Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI NANAS (Ananas comosus L Merr) DI DESA SERI BANDUNG KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR Ramadhan, Agung; Thony Ak, Agoes; Kuwatno, Kuwatno; Firmansyah, Arie
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v5i1.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)besar biaya yang dikeluarkan dan penerimaan yang didapat petani usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, dan 2)apakah usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir menguntungkan atau tidak. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 petani dari 159 anggota populasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan wawancara langsung, wawancara mendalam dan obesrvasi. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa 1)rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam melakukan usahatani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir adalah sebesar Rp.19.228.221,74,- /tahun, yang terdiri dari biaya tetap sebanyak Rp.248.386,31,- dan biaya variabel sebesar Rp.18.979.836,33.- Penerimaan yang didapat petani sebesar Rp.77.220.562,50.- per tahun atau Rp.7.140.276,04.- per bulan. 2)usahatani nanas yang dikelola petani di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung batu Kabupaten Ogan Ilir mengalami keuntungan dengan nilai R/C = 4,0 (R/C > 1).
ANALISIS EFISIENSI DAN POLA PEMASARAN KOMODITI JAMBU AIR (Syzygium aqueum) DI KECAMATAN INDRALAYASELATAN KABUPATEN OGAN ILIR Suryati, Sri; Thony Ak, Agoes; Kurniati, R.A.Emmy
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v5i1.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)Jumlah pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan , 2)Nilai farmers’ share yang diterima petani, nilai margin, biaya pemasaran, dan keuntungan petani dalam pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan, dan 3)Pola pemasaran efektif yang mana dalam penjualan jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan. Metode penelitian ini dilakukan secara survey terhadap petani jambu air yang ada di Kecamatan Indralaya Selatan. Adapun jumlah petani yang dijadikan sampel adalah 30 petani dari 120 anggota populasi petani jambu air dengan cara simple random sampling. Kemudian untuk pedagang diambil 15 orang pedagang dengan metode sensus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1)Terdapat 2 pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan, 2)Farmer’s share pada saluran pemasaran I adalah 81,81%, sedangkan pada saluran pemasaran II adalah 70,00%. Margin pemasaran pada saluran pemasaran I adalah Rp.8.000,-/kg dan pada saluran pemasaran II sebesar Rp. 13.000,- /kg. Biaya pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan pada saluran pemasaran I adalah sebesar Rp. 1.252,36,-/kg, sedangkan pada saluran pemasaran II sebesar Rp.1.338,46,-/kg. Sedangkan keuntungan pada saluran pemasaran I adalah sebesar Rp. 5.388,11,-/kg dan saluran pemasaran II sebesar Rp. 4.767,48,-/kg. 3)Pola saluran pemasaran jambu air di Kecamatan Indralaya Selatan yang efisien adalah pada saluran pemasaran I, Karena nilai efisiensi pemasarannya 7,36% lebih besar dari saluran pemasaran II sebesar 5,69%.
ANALISIS DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI DI DESA MUKTI JAYA KECAMATAN MUARA TELANG KABUPATEN BANYUASIN Thony Ak, Agoes; Ahmadi, Nur; Senor, I Wayan
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan Kebijakan Distribusi Pupuk Bersubsidi berdasarkan sistem Elektronik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode survey adalah suatu metode penelitian untuk mendapatkan dan mengumpulkan data dari sejumlah petani contoh dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner) yang disusun sesuai dengan kebutuhan data dan mengacu pada tujuan penelitian. Hasil analisa adalah pelaksanaan Distribusi Pupuk Bersubsidi berdasarkan sistem Elektronik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin sudah berjalan relative baik. Musyawarah anggota kelompok tani dipimpin oleh ketua kelompok tani. Pertemuan pengurus kelompok tani untuk membahas dan merumuskan RDKK. Meneliti kelengkapan RDKK dan penandatanganan RDKK. Bentuk pengelolaan pupuk bersubsidi di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin yaitu dengan melalui beberapa tahapan: a)Perencanaan yang dilakukan sebagai sarana awal dalam pencatatan jumlah dan takaran penyaluran pupuk hingga ketangan para petani, b)Penyaluran yang diawasi sesuai dengan permendag, c)Pengawasan yang bertujuan untuk efektifiitasan juumlah dan kebutuhan pupuk bersubsidi, d)Monitoring evaluasi penyediaan dan penyaluran melalui badan pengawasan e)Verifikasi penyaluran yaitu bentuk pendampingan penyaluran hingga dapat digunakan oleh para petani sesuai dengan kebutuhannya. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat direkomendasikan beberapa hal yaitu: 1)Pemerintah meningkatkan bekerja sama dengan penyuluh agar kelangkaan pupuk bersubsidi bisa diatasi oleh petani. 2)Kelompok tani harus mempunyai kesadaran agar pemakaian pupuk kimia dikurangi dan beralih ke pupuk organik yang diolah secara mandiri supaya kualitas tanah subur
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERBAPANAS NOMOR 10 TAHUN 2022 SERTA FAKTOR – FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PADA DINAS KETAHANAN PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Novita, Widya; Thony Ak, Agoes; Wadjdi, Farid
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1452

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan melibatkan informan dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Ogan Komering Ilir, Badan Pusat Statistik Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Organisasi Perangkat Daerah (Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan). Data dikumpulkan melalui wawancara, kuisioner dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Ketahanan Pangan Tanaman pangan dan Hortikultura Kabupaten Ogan Komering Ilir berupaya menunjukkan kepatuhan dalam metodologi dan indikator Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan, namun sering terkendala oleh keterbatasan anggaran dan kapasitas sumber daya manusia internal. Daya tanggap terhadap kondisi geografis dan demografis Kabupaten Ogan Komering Ilir juga terlihat, tetapi terhambat oleh minimnya koordinasi dan komitmen data dari Instansi terkait seperti Badan Pusat Statistik, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan. Faktor pendukung utama meliputi adanya regulasi yang jelas dan potensi dukungan dari pemerintah daerah, sementara faktor penghambat didominasi oleh ego sektoral, kualitas data yang bervariasi, serta kapasitas sumber daya manusia yang belum optimal di berbagai instansi. Disimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan di Kabupaten Ogan Komering Ilir memerlukan penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektoral yang substansial, bukan hanya kepatuhan administratif. Saran strategis meliputi peningkatan komitmen pemerintah daerah melalui regulasi yang mengikat, pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Ogan Komering Ilir dan instansi terkait, standardisasi serta integrasi sistem data antar-dinas, serta optimalisasi pemanfaatan hasil Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan untuk perencanaan program yang lebih terarah dan relevan
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK OLAHAN JAMUR TIRAM DI DESA BITIS KECAMATAN GELUMBANG KABUPATEN MUARA ENIM (STUDI KASUS UMKM TUNAS BARU BERKARYA) Hartika, Dini; Thony Ak, Agoes; Sukardi, Sukardi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah, pola saluran pemasaran, dan strategi pengembangan produk olahan jamur tiram pada UMKM Tunas Baru Berkarya di Desa Bitis, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Permasalahan yang diangkat meliputi besarnya nilai tambah produk keripik jamur tiram krispy dan kerupuk jamur tiram, bentuk saluran distribusi yang digunakan, serta strategi pemasaran yang diterapkan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, di mana responden utama adalah pemilik UMKM. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode Hayami untuk nilai tambah, analisis deskriptif kualitatif untuk pola saluran pemasaran, serta analisis SWOT yang diperkaya teori Dynamic Capabilities untuk strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah pengolahan jamur tiram krispy mencapai Rp51.000/kg dengan rasio 37,78% dan keuntungan Rp20.600/kg, sedangkan pada kerupuk jamur tiram nilai tambah sebesar Rp140.500/kg dengan rasio 46,83% dan keuntungan Rp40.500/kg. Saluran pemasaran dilakukan melalui dua pola, yaitu langsung ke konsumen (offline) dan melalui perantara (reseller serta penjualan online berbasis media sosial). Strategi pemasaran yang diterapkan meliputi bauran pemasaran (produk, harga, tempat, promosi) dengan dukungan promosi dari pemerintah daerah, namun masih terbatas dari sisi distribusi, teknologi pengolahan, serta promosi digital. Analisis SWOT menunjukkan bahwa ketersediaan bahan baku, harga terjangkau, dan dukungan pemerintah menjadi kekuatan utama, sementara kelemahan meliputi keterbatasan distribusi, promosi, serta belum adanya analisis gizi produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengolahan jamur tiram memiliki potensi nilai tambah yang signifikan, namun keberlanjutan usaha sangat ditentukan oleh peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi produk, serta penguatan strategi pemasaran digital.