Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EVALUATION OF KINDERGARTEN’S TAHFIZH QURAN PROGRAMME IN BANDA ACEH, INDONESIA USING CIPP MODEL Ningsih, Yunita; Che Mustafa, Mazlina; Hasyim, Ibrahim
Ta'dib: Jurnal Pemikiran Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/tdb.v12i2.216

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation the Teaching Tahfizh Quran programme for kindergarten children using the Stufflebeam’s Context, Input, Process and Product (CIPP) Evaluation Model. This qualitative approach study applied an explanatory design analysis of CIPP model in evaluating the two Islamic kindergartens in Aceh, Indonesia. Those kindergartens were selected as they have an intensive Tahfizh Quran Programme for early age children. Data were collected through interviews, observation, and documentation then the data were analysed, interpreted descriptively. A semi-structured interview form and an observation form were used as data collection tools. Data were deployed to two teachers, two principals; two parents. Hence, two groups were observed during the teaching and learning process of Tahfizh Quran Programme. Ten children of the group were selected as the samples using a saturated sampling technique. The thematic analysis was selected, the findings for the context revealed that the physical infrastructure of kindergarten education institutions should be improved. Regarding the input dimension, it was found that the tahfizh curriculum has been well prepared, family factor and the individual differences of the children have been collaborated. Regarding the process dimension, it has emerged that studies the least done were the implementation of qualified home practices, assessment studies and the addition or removal of learning centers as needed. In the product dimension, the kindergarten principals and teachers have committed to develop a good communication with parents and communities either institutionally or non-institutionally. The results of the research supported theories dealing with tahfizh learning programme both theoretically and practically. Practically, children cognitive intelligence has been the newly positive achievement of being a huffazh in early age, memorizing Quran in kindergarten also improved the children ability in memorizing other knowledge, results of this research have given benefits to the tahfizh teachers, especially in guiding students to memorize Quran in an effective way. It encouraged students’ awareness of memorizing Quran on Islamic Education development in kindergartens in Aceh province, Indonesia.
Internalisasi Nilai-nilai Syariat Islam dalam Menutup Aurat pada Anak Usia Dini di Lembaga PIAUD Syafrizal, Syafrizal; Rahmi, Aulia; Chairullah; Zuhra, Nurliza; Ningsih, Yunita
Scientific Journal for Nation Building Vol. 1 No. 3 (2025): Scientific Journal for Nation Building
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai syariat Islam sejak dini, khususnya dalam aspek menutup aurat yang merupakan bagian dari identitas, akhlak, dan moralitas anak muslim. Lembaga Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) memiliki peran strategis dalam membimbing, membiasakan, serta menginternalisasikan nilai-nilai syariat Islam secara sistematis dan berkesinambungan melalui kegiatan pembelajaran, pembiasaan, dan keteladanan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai syariat Islam dalam menutup aurat pada anak usia dini di Lembaga PIAUD, mencakup strategi guru, media pembelajaran, lingkungan yang mendukung, serta respon anak dalam keseharian. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi guru PIAUD, peserta didik, serta dukungan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai menutup aurat dilakukan melalui tiga pendekatan utama: (1) pembiasaan, seperti mengenakan pakaian yang sesuai syariat setiap hari; (2) keteladanan guru yang konsisten berbusana islami; dan (3) pembelajaran kontekstual melalui cerita, nyanyian islami, serta kegiatan praktik. Anak menunjukkan respon positif berupa keterbiasaan mengenakan busana sesuai syariat, munculnya rasa malu saat membuka aurat, dan tumbuhnya kesadaran bahwa menutup aurat adalah bagian dari ibadah. Kesimpulannya, internalisasi nilai-nilai syariat Islam dalam menutup aurat pada anak usia dini di Lembaga PIAUD tidak hanya membentuk kebiasaan berbusana islami, tetapi juga menumbuhkan karakter religius, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap ajaran agama. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan usia dini merupakan fase emas untuk menanamkan nilai syariat Islam, sehingga peran guru dan lingkungan pendidikan menjadi kunci keberhasilan pembentukan generasi muslim yang berakhlak mulia.