Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MODEL SALES TERRITORY MANAGEMENT SEBAGAI BENTUK STRATEGI PEMASARAN (Studi Kasus Partner Trip Kota Malang) PUTRI, NABILAH
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 8, No 1: Semester Ganjil 2019/2020
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model Sales Territory Management (STM) pada Partner Trip Kota Malang. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam yang dipandu dengan observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah owner and founder Partner Trip sebagai key person, seorang penanggung jawab bagian pemasaran, dua orang sales force, dan seorang staff pengantaran. Hasil penelitian menggambarkan bahwa sales territory management memiliki delapan elemen, yaitu : visi dan misi, wilayah, strategi penjualan, sales force, strategi penggunaan saluran distribusi, channel, pola kerja sales force, dan kompetitor, serta memakai konsep Spreading, Coverage, and Penetration (SCP). Sedangkan sebagai strategi pemasaran, sales territory management direncanakan melalui lima tahapan, yaitu : mapping, klasifikasi distributor, taking order, kegiatan delivery, dan kontrol pelaksanaan.Kata Kunci: Strategi, Pemasaran, Sales Territory Management.
Redesigning the UI/UX of a Mobile-Based Employee Presence Application at PT. Menara Indonesia Using the Design Thinking Method Putri, Nabilah; Syaifuddin; Pratiwi, Dian
Intelmatics Vol. 5 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Penerbitan Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v5i1.22420

Abstract

A mobile-based presence application ensures accurate and efficient presence tracking. However, poor UI/UX can hinder productivity and user comfort. This study redesigns the UI/UX of PT. Menara Indonesia’s employee presence application using the Design Thinking method, which includes empathize, define, ideate, prototype, and test stages.The redesigned prototype was evaluated using the System Usability Scale (SUS), scoring 90 for administration and 80 for employees, indicating improved usability. The new design enhances comfort, efficiency, and ease of use, making the application more user-friendly. This study serves as a reference for future development in optimizing presence applications to better meet user needs.
Analysis of character value implementations in high school mathematics learning Vania Auliani, Gelcy; Amalia, Intan; Putri, Nabilah; Naila Firindi, Sya’rani; Aisyah, Nyimas; Susanti, Elsa
Sriwijaya University Learning and Education International Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Sriwijaya University Learning and Education International Journal
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55379/4z3q9h32

Abstract

Character education plays an important role in shaping individuals who not only excel academically but also possess strong morals and high social values. In the context of mathematics learning, character values not only help students understand numerical concepts but also instill discipline, hard work, and perseverance. This study aims to analyze the implementation of character values in mathematics learning and the role of teachers in developing them. The subjects of the study were 100 high school students from public schools in Palembang. Data were collected through questionnaires and interviews and analyzed using descriptive methods. The results showed that the values of discipline, hard work, and religiosity were dominant, while creativity and communication remained weak. Therefore, efforts are needed to develop these values, particularly creativity and communication, through improved teacher professionalism, interactive learning, integration of real-world contexts, and addressing students' psychological barriers.
MODEL SALES TERRITORY MANAGEMENT SEBAGAI BENTUK STRATEGI PEMASARAN (Studi Kasus Partner Trip Kota Malang) PUTRI, NABILAH
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 8 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model Sales Territory Management (STM) pada Partner Trip Kota Malang. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam yang dipandu dengan observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah owner and founder Partner Trip sebagai key person, seorang penanggung jawab bagian pemasaran, dua orang sales force, dan seorang staff pengantaran. Hasil penelitian menggambarkan bahwa sales territory management memiliki delapan elemen, yaitu : visi dan misi, wilayah, strategi penjualan, sales force, strategi penggunaan saluran distribusi, channel, pola kerja sales force, dan kompetitor, serta memakai konsep Spreading, Coverage, and Penetration (SCP). Sedangkan sebagai strategi pemasaran, sales territory management direncanakan melalui lima tahapan, yaitu : mapping, klasifikasi distributor, taking order, kegiatan delivery, dan kontrol pelaksanaan.Kata Kunci: Strategi, Pemasaran, Sales Territory Management.
Pengembangan Media Smart Linear Fun Box untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas VII pada Materi PLSV Sefhira, Resti; Nadila, Lira; Fadillah, Anisa Dini; Putri, Nabilah; Zulkardi, Zulkardi; Meryansumayeka, Meryansumayeka; Mulyono, Budi; Susanti, Elsa
Jurnal Pendidikan Matematika VOLUME 12 NOMOR 1 JUNI 2025
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jpm.vi.16489

Abstract

Pemahaman siswa yang rendah terhadap materi PLSV masih menjadi kendala pada saat siswa mempelajari matematika. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan media Smart Linear Fun Box yang merupakan media pembelajaran dengan memadukan video pembelajaran, pengenalan konsep dengan metode Algebra Tiles, permainan ular tangga yang di dalamnya terdapat kartu soal untuk memotivasi siswa dalam belajar. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari tiga siswa kelas VII dan satu guru matematika dari salah satu SMP di Palembang. Uji coba terbatas dilakukan pada pembelajaran topik PLSV di kelas VII untuk melihat efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan dalam konteks pembelajaran nyata. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui dampak penggunaan media Smart Linear Fun Box dalam mendukung pemahaman siswa pada materi persamaan linear satu variabel . Dalam penelitian ini, pendekatan Research & Development (R&D) diterapkan melalui model ADDIE yang mencakup tahapan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini dikategorikan sangat valid dengan skor 90,76% dari ahli materi dan 90,5% dari ahli media. Selain itu, hasil penilaian kepraktisan mencapai 80% dari guru dan 90,52% dari siswa, yang menandakan bahwa media ini sangat praktis dalam mendukung proses pembelajaran. Berdasarkan observasi dan wawancara selama uji coba, media ini juga dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PLSV. Dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa media ini layak digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran materi PLSV.
PERSEPSI PETANI MITRA OKIAGARU AGRICOOP TERHADAP PENERAPAN GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) PADA TANAMAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT Manalu, Doni Sahat Tua; Wicaksono, Aditya; Pratama, Agief Julio; Sebayang, Veralianta Br; Awaliyyah, Nadia Febrianti Siti; Nailalmuna, Aghitsni; Syahira, Salwa; Putri, Nabilah; Parhusip, Debora K.P
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.68912

Abstract

AbstrakSektor hortikultura mengemban andil vital pada sistem ekonomi Nusantara, pada Kabupaten Cianjur yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah petani. Namun, terdapat kesenjangan antara potensi besar sektor hortikultura dengan masih rendahnya penerapan Good Agricultural Practices (GAP), terutama di kalangan petani mitra Okiagaru implementasi Good Agricultural Practices (GAP), khususnya bagi lingkup petani mitra Okiagaru Agricoop. Riset ini bermaksud guna menelaah perspektif petani mitra Okiagaru Agricoop mengenai aplikasi Good Agricultural Practices (GAP) pada budidaya tanaman hortikultura di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. GAP merupakan pedoman standar pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini memakai tata cara naratif kualitatif serta prosedur kuantitatif. Penghimpunan informasi dilangsungkan lewat instrumen angket, diskusi mendetail, maupun peninjauan situs. Bedah fakta diproses memakai statistika eksplanatif bagi menggambarkan persepsi petani terhadap berbagai aspek penerapan GAP dan dan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis konjoin. Simpulan observasi mengindikasikan yakni sebagian besar petani mempunyai impresi baik perihal penerapan GAP, terutama dalam meningkatkan kualitas hasil panen dan keberlanjutan lingkungan. Faktor utama yang memengaruhi persepsi petani meliputi pengalaman petani, ketersediaan sarana, dan keberlanjutan, biaya penerapan GAP, pengetahuan tentang GAP, dan penyuluhan. Studi ini menyimpulkan bahwa peningkatan persepsi positif terhadap GAP dapat dicapai melalui edukasi, pelatihan, dan pemberian insentif untuk produk bersertifikat GAP.Kata kunci: Good Agricultural Practices, Persepsi Petani, Hortikultura, Okiagaru Agricoop.AbstractThe hortikultura domain possesses a pivotal function inside the Indonesian financial system, encompassing Kabupaten Cianjur yang demonstrates a substantial escalation in the quantity of petani. Nonetheless, a disparity exists between the immense possibilities of the hortikultura field and the minimal execution of Good Agricultural Practices (GAP), particularly amidst petani mitra Okiagaru Agricoop. This research endeavors to scrutinize the perspective ofOkiagaru Agricoop's partner farmers towards the application of Good Agricultural Practices (GAP) in horticultural crop cultivation in Cianjur Regency, West Java. GAP is an agricultural standard guideline that aims to increase productivity and product quality, maintain environmental sustainability, and improve farmers' welfare. This research employs narrative-focused analytical techniques and numerical procedures. Information gathering was executed via surveys, intensive consultations, and site inspections. Fact processing was performed utilizing explanatory metrics to depict petani impressions regarding diverse facets of the Good Agricultural Practices adoption and arithmetic systems with an integrated evaluation methodology. The findings of the exploration reveal that the preponderance of farmers have a positive perception of the implementation of GAP, especially in improving crop quality and environmental sustainability. The main factors that affect farmers' perceptions include farmer experience, availability of facilities, and sustainability, cost of implementing GAP, knowledge about GAP, and counseling. The study concludes that increasing positive perceptions of GAP can be achieved through education, training, and incentivization for GAP-certified products.Keywords: Good Agricultural Practices, farmer perception, horticulture, Okiagaru Agricoop.