Tata letak perusahaan saat ini tidak optimum untuk meningkatkan produktifitas yang ditandai dengan penempatan tiap ruang produksi tidak sesuai dengan alur produksi. Hal ini menyebabkan arus bolak-balik yang sangat banyak dan dikhawatirkan bahan baku produk obat terjadi kontaminasi dengan lingkungan sekitar. Untuk itu berdasarkan perhitungan dan analisis yang dilakukan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) maka perusahaan perlumenambah alat conveyor dan mengubah tata letak yang ada untuk meningkatkan produktifitas serta meminimalkan ongkos materialhandling. Dari perhitungan yang dilakukan didapat hasil Ongkos Material Handling (OMH) untuk usulan tata letak sebesar Rp.944.352 dibandingkan dengan tata letak sebelumnya yaitu sebesar Rp. 3.046.695. Jika memakai tata letak usulan maka persahaandapat menghemat dana sebesar Rp.2.102.343 untuk setiap proses produksinya.
PENGENDALIAN KUALITAS TAHU OM MELKY DENGAN PENDEKATAN STATISTICAL PROCESS CONTROL Ronaldo Rottie
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 15 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v15i1.41

Abstract

Kebutuhan manusia yang terus meningkat menyebabkan ilmu pengetahuan dan teknologi juga semakin meningkat. Sebagai kebutuhan primer atau kebutuhan utama manusia, tak dapat dipungkiri bahwa kebutuhan pangan juga dituntut untuk terus berkembang. Pabrik Om Melki merupakan salah satu penghasil produk pangan yakni tahu. Tahu sendiri merupakan salah satu makanan favorit masyarakat selain enak dan murah, produknya mudah didapatkan. Kegemaran masyarakat terhadap produk tahu menuntut pabrik Om Melky untuk terus berusaha memberikan kualitas terbaik bagi masyarakat. Setiap perusahaan selalu meningkatkan kualitas dengan perbaikan pada produk yang dihasilkan. Demikian juga dialami pabrik tahu Om Melki, untuk meminimasi produk cacatagar profit yang diperoleh perusahaan dapat mengalami peningkatan. Jumlah produk cacat yang dihasilkan setiap harinya rata-rata 20 produk tahu. Jika hal ini dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan penjualan menurun sehinggamengalami kerugian. Metode yang digunakan dalam penyelesaian masalah adalah Statistical Process Control (SPC). SPC dilakukanuntuk mengukur sejauh mana proses yang berjalan saat ini agar dapat melihat apa yang menjadi kekurangan dan kelemahanproses saat ini. Dari hasil yang didapatkan diketahui nilai kemampuan proses saat ini Cp adalah 0,25 dengan indeks Cpk 0,20 dalam arti tidak capable dalam memproduksi tahu sesuai dengan spesifikasi yang ada. Pabrik tahu Om Melki harus dapat mengendalikan proses sehingga minimal indeks kapabilitas proses Cpk minimal adalah 1. Adapun faktor yang menjadi penyebab produk cacat adalah faktor manusia dan metode pengolahan tahu.
KUALITAS LAYANAN PROSES PEMBELAJARAN UNIKA DE LA SALLE MANADO DENGAN METODE SERVQUAL Ronaldo Rottie
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 17 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52159/realtech.v17i2.75

Abstract

Institusi pendidikan saat ini mengalami disrupsi yang menyebabkan perubahan yang besar terjadi. Perubahan terjadi bukan hanya pada aspek fisik tetapi inti dari dunia Pendidikan yaitu proses pembelajaran. Proses pembelajaran adalah satu hal yang sangat penting di Institusi Pendidikan sehingga semua berlomba untuk melakukan pengembangan metode pembelajaran. Unika De La Salle Manado adalah Institusi Pendidikan Tinggi yang berasal dari Kota Manado. Untuk menghasilkan mahasiswa yang berkualitas perlu diadakan evaluasi dalam melihat kemampuan kepuasan mahasiswa dalam proses pembelajaran yang ada di Universitas. Metode SERVQUAL adalah salah satu metode yang digunakan untuk dapat menganalisis tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan atau jasa. Pengukuran ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari 5 dimensi dengan masing-masing atribut. Metode ini diawali dengan mengidentifikasi instrument pengukuran tingkat kepuasan dengan dengan kuesioner yang terdiri dari 21 pertanyaan. Kuesioner dibagikan ke 128 sampel yang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa dari 7 Fakultas yaitu Teknik, Ilmu Pendidikan, Ekonomi, Hukum, Pariwisata, Pertanian, Keperawatan. Validitas kuesioner sebagai alat ukur didapatkan valid dengan tingkat kepercayaan 95%. Pengujian uji realibilitas kuesioner didapatkan hasil 0,958 untuk bagian persepsi dan 0,979 untuk bagian ekspektasi. Analisis dengan menggunakan metode SERVQUAL diperoleh dimensi yang menjadi prioritas perbaikan layanan adalah Delivery dengan nilai gap terbesar -0,049, Competence -0,040 dan Realibility -0,034.
PENGENDALIAN MUTU PRODUKSI SANTAN KELAPA PABRIK UNICOTIN AIRMADIDI Rottie, Ronaldo; Rachmadi, Ronald; Opit, Virginia
Jurnal Ilmiah Realtech Vol. 20 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Katolik De La Salle Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi yang besar sumber daya alam Sulawesi Utara di sektor pertanian adalah kelapa sebagai tanaman dominan. Produk olahan tanaman kelapa, seperti santan beku, banyak digunakan oleh industri makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian mutu pada produk santan kelapa beku di PT. Unicotin Airmadidi. Berdasarkan penelitian, pelaksanaan pengendalian mutu pada produk santan kelapa beku di PT. Unicotin Airmadidi sudah dilakukan dengan baik. Observasi yang dilakukan pada tahapan proses produksi mendapat temuan beberapa permasalahan, seperti mesin filling yang rusak dan yang rusak pada proses packing. Penelitian ini juga memberikan usulan perbaikan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam proses produksi santan agar perusahaan dapat menerapkan usulan yang ada sehingga produksi santan beku dapat berjalan dengan aturan yang ditetapkan.
Pengukuran Produktivitas Puskesmas Ulu Siau dengan Pendekatan OMAX Rottie, Ronaldo Ferdy Ignatius; Sumakud, Erick Alamsyah Andreas
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 1 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i1.374

Abstract

Puskesmas Ulu Siau adalah salah satu fasilitas kesehatan di kepulauan, maka perlu untuk memberikan layanan maksimal untuk pasien dan pengunjung yang ada. Pemberian kinerja yang baik pegawai akan meningkatkan tingkat kepuasan pengunjung terhadap pelayanan Puskesmas. Observasi dan wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukan terdapat 2-3 komplain pengunjung setiap minggu. Persentasi kehadiran pegawai Puskesmas menunjukan data 89% kehadiran dari total 52 pegawai. Komplain pengunjung mengindikasikan adanya masalah pada kinerja pegawai di Puskesmas menyebabkan kekurangan dalam memberikan pelayanan. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran tingkat produktivitas kinerja karyawan Puskesmas Ulu Siau agar bisa diminimalisir dampak terhadap komplain dan tingkat kepuasan layanan. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode OMAX (Objective Matriks). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengukur seberapa besar tingkat produktivitas karyawan serta dapat memberikan rekomendasi terhadap perbaikan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat produktivitas yang masih rendah, dengan indeks produktivitas 0,47 atau 47%. Angka ini mengindikasikan bahwa Puskesmas belum optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan. Analisis menunjukkan bahwa beberapa kriteria perlu ditingkatkan, terutama kriteria 2, 5, 6 dan 7 yang masih di bawah standar.