Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Ketahanan Keluarga Di Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Gunungsari Kecamatan Karanggayam Pratiwi, Meilia Anjar; Marsito, M; Ernawati, E
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada 23 Mei tahun 2022 jumlah penduduk yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 1,75 juta jiwa, dengan angka kematian mencapai 48 ribu jiwa. Akibat banyaknya kasus covid-19 membuat dampak besar, tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan saja, tetapi juga berdampak pada berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, sosial, psikologis, bahkan di sektor pertanian. Dalam keadaan apapun seluruh anggota keluarga perlu menjaga ketangguhannya agar tetap harmonis, bahagia dan tentram. Tujuan penelitian untuk mengetahui Ketahanan Keluarga di masa Pandemi Covid - 19 di Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuisioner indikator ketahanan keluarga. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 93 responden dengan teknik pengambilan adalah purposive sampling. Penelitian ini menunjukkanbahwa ketahanan keluarga di Desa Gunungsari, Karanggayam dari ketahanan legalitas dalam kategori tinggi sebesar 100%, ketahanan fisik dalam kategori rendah sebesar 98,25%, ketahanan ekonomi dalam kategori rendah sebesar 91.3%, ketahanan sosial psikologis dalam kategori rendah sebesar 96,8%, ketahanan sosial budaya dalam kategori tinggi sebesar 100%. Gambaran Ketahanan Keluarga dalam kategori sedang sebesar 94,5%. Ketahanan keluarga di Masa Pandemi di Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam dalam kategori sedang sebesar 94,5%. Perlu dilakukan penelitian tentang ketahanan keluarga dengan aspek religiusitas.
Analisis Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tahap Perkembangan Keluarga Anak Pertama Dengan Masalah Keperawatan Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga Dengan Dilakukan Edukasi Asi Eksklusif Di Desa Purwadadi Jannah, Miftachul; Marsito, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa masalah pertumbuhan bukan hanya gizi kurang, tetapi juga stunting dan gizi lebih. Prevalensi balita gizi buruk 7,3%, overweight 5,9%, dan stunting (bertubuh pendek) 21,9% (WHO 2019). Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi gizi buruk bahkan sampai kematian bayi yaitu dengan diberikan ASI eksklusif. Tujuan Penelitian, Menjelaskan analisis asuhan keperawatan keluarga pada tahap perkembangan keluarga anak pertama dengan masalah keperawatan kesiapan peningkatan koping keluarga dengan dilakukan edukasi asi eksklusif di desa Purwadadi. Studi kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif. subjek dalam penelitian ini adalah keluarga pada tahap perkembangan anak pertama di Desa Purwadadi yang memiliki ASI lancar tetapi tidak memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 5 KK. Keluarga anak pertama yang diambil sesuai dengan kriteria insklusi dan eksklusi. Instrumen studi kasus menggunakan kuisioner pre dan post. Subjek diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Dari 5 KK keluarga dengan tahap perkembangan anak pertama diperoleh hasil bahwa klien mengalami keluhan utama ingin meningkatkan koping keluarga. Prioritas diagnosa keperawatan adalah kesiapan peningkatan koping keluarga. Penerapan intervensi keperawatan studi kasus yaitu edukasi ASI eksklusif. Implementasi yang dilakukan yaitu edukasi ASI eksklusif. Hasil evaluasi kelima klien mengalami peningkatan pengetahuan mengenai ASI eksklusif dan terjadi peningkatan hasil skor kuisioner. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai ASI eksklusif di Desa purwadadi Kecamatan Nusawungu. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya, Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan studi kasus pada keluarga anak pertama dengan masalah keperawatan kesiapan peningkatan menjadi orang tua
Health Education About HIV/AIDS On Healthcare Volunteer in Pekuncen Village Nugroho, Fajar Agung; Saraswati, Rina; Marsito, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV dan AIDS adalah kondisi kesehatan yang serius dan perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired Immuno-Deficiency Syndrome) merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh sangat lemah akibat infeksi HIV. Perawat memilik peranan dalam pencegahan dan stigma pada HIV serta sebagai pemberi edukasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan kader kesehatan sebanyak 47 orang. Tempat kegiatan ini dilakukan di desa Pekuncen dan waktu pelaksanaan di bulan September 2022. Rangkaian kegiatan yaitu pemberian pengetahuan tentang pencegahan HIV/AIDS dengan pemateri dari Puskesmas dan perawat pengajar. Hasil evaluasi kegiatan, sebanyak 45 kader kesehatan memiliki pengetahuan tentang pencegahan dengan kategori baik (96%). Di akhir kegiatan para kader juga diberikan sebuah simulasi Voluntary Councelling and Testing (VCT) bagi kader kesehatan yang berminat dan hasilnya VCT dari kader kesehatannya non-rektif (100%).
Activity Therapy Group Gymnastics for Elderly Patients with Diabetus Militus in Karangmangu Village, Kroya Cilacap District: Terapi Aktifitas Kelompok Senam Lansia Penderita Diabetus Militus di Desa Karangmangu Kecamatan Kroya Cilacap Marsito, M; Saraswati, Rina; Ernawati, E; Sutanto, Eko; Jatmiko, Danang
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DM cases in Central Java reached 13.4% in 2019, while the elderly in Cilacap Regency reached 61,713 people. Service achievement in Cilacap district is still 17.3% less than 100%. Therefore, it is necessary to carry out community service activities through empowerment with a group activity therapy model. The participants were the elderly of Karangmangu Village, Kroya Cilacap, totaling 15 people who experienced diabetes militus complaints. the purpose of this service is to reach the service coverage of DM sufferers. The method in implementing community service uses empowerment through group activity therapy. All of these implementations can be useful for increasing the coverage of DM health services. The results of community service activities through screening and TAK found that the majority of 15 elderly people who experienced high blood sugar at any time there were 9 people (60%), increased blood pressure there were 11 people (73.3%) out of 15 people. The implementation of community service through empowerment of DM sufferers with a group activity therapy model doing sports exercises can be applied.
Factors Influencing Juvenile Delinquency Using Betty Neuman's Nursing Theory With The Community As Partner (CAP) Approach In High School N 10 Purworejo: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kenakalan Remaja Menggunakan Teori Keperawatan Betty Neuman Dengan Pendekatan Community As Partner (CAP) di SMA N 10 Purworejo Afriyanti, Tina; Marsito, M
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The adolescent population in Indonesia is based on the composition of the population by age group and sex with an estimated age of 18-23 years around 74.93% or 74.93 million people. Meanwhile, in Central Java the number of residents by region, generation classification, and gender obtained data that 9.3 million people are groups with an age range of 18-23 years. The number of adolescent population is quite high. The high adolescent population can increase adolescent problems or what is commonly known as juvenile delinquency.Knowing the factors that influence juvenile delinquency using Betty Neuman's theory with the community as partner approach at SMA N 10 Purworejo. This type of research is quantitative with a descriptive observational design. The research instrument used a Basic Life Support knowledge questionnaire. Sampling with a purposive sample. The research respondents were 212 people. The results of this study are the physical environment with a high category of 64.4%, health and social services with a medium category of 53.9%, the economy with a medium category of 93.2%, security and transportation with a medium category of 95.5%, politics and government with a medium category of 93.5%, communication with a medium category of 63.9%, education with a medium category of 62.4% and recreation with a high category of 55.4%. Factors that influence delinquency such as the physical environment, health and social services, economy, security and transportation, politics and government, communication, education and recreation with high results, namely the physical environment and recreation. Applying Betty Neuman's nursing theory approach using community as partner can be used to determine the factors that influence juvenile delinquency at SMA N 10 Purworejo.