Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Situasi Masalah Kesehatan Penyakit Menular di Kabupaten Cirebon Masruroh, Masruroh; Sudaryo, Mondastri Korib; Nurlina, Ade
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 6 No 4 (2022): October 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v6i4.58645

Abstract

Data kesehatan di Kabupaten Cirebon menunjukkan bahwa masalah kesehatan di Kabupaten Cirebon didominasi oleh penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah penyakit menular dan menetapkan urutan prioritas masalah penyakit menular di Kabupaten Cirebon pada tahun 2020. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data sekunder dari laporan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dianalisis untuk mengidentifikasi masalah penyakit menular yang ada. Penentuan urutan prioritas masalah menggunakan metode PAHO Adapted Hanlon melalui suatu pembobotan yang melibatkan partisipasi pemegang kebijakan internal. Penelitian dilakukan pada Desember 2021 – April 2022. Berdasarkan identifikasi masalah penyakit menular di Kabupaten Cirebon terdapat masalah penyakit menular di Kabupaten Cirebon yaitu DBD, Tuberkulosis, Kusta, Diare, Pneumonia, dan Campak. Diperoleh 3 urutan teratas prioritas masalah penyakit menular di Kabupaten Cirebon yaitu Diare (BPR: 29,40), Tuberkulosis (BPR: 28.99), dan DBD (BPR: 27,13). Diare merupakan masalah penyakit menular dengan urutan prioritas pertama di Kabupaten Cirebon yang diperoleh dari hasil skoring menggunakan metode PAHO adapted Hanlon.
Faktor-Faktor yang Berkontribusi Terhadap Kejadian Luar Biasa Hepatitis A di Pesantren X Kab. Cirebon, Januari 2018 Ananda, Ima; Syarif, Syahrizal; Nurlina, Ade
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian luar biasa Hepatitis A di Pondok Pesantren X pada bulan Januari 2018 merupakan KLB Hepatitis A pertama di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian suspek Hepatitis A di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan jumlah kasus 30 orang dan kontrol 53 orang. Populasi penelitian adalah seluruh santri Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon. Kasus adalah suspek hepatitis A yaitu santri Pondok Pesantren X yang mengalami gejala jaundice dan air kencing berwarna seperti teh pada periode Desember 2017-Januari 2018. Kontrol adalah santri Pondok Pesantren X yang tidak mengalami gejala jaundice dan air kencing berwarna seperti teh pada periode Desember 2017-Januari 2018. Data perilaku higiene perorangan diperoleh melalui wawancara. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil uji regresi logistik menunjukkan umur (OR=4,1032, CI 95%=1,2929 13,0223, p=0,017) dan kebiasaan mencuci alat makan tanpa sabun (OR=16,8741, CI 95%=4,0917-69,5882, p<0,001) berhubungan dengan kejadian suspek Hepatitis A. Dapat disimpulkan bahwa faktor risiko kejadian suspek Hepatitis A di Pesantren X Kabupaten Cirebon adalah umur dan kebiasaan mencuci alat makan tanpa sabun. Upaya pencegahan kejadian Hepatitis A dapat dilakukan melalui edukasi tentang Hepatitis A dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta meningkatkan intensitas inspeksi kesehatan lingkungan pesantren.