Putra, Wahyu Kurnia Yusrin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Tenaga Kesehatan Tentang Anemia Melalui Pembelajaran Daring: Studi Pendahuluan pada Learning Center PDRC FKM UI Putra, Wahyu Kurnia Yusrin; Setiarini, Asih; Farsia, Latifah; L. Achadi, Endang
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 2s (2025): Special Issue: The 3rd International Conference on Health Sciences 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i2s.3719

Abstract

Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan angka anemia yang masih tinggi pada kelompok usia 25-34 tahun (31.4%) dan usia 35-44 tahun (39.6%). Di sisi lain upaya penurunan anemia perlu didasari dengan pemahaman yang komprehensif oleh para tenaga kesehatan mulai dari penyebab, pengobatan dan pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring asinkronus dalam peningkatan pengetahuan tenaga Kesehatan tentang anemia. Penelitian ini menggunakan disain pre-post test dengan 42 peserta dari 5 provinsi (Sumatera Selatan, Jawa Barat, NTT, Sulawesi Selatan dan Maluku) yang dipilih secara purposif untuk mengikuti pembelajaran daring asinkronus tentang anemia. Materi pembelajaran terdiri atas 14 topik dalam bentuk video beranimasi dan 1 buku saku yang dapat diakses secara mandiri selama 2 minggu. Uji t-berpasangan digunakan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pengetahuan setelah menyelesaikan pembelajaran. Hasil analisis pre-post menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan yang signifikan (p value < 0.05) sebanyak 18 poin. Topik anemia dan anemia defisiensi besi serta topik Multiple Micronutrient Supplement (MMS) menjadi topik dengan peningkatan skor tertinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua topik tersebut belum dipahami dengan baik sebelum proses pembelajaran dan terjadi peningkatan pemahaman pada kedua topik tersebut pasca mengikuti pembelajaran.
Kurang konsumsi buah dan sayur sebagai faktor dominan hipertensi pada dewasa muda usia 25-34 tahun di Jawa Barat: Analisis data sekunder SKI 2023 Arradhin, Layra Azkadzkiya; Fikawati, Sandra; Anwar, Khoirul; Putra, Wahyu Kurnia Yusrin
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v7i1.2710

Abstract

Background: Hypertension is characterized by persistently elevated blood pressure above the normal limit. Current data reveal an increasing prevalence of hypertension among young adults in Indonesia; however, many remain unaware of the condition, resulting in uncontrolled hypertension. Hypertension in young adults is associated with the development of cardiovascular diseases and cognitive impairment in middle age.Objectives: To determine the prevalence of hypertension and identify the dominant factors associated with hypertension among young adults aged 25–34 years in West Java Province in 2023.Methods: This study was conducted cross-sectionally using secondary data from SKI 2023 with a sample of 6,105 young adults aged 25-34 years in West Java. As secondary data were used, this study was limited to the variables available in the SKI dataset. Data were analyzed using univariate, bivariate analysis with the chi-square test, and multivariate analysis with logistic regression.Results: Approximately 18.9% of young adults in West Java have hypertension. Multivariate analysis showed that low fruit and vegetable consumption was the dominant factor of hypertension among young adults aged 25–34 years in West Java Province in 2023, with an OR of 2.741 (95% CI: 1.449 – 5,182). However, the wide confidence interval indicates a limitation in the precision of the estimate. In addition, 98.3% of young adults aged 25–34 years in West Java were found to have insufficient fruit and vegetable intake.Conclusion: Adequate daily consumption of fruits and vegetables is important in preventing hypertension among young adults. Health campaigns in the workplace or collaborations with digital platforms for nutrition education are needed to create an environment that supports fruit and vegetable consumption behaviors.