Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Sistem Distribusi Logistik dan Manajemen Ekonomi dibidang Manufaktur Tahu Kuning GTT Kediri Indrasari, Lolyka Dewi; Komari, Ana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/6p9fkz48

Abstract

Industri pangan tradisional berbasis UMKM menghadapi tekanan simultan berupa tuntutan peningkatan mutu produk, efisiensi operasional, dan keberlanjutan rantai pasok. Tahu Kuning GTT Kediri sebagai bagian dari industri pangan lokal Kota Kediri masih menghadapi permasalahan klasik berupa kapasitas produksi terbatas, sistem distribusi dan pencatatan stok yang belum berbasis data, shelf life produk yang pendek, serta pengelolaan lingkungan dan ekonomi usaha yang bersifat konvensional. Urgensi kegiatan ini terletak pada kebutuhan peningkatan daya saing UMKM pangan melalui intervensi operasional yang terukur dan aplikatif. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas produksi, sistem distribusi logistik, manajemen lingkungan, serta efisiensi ekonomi usaha Tahu Kuning GTT Kediri. Metode yang digunakan adalah pendekatan tindakan berbasis operasional (action-based approach) dengan desain pra–pasca, melibatkan 10 pelaku inti usaha melalui penyuluhan, pendampingan implementasi, observasi terstruktur, dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 4 tampah menjadi >5 tampah per siklus perendaman dengan kesiapan dua bak produksi, perpanjangan shelf life tahu vakum dari <3 hari menjadi >4 hari, peningkatan keteraturan distribusi melalui segmentasi produk, serta penguatan citra higienis melalui sistem limbah terkontrol dan area produksi bebas bau. Selain itu, penjadwalan produksi terpisah dan penerapan teknologi uap serta press mekanik menurunkan biaya operasional harian dan meningkatkan konsistensi mutu produk. Kontribusi kegiatan ini terletak pada penyediaan model intervensi operasional terintegrasi yang menggabungkan aspek produksi, logistik, lingkungan, dan ekonomi sebagai rujukan penguatan UMKM pangan lokal yang berkelanjutan dan berdaya saing