Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Klinik Pratama Rutan Kelas I Pondok Bambu Jakarta Timur Harahap, Sarah Geltri; Ellynia, Ellynia; Salim, Catherine Hermawan; Panjaitan, Ribka Sabarina; Zahra, Faiza Al; Feronica, Cindy; Tobari, Mochamad Ichrom; Nabella, Naeluni; Silviani, Silviani; Stefany, Rebeca; Oryza, Stefanova; Niyatazahra, Syakira
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 05 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i05.4039

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien. Pengukuran tingkat kepuasan pasien perlu menjadi prioritas utama yang tidak dapat dipisahkan dari mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di Klinik Pratama Rutan Kelas 1 Pondok Bambu Jakarta Timur dengan menggunakan model SERVQUAL yang memiliki lima dimensi yakni Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 230 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data selanjutnya dianalisa menggunakan uji bivariat dengan α = 5%. Hasil uji statistik yang dilakukan menunjukkan seluruh dimensi Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Empathy adalah kategori baik, dan hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara dimensi Reliability (p=0,001), Responsiveness (p=0,021) dengan kepuasan pasien, sedangkan dimensi Tangible (p=<0,898), Assurance (p=0,382) dan Empathy (p=0,154) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien. Temuan ini merekomendasikan optimalisasi dan evaluasi terhadap mutu pelayanan sebagai upaya dalam meningkatkan kepuasan pasien dalam menerima pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Menuju Generasi Emas Tahun 2045 Harahap, Sarah Geltri; Ellynia , Ellynia; Gunawan, Tania; Panjaitan, Ribka Sabarina; Salim, Catherine Hermawan
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i01.511

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi rencana pembangunan jangka menengah nasional. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang diterima anak pada masa kritis pertumbuhan. Oleh karena itu, tingkat pengetahuan keluarga khususnya ibu menjadi penting sebagai langkah penanganan kasus tersebut. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat pengetahuan masyarakat dapat dipengaruhi oleh pendidikan kesehatan yang diberikan melalui program pengabdian kepada masyarakat. Penelitian dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test sebanyak 20 soal sebelum dan sesudah edukasi dengan melibatkan 30 partisipan. Hasil penelitian kemudian dianalisis secara univariat untuk mengetahui nilai dari setiap uji yang dilakukan dan bivariat untuk melihat pengaruh yang ditimbulkan. Analisis univariat menunjukkan terdapat perbedaan kategori yang dihasilkan antara pre- test dan post-test yaitu pada post-test sebanyak 100% responden termasuk dalam kategori pengetahuan tinggi. Kemudian, pada perbandingan bivariat, ditemukan adanya pengaruh yang dihasilkan oleh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat (p = <0,001) mengenai pencegahan stunting. Dengan demikian, setelah pendidikan kesehatan dilakukan, diharapkan masyarakat mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan stunting secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar Fatimah, Siti; Harahap, Sarah Geltri; Salim, Catherine Hermawan
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 04 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i04.20

Abstract

Sistem layanan kesehatan terkini menekankan kualitas pelayanan melalui pencapaian standar profesional dan pemanfaatan sumber daya yang efisien. Kepuasan pasien menjadi indikator penting yang berdampak tidak hanya pada individu pasien, tetapi juga pada reputasi dan keberlanjutan fasilitas kesehatan. Kepuasan pasien berdasarkan rasa puas yang dialami oleh pasien jika kinerja dari pelayanan kesehatan mempunyai hal yang melebihi harapan berdasarkan perasaan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar dan mengetahui dimensi ketersediaan (availability), ketanggapan (responsiveness), kenyamanan (convenience), tepat waktu (timeliness) dengan kepuasan pasien di Puskesmas Kecamatan Sawah Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 202 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara mutu pelayanan (nilai p < 0,001), ketersediaan (availability) (nilai p < 0,001), ketanggapan (responsiveness) (nilai p < 0,001), kenyamanan (convenience) (nilai p < 0,001), dan ketepatan waktu (timeliness) (nilai p < 0,001) dengan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menjelaskan mayoritas mengatakan pelayanan kesehatan sesuai terhadap keempat dimensi ini dan merasa puas terhadap Puskesmas Kecamatan Sawah Besar. Sebaiknya Puskesmas Kecamatan Sawah Besar mempertahankan kualitas pelayanan yang ada.
Enhancing English Communication Skills Through Palliative Contexts for Secondary Students Zega, Linauli Happy Christina; Gaol, Elyin A K Lumban; Salim, Catherine Hermawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/p1sj1s27

Abstract

This activity aims to improve the English speaking skills of tenth-grade students through the implementation of role play activities in a palliative context through Classroom Action Research (CAR). The research was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were 32 students of SMAN 19 Jakarta. Data were collected through speaking tests and classroom observations. The speaking test assessed aspects of fluency, accuracy, vocabulary, pronunciation, and pragmatic appropriateness, while the classroom observations documented student participation, engagement, and their responses during the role play activities. The results in Cycle I showed that 46.87% of students achieved the “Good” category, while 53.13% were in the “Fair” category, with an average score of 49.35. The observation results showed moderate student engagement, with 62.50–78.13% of students showing positive behaviors such as active participation, attention, and willingness to use English in the role play. However, some students were still hesitant with a negative percentage of 25–37.50%. Improvement was seen in Cycle II. The proportion of students achieving the “Good” category increased significantly to 84.37%, while only 15.63% remained in the “Sufficient” category. No students fell into the “Poor” or “Very Poor” categories. Observations also confirmed stronger engagement, with over 87% of students demonstrating positive behaviors, including enthusiasm, active discussion, and confidence in using English. It can be concluded that the integration of role play with a palliative context effectively improved students’ English speaking skills and participation in class. Suggestions for repeated improvement were found to improve both linguistic competence and students’ communicative confidence.