Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Produk Pengawet Alami Berbasis Zero Waste di Desa Samangki Kabupaten Maros Muddin, Saripuddin; Syafar, Andi Abd Rahman; Syarif, Isymiarmi
PENGABDI PENGABDI: VOL. 4, NO.2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v4i2.56408

Abstract

Abstrak – Wilayah Desa Samangki merupakan penghasil jagung dan padi yang berlimpah yang menghasilkan banyak limbah jagung dan sekam padi. Masyarakat petani belum mampu memanfaatkan limbah jagung dan sekam padi yang berlimpah karena minimnya kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfaatkannya. Program ini dilaksanakan untuk dengan tujuan memanfaatkan limbah jagung dan sekam padi melalui proses pirolisis menjadi bahan pengawet alami asap cair, biocar serta breket. Mitra IbM terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok tani Gotong Royong dan BUM Desa Barakka di Desa Samangki Kabupaten Maros. Metode pendekatan untuk mengatasi limbah jagung dan sekam padi adalah pemberdayaan kelompok tani dan BUM Desa untuk memanfaatkan limbah jagung dan sekam padi melalui proses pirolisis menjadi bahan pengawet alami asap cair, biocar serta breket. Hasil dari program ini adalah solusi penanggulangan pencemaran lingkungan, produk dari limbah jagung dan sekam padi, dan pemberdayaan masyarakat mengolah limbah jagung dan sekam padi.Kata kunci: Pirolisis, asap cair, briket, biocar, limbah jagung, sekam padi
Pelatihan Pemilahan Bambu dan Peningkatan Manajemen E-commerce bagi Kelompok Tani Dusun Sumbarrang, Desa Borong Pa’la’la Gowa Wijaya, Mohammad; Wiharto, Muhammad; Muddin, Saripuddin; Cahyani, Vika Puji; Fadly, Dewiyanti
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.755

Abstract

Dusun Sumbarrang, Desa Borong Pa’la’la, Kabupaten Gowa, memiliki potensi sumber daya alam berupa bambu yang melimpah dan telah dimanfaatkan oleh Kelompok Tani Sumbarrang. Namun, pemanfaatan tersebut masih dilakukan secara tradisional, terutama dalam proses pemilahan bambu yang memerlukan waktu lama dan tidak efisien. Selain itu, pengelolaan hasil produksi dan pemasarannya masih bersifat konvensional tanpa sentuhan teknologi digital. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemilahan bambu dan mendorong optimalisasi manajemen usaha melalui pelatihan penggunaan alat pemilah bambu sederhana dan pelatihan pemasaran berbasis e-commerce. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi observasi lapangan, perancangan dan pembuatan alat pemilah bambu sederhana, serta pelatihan teknis dan manajerial kepada masyarakat sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam memilah bambu secara efisien serta peningkatan wawasan dan kesiapan kelompok tani dalam memanfaatkan platform digital untuk mendukung pemasaran produk. Kegiatan ini berdampak pada efisiensi kerja, perubahan sikap terhadap pemanfaatan teknologi, serta membuka peluang peningkatan ekonomi lokal. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi sederhana dapat menjadi solusi praktis dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Disamping itu, penguatan manajemen digital turut mendukung keberlanjutan dari solusi tersebut.