Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Omset Melalui Perbaikan Teknologi Produksi Petani Tauge (Vigna Radiata) Skala Home Industry Dengan Sistem Penyiraman Otomatis Berbasis Timer Idkham, Muhammad; Dhafir, Muhammad; Safrizal
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i1.14

Abstract

Pengabdian ini didasarkan pada situasi di lapangan yang menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat di desa Lam Alue Cut Kecamatan Kutabaro Kabupaten Aceh Besar berprofesi sebagai petani tauge (Vigna radiata). Proses penyiraman dengan periode 4 jam sekali tersebut dirasa menjadi kendala yang sangat berat oleh mitra petani tauge, dimana mitra tidak bisa meninggalkan tempat usaha mereka lebih dari 4 jam, selain itu mitra juga tidak bisa istirahat seperti idealnya orang tidur normal di malam hari, pengakuan mereka dalam kurun waktu tertentu dapat mengganggu kesehatan mereka karena kurang tidur di malam hari. Oleh karena itu perlu sebuah piranti yang dapat memberikan jalan keluar (problem solving), penyiraman secara konvensional digantikan dengan sebuah teknologi penyiraman kecambah secara otomatis, (Affrida et al., 2022), (Hamdi, 2019) dan (Wulandari et al., 2020). Tujuan pengabdian penerapan mekanisme penyiraman otomatis berbasis timer untuk peningkatan efisiensi waktu dan kesejahteraan. Target yang dicapai adalah sistem penyiraman otomatis hasil perancangan yang tepat digunakan pada penyiraman pada proses produksi tanaman tauge, dimana dapat diatur kapan waktu dimulai, durasi dan frekuensi penyiraman, sehingga dapat meningkatkan efisiensi waktu pengelolaan usaha mitra, peningkatan kapasitas produksi, berdampak dalam meningkatkan pendapatan usaha mitra pengabdi. Metode yang digunakan berupa pengarahan, penyuluhan dan pelatihan (training) secara tutorial, pembagian brosur dari tim pengabdi kepada mitra home industri petani tauge dalam pemasangan, penyetelan serta mengoperasikan sistem penyiraman otomatis di lapangan dilanjutkan dengan diskusi. Teknologi penyiraman otomatis hasil rancangan telah mampu bekerja dengan baik untuk kebutuhan air tanaman tauge, mesin ini dapat diatur durasi dan frekuensi waktu pemberian air selama 24 jam berbasis timer.
Analisis beban kerja operator pada pengoperasian trailer pivot II menggunakan traktor roda dua dengan roda besi termodifikasi di lahan miring Safrizal, Safrizal; Zulkhairi, Zulkhairi; Syafriandi, Syafriandi; Dhafir, Muhammad; JA, Sudarma; Idkham, Muhammad
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 1 (2022): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain penggandengan trailer pivot pada traktor roda dua sudah dilakukan penambahan roda bantu dibawah tempat duduk operator dan penambahan pin pivot, dimana hal ini agar memudahkan operator memanuver trailer yang digandengkan pada traktor saat melintasi lahan yang bergelombang dan belokan. Namun penggandengan ini masih memiliki kelemahan, diantaranya kurang ergonomis pada tempat duduk operator, penempatan kaki operator yang belum bisa menyesuaikan dengan setiap operator dan tidak ada sistem pengereman yang akan mengakibatkan trailer tidak dapat berbelok dengan sempurna di lahan miring, begitu pula dengan penggunaan roda traktor yang dapat menyesuaikan dengan berbagai lahan miring dan tidak menyebabkan kesulitan pada saat penggangkutan hasil panen, oleh karena itu perlu dilakukan modifikasi lebih lanjut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis beban kerja operator pada pengoperasian trailer pivot II menggunakan traktor roda dua dengan roda besi termodifikasi di lahan miring sawit. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Tahapan pengujian dilakukan pada lahan datar (0°) dan lahan miring (10°, 30°) dengan pengambilan data awal yaitu data antropometri, data denyut jantung baik pada saat steptest dan saat pengoperasian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian traktor dengan trailer pivot II menggunakan roda besi termodifikasi pada beberapa variasi kemiringan lahan (0°, 10°, dan 30°) masing-masing menunjukkan nilai Inscrease Ratio of Heart Rate (IRHR) sebesar 1,04-1,07, 1,07-1,19 dan 1,10-1,24 dengan tingkat beban kerja rata-rata “Ringan”. Sedangkan energi rata-rata yang dikeluarkan operator per berat badan dalam mengendarai trailer pivot II pada di lahan datar diperoleh nilai rata-rata yaitu 1,18–1,45 kkal/kg.jam. Pada lahan miring 10° mempunyai nilai 1,40–2,10 kkal/kg.jam. Sedangkan pada lahan 30° adalah 1,62–2,34 kkal/kg.jam.
Meningkatkan Mutu dan Daya Simpan Paprika Hijau (Capsicum annuum L.) melalui Kombinasi Ozonisasi dan Suhu Penyimpanan Putra, Bambang Sukarno; Mechram, Siti; Dhafir, Muhammad; Nanda, Surya
Rona Teknik Pertanian Vol 18, No 2 (2025): Volume No. 18, No. 2, Oktober 2025
Publisher : Department of Agricultural Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/rtp.v18i2.44698

Abstract

Abstrak.Paprika hijau (Capsicum annuum L.) adalah komoditas hortikultura penting dengan prospek cerah di pasar domestik dan internasional. Tantangan utama budidayanya di Indonesia adalah rendahnya pengetahuan pascapanen dan teknologi penyimpanan, yang menyebabkan penurunan kualitas dan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh lama perendaman ozon dan suhu penyimpanan terhadap mutu dan umur simpan paprika hijau. Paprika dibersihkan, disortir, dan direndam dalam sistem ozonisasi (0, 5, 10, dan 15 menit) lalu disimpan pada suhu ruang (27C) dan rendah (10C). Parameter yang diukur meliputi jumlah bakteri, susut bobot, kandungan vitamin C, kekerasan, warna, dan uji sensori. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji Duncan pada tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan perendaman ozon dan suhu penyimpanan memengaruhi jumlah bakteri, susut bobot, kekerasan, dan uji sensori, namun tidak signifikan terhadap vitamin C, chroma, dan hue. Perlakuan terbaik adalah perendaman ozon 15 menit pada suhu penyimpanan 10C, yang menghasilkan jumlah bakteri 25 10 CFU/ml, susut bobot 7,4%, vitamin C 133,76 mg/100 g, dan hasil sensori terbaik. Penelitian ini menunjukkan pentingnya kombinasi perendaman ozon dan suhu penyimpanan untuk meningkatkan mutu dan umur simpan paprika hijau.Mantaining the Quality and Shelf Life of Green Peppers (Capsicum annuum L.) through a Combination of Ozonization and Storage TemperatureAbstract.Green peppers (Capsicum annuum L.) is an important horticultural commodity with bright prospects in domestic and international markets. The main challenges of its cultivation in Indonesia are the low knowledge of post-harvest and storage technology, which causes quality degradation and economic losses. This study aimed to examine the effect of ozone immersion duration and storage temperature on the quality and shelf life of green bell pepper. The bell peppers were cleaned, sorted, and immersed in an ozonation system (0, 5, 10, and 15 minutes) then stored at room temperature (27C) and low (10C). The parameters measured included the number of bacteria, weight loss, vitamin C content, hardness, color, and sensory tests. Data were analyzed by ANOVA and Duncan's test at a significance level of 5%. The results showed that ozone immersion and storage temperature affected the number of bacteria, weight loss, hardness, and sensory tests, but were not significant for vitamin C, chroma, and hue. The best treatment was 15 minutes of ozone immersion at a storage temperature of 10C, which resulted in a bacterial count of 25 10 CFU/ml, a weight loss of 7.4%, vitamin C of 133.76 mg/100 g, and a sensory result with the highest score of 5.00. This study demonstrated the importance of the combination of ozone immersion and storage temperature to improve the quality and shelf life of green peppers.
Pelatihan Pembuatan Minuman Sari Buah dan Teh Belimbing Wuluh Di Gampong Cucum, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar Hartuti, Sri; Idkham, Muhammad; Dhafir, Muhammad; Agustina, Raida; Juanda, Juanda
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.19

Abstract

Belimbing wuluh merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Gampong Cucum Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar. Beberapa cara pemanfaatan buah belimbing wuluh yang paling populer di masyarakat Aceh adalah pembuatan asam sunti. Selain asam sunti, belimbing wuluh dapat dijadikan minuman sari buah dengan mengurangi rasa asam. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan dan mengembangkan belimbing wuluh menjadi beragam produk olahan yang memiliki nilai jual tinggi, yaitu berupa minuman sari buah dan minuman teh belimbing wuluh. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan metode penyuluhan secara tutorial, diskusi, pembagian brosur serta demonstrasi alat dan produk olahan belimbing wuluh. Hasil dari kegiatan ini adalah respon positif dari peserta dalam mengikuti pelatihan dan adanya minat yang tinggi dari para peserta untuk memanfaatkan belimbing wuluh menjadi minuman sari buah dan teh belimbing wuluh sebagai produk olahan yang diminati oleh konsumen.
Performance of Automatic Watering System for Bean Sprout Based on Microcontroller ATmega 328p Idkham, Muhammad; Mechram, Siti; Abiyyudanah, Danang; Syadara, Wirda; Dhafir, Muhammad; Syafrizal, Syafrizal
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.613-622

Abstract

Technological advancements in agriculture are crucial to meeting the increasing global food demand. Mung bean sprout (Vigna radiata) cultivation requires efficient irrigation to ensure optimal growth. This study designs and evaluates an automatic irrigation system based on the ATmega 328P microcontroller to address the challenge of watering every four hours. The system integrates water flow sensors, relays, and solenoid valves controlled by C-based software in the Arduino IDE. Nine different irrigation test combinations were conducted to determine the most effective strategy. Each treatment had three levels and was tested in triplicate. Data analysis was performed using ANOVA (α = 0.05), followed by the DMRT test to evaluate treatment interactions. Results indicate that the system operates consistently in regulating water flow, improving irrigation efficiency, and reducing human intervention. The best performance was achieved using 50 liters of water with a shower nozzle, yielding the highest production capacity. The system improves irrigation efficiency, prevents over- and under-watering, and enhances crop yield. Analysis shows that water quantity and spraying method influence the yield ratio value in a complex pattern. The W2N3 combination produced the highest value (3.6), while W1N1 had the lowest (2.4). Overall, their interaction significantly affects irrigation effectiveness. Keywords: Agricultural automation, Automatic irrigation, Microcontroller ATmega 328P, Mung bean sprouts (Vigna radiata), Performance testing.