Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Presensi Karyawan Homade Pekalongan menggunakan QR Code berbasis Android Ramadhani, Ika; Handayani Kusumawardhani, Hadwitya; Adi Artanto, Fenilinas
Jurnal Surya Informatika Vol. 13 No. 2 (2023): Surya Informatika, Vol 13. No. 2, November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryainformatika.v13i2.1659

Abstract

Homade adalah sebuah industri catering yang berada di wilayah Pekalongan. Pada Homade saat ini sistem presensi karyawan masih dilakukan secara manual yaitu karyawan melakukan presensi dengan cara tanda tangan pada jurnal presensi yang telah disediakan. Dalam presensi karyawan yang masih manual akan memunculkan kendala seperti penyalahgunaan tanda tangan yang dilakukan oleh karyawan. Rekapitulasi presensi juga dilakukan secara manual dengan menghitung jumlah karyawan yang hadir, sakit, atau izin. Proses rekapitulasi tersebut membutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menghindari kekeliruan dalam perhitungan jurnal presensi. Untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem presensi karyawan pada Homade Pekalongan. Sebuah sistem presensi yang menggunakan QR code agar mengurangi kecurangan dalam proses presensi dan sebuah sistem yang juga memudahkan dalam laporan rekapitulasi presensi secara akurat dan otomatis. Dalam pengembangan sebuah sistem presensi digunakanlah metode waterfall. Dari hasil Desain dan pengembangan sistem maka sebuah sitem informasi presensi karyawan Homade Pekalongan menggunakan QR code berbasis android berhasil dibuat. Sistem informasi presensi yang mempunyai 2 hak akses yaitu karyawan dan admin atau owner. Hak akses karyawan hanya dapat melakukan presensi dengan QR code yang telah disediakan dan memberikan keterangan jika tidak masuk kerja. Karyawan juga dapat menyaksikan laporan dari kehadiran melalui sistem informasi presensi. Sedangkan hak akses admin dapat mengelola data karyawan dan melakukan rekapitulasi presensi karyawan, sehingga akan memudahkan admin pada Homade dalam menghitung jumlah karyawan dalam satu bulan dan juga mengurangi kesalahan dalam perhitungan jurnal presensi.
Algoritma Dan Viralitas Dalam Era Post-Truth: Tenggelamnya Narasi Permintaan Maaf Knetz Di Tengah Konflik Knetz Vs SEAblings Annisa, Nazwa; Siagian, Nency; Dwi Astuti Saragih, Ezra; Nadya Ompusunggu, Mory; Ramadhani, Ika; Untung, Mara
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i1.9834

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana algoritma media sosial dan viralitas mempengaruhi konflik digital pada era post-truth, khususnya dalam perselisihan antara komunitas Knetz dan SEAblings di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka serta pengamatan terhadap unggahan dan interaksi pengguna pada platform X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma media sosial cenderung memprioritaskan konten yang menghasilkan interaksi tinggi, seperti komentar, likes, dan shares. Akibatnya, konten yang bersifat kontroversial dan memicu emosi terkait konflik tersebut menyebar lebih cepat dan mendominasi linimasa pengguna, sementara unggahan yang berisi klarifikasi atau permintaan maaf justru mendapatkan visibilitas dan interaksi yang lebih rendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa pada era post-truth, opini publik di media sosial sering kali lebih dipengaruhi oleh reaksi emosional dan logika viralitas dibandingkan fakta objektif, sehingga narasi konflik lebih mudah diperkuat sementara upaya rekonsiliasi menjadi kurang terlihat dalam ruang diskursus publik digital