Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Competitive

PERAN AKUNTAN MANAJEMEN DALAM PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Khairaningrum Mulyanti
Competitive Vol. 10 No. 1 (2015): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah Good Corporate Governance (GCG) dalam dunia bisnis dan perekonomian semakin populer. Hal ini disebabkan karena GCG merupakan salah satu kunci sukses perusahaan untuk mencapai keberhasilan baik dari segi finansial maupun persaingan dalam persaingan global. GCG memiiki beberapa prinsip dasarseperti, fairness, transprency, accountability, stakeholder concern, dan dengan diterapkannya prinsip dasar tersebut diharapkan perusahaan dan pada pada akhirnya perekonomian bangsa dapat bangkit menuju arah yang lebih sehat dan mampu bersaing. Salah satu faktor internal yang menjadi pendorong keberhasilan pelaksanaan praktik GCG dalam sebuah perusahaan adalah adanya keterbukaan informasi bagi publik untuk mempu memahami setiap gerak danlangkah manajemen dalam perusahaan sehingga kalangan publik terutama stakeholder dapat memahami dan mengikuti perkembangan dan dinamika perusahaan. Tugas seorang akuntan manajemenlah untuk menjadi penyedia infomasi yang dibutuhkan oleh para stakeholder tersebut. Peneltian ini memiliki tujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai peran akuntan manajemen dalam penerapan Good Corporate Governance di dalam sebuah perusahaan. Data yang digunakan adalah data kualitatitif berupa literatur, yaitu buku-buku dan jurnal ilmiah. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik survey literatur,kemudian diolah dengan menggunakan prosedur analisis isi (content analysis). Penelitian ini tidak meninjau aspek lain dalam penerapan Good Corporate Governance, sehingga diharapkan pada penelitian berikutnya dapat ditinjau aspek-aspek lain untuk memperkaya perspektik dalam memahami Good Corporate Governance. Selain itu, penelitian ini hanya berada pada tataran konsep sehingga perlu diverifikasi dan dilakukan penelitian lebih lanjut agar dapat menggambarkan realita di lapangan.
PERAN AKUNTAN MANAJEMEN DALAM PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE: PERAN AKUNTAN MANAJEMEN DALAM PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE Khairaningrum Mulyanti
Competitive Vol. 10 No. 1 (2015): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah Good Corporate Governance (GCG) dalam dunia bisnis dan perekonomian semakin populer. Hal ini disebabkan karena GCG merupakan salah satu kunci sukses perusahaan untuk mencapai keberhasilan baik dari segi finansial maupun persaingan dalam persaingan global. GCG memiiki beberapa prinsip dasar seperti, fairness, transprency, accountability, stakeholder concern, dan dengan diterapkannya prinsip dasar tersebut diharapkan perusahaan dan pada pada akhirnya perekonomian bangsa dapat bangkit menuju arah yang lebih sehat dan mampu bersaing. Salah satu faktor internal yang menjadi pendorong keberhasilan pelaksanaan praktik GCG dalam sebuah perusahaan adalah adanya keterbukaan informasi bagi publik untuk mempu memahami setiap gerak dan langkah manajemen dalam perusahaan sehingga kalangan publik terutama stakeholder dapat memahami dan mengikuti perkembangan dan dinamika perusahaan. Tugas seorang akuntan manajemenlah untuk menjadi penyedia infomasi yang dibutuhkan oleh para stakeholder tersebut. Peneltian ini memiliki tujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai peran akuntan manajemen dalam penerapan Good Corporate Governance di dalam sebuah perusahaan. Data yang digunakan adalah data kualitatitif berupa literatur, yaitu buku-buku dan jurnal ilmiah. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik survey literatur,kemudian diolah dengan menggunakan prosedur analisis isi (content analysis). Penelitian ini tidak meninjau aspek lain dalam penerapan Good Corporate Governance, sehingga diharapkan pada penelitian berikutnya dapat ditinjau aspek-aspek lain untuk memperkaya perspektik dalam memahami Good Corporate Governance. Selain itu, penelitian ini hanya berada pada tataran konsep sehingga perlu diverifikasi dan dilakukan penelitian lebih lanjut agar dapat menggambarkan realita di lapangan
IMPLEMENTASI STRATEGI PENINJAUAN KEMBALI DENGAN PERMAINAN “HOLLYWOOD SQUARES” UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PERKULIAHAN PRAKTIKUM AKUNTANSI: IMPLEMENTASI STRATEGI PENINJAUAN KEMBALI DENGAN PERMAINAN “HOLLYWOOD SQUARES” UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PERKULIAHAN PRAKTIKUM AKUNTANSI Khairaningrum Mulyanti; Rukmi Juwita
Competitive Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum Akuntansi dasar merupakan salah satu mata kuliah keahlian yang mendukung tercapainya kompetensimahasiswa. Oleh sebab itu, menjadi sebuah kesalahan jika dalam pelaksanaannya mahasiswa masih belum memahamimengenai prinsip-prinsip dasar akuntansi yang telah dipelajari dalam perkuliahan pengantar akuntansi yang menjadiprasyarat untuk mengambil mata kuliah praktikum akuntansi dasar ini. Penelitian ini bertujuan untukmengimplementasikan strategi peninjauan kembali dengan model permainan “Hollywood Squares” dalamperkuliahan praktikum akuntansi dasar. Keberhasilan dari penggunaan strategi tersebut akan dilihat dari peningkatanpemahaman mahasiswa serta peningkatan keaktifan mahasiswa dalam proses perkuliahan praktikum akuntansi dasar.Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan subjek penelitian mahasiswa tingkat kedua diProgram Studi D4 Akuntansi Keuangan yang sedang mengontrak mata kuliah praktikum akuntansi dasar. Teknikanalisis data yang digunakan adalah uji gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi peninjauankembali dengan model permainan “Hollywood Square” dapat meningkatkan pemahaman serta keaktifan mahasiswadalam perkuliahan praktikum akuntansi dasar. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil N-Gain sebesar 0,36 yangdiinterpretasikan sebagai kenaikan dengan kategori sedang.
Analisis Perbedaan Persepsi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Terhadap Profesi Akuntan Publik (Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Pos Indonesia Sebelum dan Sesudah Menempuh Mata Kuliah Auditing: Analisis Perbedaan Persepsi Mahasiswa Jurusan Akuntansi Terhadap Profesi Akuntan Publik (Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Politeknik Pos Indonesia Sebelum dan Sesudah Menempuh Mata Kuliah Auditing. Riani Tanjung; Khairaningrum Mulyanti; Yohanes Casmadi
Competitive Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i1.504

Abstract

Minat mahasiswa jurusan akuntansi di Politeknik Pos Indonesia mengenai profesi akuntan publik masih sangat kurang, hal ini dilihat dari jumlah mahasiswa akuntansi yang sebagian kecil mengikuti PKL atau internship di KAP maupun KKP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi mahasiswa jurusan akuntansi Politeknik Pos Indondesia sebelum dan sesudah menempuh mata kuliah auditing terhadap profesi akuntan publik. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simple random sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Analisis yang digunakan adalah uji validitas, uji realibiltas dan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa jurusan akuntansi Politeknik Pos Indonesia yang belum menempuh mata kuliah auditing terhadap akuntan publik sebesar 94% dan untuk yang sudah menempuh sebesar 92% menjawab setuju, maka dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi mahasiswa jurusan akuntansi Politeknik Pos Indonesia sebelum dan sesudah menempuh mata kuliah auditing terhadap profesi akuntan publik
Implementasi Model Pembelajaran Think Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah di Program Studi Akuntansi Khairaningrum Mulyanti
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i2.621

Abstract

Dalam Bidang Akuntansi, kemampuan pemecahan masalah diimplementasikan dalam kemampuan untuk memilih dan mengembangkan solusi yang tepat menurut kaidah akuntansi untuk menyelesaikan masalah dan mampu melakukan riset dalam memberikan berbagai alternatif penyelesaian. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa adalah model pembelajaran yang diterapkan oleh pengajar. Salah satu teknik pembelajaran kolaboratif yang termasuk dalam kategori menyelesaikan masalah adalah Think-Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) yang dapat diartikan sebagai menyelesaikan masalah berpasangan secara lisan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana keberhasilan model pembelajaran TAPPS ini dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa jika dibandingkan dengan pelaksanaan pembelajaran menggunakan model ekspositori. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuasi eksperimen, dengan subjek penelitian mahasiswa dalam perkuliahan Praktikum Akuntansi Dasar di Politeknik Pos Indonesia dengan metode analisis menggunakan uji independent sample t-test N-Gain. Dengan menggunakan bantuan SPSS V.23 didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan peningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dari pengujian tersebut juga didapatkan hasil bahwa model pembelajaran TAPPS lebih baik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam perkuliahan Praktikum Akuntansi Dasar dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori.