LUWIH, AMBAR
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LAJU EROSI DESA BANARAN KECAMATAN PULUNG KABUPATEN PONOROGO LUWIH, AMBAR; HARI PURNOMO, NUGROHO
Swara Bhumi Vol 1, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakErosi adalah proses perpindahan atau pengangkutan tanah dari suatu tempat ke tempat lain yangdapat menimbulkan kerugian bagi manusia dan kerusakan pada lingkungan. Salah satu penyebabnyaadalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak yang dapat ditimbulkan akibat erosi ini,selain itu penggunaan lahan yang diolah tanpa memperhatikan kaidah-kaidah konservasi juga menjadipenyebab yang tak kalah penting. Prediksi laju erosi pada wilayah ini diharapkan dapat menjadi sumberinformasi bagi pemerintah pada umumnya dan memberikan informasi tentang besarnya indeks bahayaerosi pada beberapa penggunaan lahan, sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan. Tujuan penelitianini yaitu mengetahui besarnya laju erosi di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo.Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di DesaBanaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo dan analisis tanah dilaksanakan di LaboratoriumUniversitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, pengolahan SIG dansurvei langsung dilapangan. Data yang digunakan yaitu erosivitas hujan, erodibilitas tanah, panjang dankemiringan lereng serta pengolahan tanaman dan tindakan konservasi. Kemudian hasil analisis tersebutdiolah dengan persamaan Universal Soil Loss Equation (USLE).Hasil penelitian menunjukan prediksi erosi yang terjadi di Desa Banaran berada pada skala ringansampai sangat berat. Erosi ringan terjadi pada lahan dengan penggunaan lahan sawah, semak belukar dantegalan atau ladang, dimana erosi yang terjadi nilainya 15-60 ton/ha/tahun. Erosi sangat berat terjadi padapenggunaan lahan pemukiman dengan nilai lebih besar yaitu 480 ton/ha/tahun, ini terjadi karena tidakadanya pengolahan tanaman dan tindakan konservasi. Perlunya pengetahuan mengenai besarnya laju erosidi daerah ini yaitu untuk mengurangi dampak buruk erosi yang dapat terjadi dikemudian hari denganmulai melakukan pencegahan-pencegahan sejak dini.Kata Kunci : Laju Erosi. Desa Banaran, USLE
Analisis Gaya Belajar Peserta Didik untuk Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas VI B SDN SN Kebun Bunga 4 Banjarmasin Luwih, Ambar; Rafidah, Anisa; Agustina, Febry; Yusniarti, Yusniarti; Rachman, Ali
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.936

Abstract

Setiap peserta didik memiliki karakteristik unik yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mempertimbangkan pengetahuan mereka tentang karakteristik awal peserta didik saat merancang kegiatan pembelajaran. Karakteristik peserta didik, termasuk kemampuan awal, latar belakang sosiokultural, dan gaya belajar, tentu akan berbeda antara satu individu dengan yang lain. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui penyebaran angket dan observasi. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan data yang diperoleh berdasarkan gaya belajar tertentu, kemudian data tersebut ditampilkan dan diverifikasi untuk menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis gaya belajar peserta didik di SDN SN Kebun Bunga 4 Banjarmasin, dari pengelompokkan kecenderungan gaya belajar peserta didik kelas VI B yang terdiri dari 26 peserta didik, ditemukan bahwa 4 peserta didik memiliki gaya belajar visual, 9 peserta didik auditori, dan 13 peserta didik kinestetik. Persentase gaya belajar mereka adalah 15% visual, 35% auditori, dan 50% kinestetik. Untuk meningkatkan kenyamanan peserta didik selama proses pembelajaran, guru dapat mengembangkan metode pengajaran yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing peserta didik. Pendekatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berdiferensiasi, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar yang berbeda dari setiap peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi dapat mengakomodasi perbedaan gaya belajar peserta didik, sehingga hasil analisis ini dapat dijadikan data awal untuk mengelompokkan peserta didik dan merancang pembelajaran berdasarkan perbedaan tersebut.