Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENCARI IDENTITAS INDONESIA: PERSPEKTIF GURU BAHASA INGGRIS ANAK Anisarahma, Sarah; Safrina, Rd.
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 19, No 3 (2019): PERMASALAHAN PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses konstruksi identitas bergantung pada hubungan antara individu dan lingkungan sosial terkait. Mengenai hal ini, lingkungan kelas dapat menjadi sumber utama dalam mengidenttifkasi identitas Indonesia, khususnya pada konteks pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak. Pada prinsipnya, identitas di dalam kelas Bahasa Inggris dikonstruksi ketika guru dan siswa secara kogntif, emosional dan fisik sedang terlibat dalam proses pembelajaran. Meski demikian, konstruksi identitas sering diabaikan oleh guru Bahasa Inggris yang merupakan salah satu kunci utama dalam proses pembentukan identitas yang dibangun dari kesadaran tentang identitas dan pengetahuan sosiolinguistik. Kedua hal ini dapat membantu guru dan pembelajar mengatasi masalah komunikasi. Oleh karena itu, studi kasus kualitatif ini dilakukan untuk menganalisa bagaimana guru Bahasa Inggris anak mengkonstruksi identitas ke-Indonesia-an di dalam kelas Bahasa Inggris. Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa identitas Indonesia diidentifikasi melalui beberapa faktor, diantaranya melalui norma, aturan kelas, kelas inventoris, serta dikonstruksi melalui strategi linguistik yang digunakan dalam berinteraksi di dalam kelas. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa guru tersebut memisahkan pembelajaran Bahasa Inggris dengan pemahaman mengenai identitas Indonesia. Persepsi ini mungkin menguatkan pandangan mengenai diabaikannya konstruksi identias Indonesia di dalam kelas. Lebih jauh lagi, guru tersebut juga meyakini bahwa identitas Indonesia seharusnya dikonstruksi didalam lingkungan keluarga dan di luar kelas. Oleh karena itu, guru seharusnya dilatih unuk memahami strategi-strategi linguistik dalam pengajaran Bahasa Inggris
AI, Machine Translation, and Human Translation in Rendering “The Story of an Hour”: A Comparative Quality Assessment Wulansari, Atsani; Gunawan, Wawan; Safrina, Rd.; Arvianti, Gilang Fadhilia; Mazid, Sukron
Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra VOL 10, NO 1 (2026): ERALINGUA
Publisher : Makassar State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/eralingua.v10i1.82156

Abstract

The rise of AI in recent times has significantly impacted the translation industry, igniting discussions about the respective roles of AI-driven machine translation and human expertise. However, the effectiveness of AI and machine translation in translating literary works remains a topic of debate, as literary translation should be linguistically accurate and preserve nuance, emotion, and cultural context. This study aims to observe the result of AI, Machine Translation, and humans in translating the short story entitled The Story of An Hour. This study analyses the translation method used by AI, Machine Translation (MT), and Human (HT) to translate a short story. Moreover, this research also determines the quality of the translation results from AI, MT, and HT. The research method used is qualitative and quantitaive. The data are collected from document analysis to observe the translation methods based on Newmark and questionnaire from Sutopo & Setya Budi to assess the quality of literary translation results. The research objects are the translation results of Chat GPT, DeepL, and human translator taken from fiksi lotus. The translation results are assessed concerning the accuracy, the sense of literature, acceptability, and readability. The results show that the significant translation methods applied in AI and machine translation are literal, faithful, communicative, and semantic translations. However, a human translator uses free translation, adaptation, and communicative translation. The quality result shows that human translators get higher accuracy, acceptability, sense of literature, and readability.