Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

UPAYA PEJABAT PUBLIK MENSOSIALISASIKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2006 SEBAGAI PAYUNG HUKUM REVITALISASI PENYULUHAN PERTANIAN DI KOTA PAGAR ALAM Apriani, Novi; Anang, Rahidin H.; Iswarini, Harniatun
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 8, No 2 (2019): Societa: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v8i2.2347

Abstract

ABSTRACT The objective of this study was to find out the efforts and the target of public officials to socialize the Constitution Number 16 of 2006 as the legal protection for agricultural extension revitalization in Pagar Alam. This study was conducted in Pagaralam, South Sumatra Province in December 2018 until Februaiy 2019, the research method was Case Study method, for sampling method used Purposive Sampling and Accidental Sampling method. The data collection methods in this study were participant observation and in depth interviews to the respondents who have been determined by using quisionary aids that have been prepared previously. The data processing was conducted by using deseriptive-qualitative method. From the results of the research, it showed the effort that has been done to socialize Constitution Number 16 of 2006 about agricultural, tishezy and forestry extension systems as the legal protection for Agricultural Extension Revitalization in Pagar Alam and to socialize and in socializing it to members of farmer groups, agricultural extension agents invite farmers in extension activities. Meanwhile, the farming communities carried out in plaques, banners and even through social media. Then the target socialization of Constitution Number 16 of 2006 about agricultural, fisheries and forestry extension systems as a legal protection for Agricultural Extension Revitalization were agricultural extension and farmers. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan sasaran pejabat publik mensosialisasikan undang-undang nomor 16 tahun 2006 sebagai payung hukum revitalisasi penyuluhan pertanian di Kota Pagar Alam. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan, pada bulan Desember 2018 sampai bulan Februari 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus, untuk metode penarikan contoh digunakan metode (Purposive Sampling) dan (Accidental Sampling). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi partisipasi dan wawancara mendalam langsung kepada responden yang telah ditentukan dengan menggunakan alat bantu quisioner yang telah dipersiapkan sebelumnya. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang telah dilakukan mensosialisasikan undang-undang nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan sebagai payung hukum revitalisasi penyuluhan pertanian, Walikota mengundang jajaran pejabat publik internal yang ada dilingkungan Pemerintahan Daerah Pagar Alam dan dalam mensosialisasikannya untuk anggota kelompok tani, penyuluh pertanian mengundang petani dalam kegiatan penyuluhan. Sementara untuk masyarakat tani dilakukan secara plangkat, spanduk dan bahkan melalui media sosial. Kemudian sasaran sosialisasi undang-undang nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan sebagai payung hukum revitalisasi penyuluhan pertanian adalah penyuluh pertanian dan petani. 
Analisis Kinerja Keuangan untuk Mengukur Tingkat Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Syariah di Kota Lhokseumawe Khaddafi, Muammar; Apriani, Novi
Jurnal EMT KITA Vol 5, No 1 (2021): Journal EMT KITA
Publisher : Lembaga KITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/emt.v5i1.407

Abstract

This study aims to analyze the soundness level of financial performance at the Sharia Savings and Loan Cooperative in Lhokseumawe City and the cooperative which has the highest financial performance level. The samples of this research are the KPN KOPERISMA Cooperative, the Tunas Baru KPN Cooperative, the Muammalat Sejahtera Employee Cooperative, the Al Ummah Dayah Ulumuddin Islamic Boarding School Cooperative, the Kriya Sakti Cooperative (KOPINKRA), and the KPN Tiga Serangkai Cooperative. The data used are the 2018 financial statements of each cooperative, the method of data analysis used is the assessment of the financial performance of the sharia savings and loan cooperatives. The results showed that: 1) KOPERISMA Cooperative got a score of 77.25 with the predicate Fairly healthy, 2) KPN Tunas Baru Cooperative got a score of 73.55 with the predicate Fairly Healthy.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TEMPE DEMANG HARBER DI KECAMATAN SEBRANG ULU I KOTA PALEMBANG Ira, Ira; Apriani, Novi
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v14i1.10099

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze internal and external factors and the marketing strategy of Tempe Demang Harber in Seberang Ulu 1, Palembang City. Using a SWOT analysis approach, this research was conducted at Tempe Demang Harber in Seberang Ulu 1, Palembang City from December to February 2025. The research method used is qualitative, while data collection methods include observation, interviews, documentation, and data processing methods such as editing, coding, tabulating, as well as SWOT data analysis methods. The results and discussion of Tempe Demang Harber show that the company's main strengths lie in its good product quality, affordable prices, and strong relationships between the business owner and employees. On the weakness side, there is a dependence on raw materials that may face supply disruptions. Externally, the opportunities include increasing market demand for quality tempeh products, market growth, and the chance to expand to other cities. On the threat side, Tempe Demang Harber faces intensifying business competition and the risk of adverse weather that could disrupt production. The marketing strategy of Tempe Demang Harber can be developed by leveraging the identified internal strengths and external opportunities. Maintaining product quality and affordable pricing is key to meeting the rising market demand. Additionally, rapid market growth offers opportunities to expand market share reach. The use of social media can also assist in reaching a broader consumer base. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal eksternal dan bagaimana strategi pemasaran Tempe Demang Harber di Seberang Ulu 1 Kota Palembang. Melalui pendekatan analisis SWOT, penelitian ini dilaksanakan di Tempe Demang Harber di Seberang Ulu 1 Kota Palembang pada bulan Desember-Februari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, metode pengolahan data editing, coding, tabulating, serta metode analisis data SWOT. Hasil dan pembahasan Tempe Demang Harber menunjukkan bahwa kekuatan utama perusahaan terletak pada kualitas produk yang baik, harga terjangkau, dan hubungan yang baik antara pemilik usaha dan pekerja. Di sisi kelemahan, terdapat ketergantungan pada bahan baku yang dapat terhambat. Di sisi eksternal, peluang yang dimiliki meliputi permintaan pasar yang meningkat untuk produk tempe berkualitas, pertumbuhan pasar, dan kesempatan untuk ekspansi ke luar kota. Di sisi ancaman, Tempe Demang Harber menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat serta ancaman cuaca buruk yang dapat mengganggu produksi. Strategi pemasaran Tempe Demang Harber dapat dikembangkan dengan memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal yang telah diidentifikasi. Menjaga kualitas produk dan harga yang terjangkau menjadi kunci untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat. Selain itu, pertumbuhan pasar yang semakin pesat memberikan peluang untuk memperluas jangkauan pangsa pasar. Penggunaan media sosial juga dapat membantu dalam menjangkau konsumen yang lebih luas
PERENCANAAN DISTRIBUSI AIR MARINA MENGGUNAKAN METODE DRP (DISTRIBUTION REQUIREMENTS PLANNING) Puspitasari, Efa; Magfirah, Airil; Apriani, Novi
Scientific: Journal of Computer Science and Informatics Vol. 1 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/scientific.v1i1.271

Abstract

Abstrak: Perusahaan dalam bidang air mineral menyediakan kebutuhan konsumen, dimana memberikan kepuasaan kepada pelanggan dengan produk yang murah,berkualitas dan pengiriman tepat waktu.Penentuan pengiriman Distribusi center dengan memperhatikan ketesedian dengan jumlah minimal memperkirakan permintaan dengan waktu pengiriman yang rinci terkait serta antara biaya jarak tempuh transportasi distribusi.Menyelesaikan permasalahan perusahaan dengan menggunakan metode (Distribution Requirements Planning). untuk memecahkan permasalahan penjadwalan produk demi mengoptimalkan produk berdasarkan keseterdiaan kestabilan,jumlah yang tepat waktu lebih cepat,untuk mengurangi persediaan berlebihan atau kekurangan produk .Penelitian ini bertujuan perbaikan berdasarkan perbandingan total yang dikeluarkan perusahaan sebelum dan sesudah menggunakan metode DPR, jika dibandingkan total dikeluarkan perusahaan dengan pengiriman air mineral kemasan ke agen untuk satu tempat saja.Menggunakan metode DRP hanya Ini menunjukan penurunan total yang dikeluarkan perusahaan menjadi sebesar dibandingkan harga awal.
KAJIAN SOSIAL EKONOMI PETANI KOPI ARABIKA KELURAHAN AGUNG LAWANGAN KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA PAGAR ALAM iswarini, Harniatun; Afriyatna, Sisvaberti; Ardina Ningrum, Puri Pratami; Apriani, Novi; Habibi, Nur I.E.
AGRIBIOS Vol 23 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i02.6177

Abstract

The purpose of this study is to examine the socioeconomic status of the Arabika coffee industry in Agung Lawangan district in Pagaralam city. This research is a study cualitative that uses purposive sampling. Data is gathered by observation. The results of the social and economic analysis of education indicate that the average of education for coffe farmer arabika education farmer has the ability to understand complex information such as the price of kopi arabika, government subsidy programs, technical assistance, and follow in the classroom to increase production, reduce risk, and minimize losses due to fluctuations in prices, bad weather, or other pest. Family Responsibillity coffe farmer arabika has five people, as well as the responsibillity in the largest category, can be used to reduce the dependence worker from the outside family activities. It is possible to reduce the cost of labor and maybe increase earnings. Arabica coffee farmer working hours varies since only two petani do not have sampingan usahatani, while five other respondents, in addition to focusing on arabica coffe, also devoted time to farming and the others. On the other hand, income In Kelurahan Agung Lawangan, in Pagaralam city arabica farmer is included in the category of mid. Income If the minimum wage regional (UMR) value in Pagaralam city is Rp 3.456.874, then the farmer coffe arabica pay is higher than that of Palembang minimum wage (UMP) Pagralam city, and it can be said that it has better access to public services like health and education
STUDI AGRIBISNIS DAN TINGKAT KEUNTUNGAN USAHATANI SAYURAN HIDROPONIK GREEN CORNER KOTA PALEMBANG Yogi, Yogi; Apriani, Novi
Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jsct.v13i1.8582

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to determine the agribusiness system of vegetable farming and to determine the level of profit from the Green Corner hydroponic vegetable farming in Palembang City. The research method used in this research is a descriptive method. The sampling method used in this research is the purposive sampling method, namely the sampling of respondents deliberately with certain considerations. The respondent in this study was 1 respondent. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The data processing methods used are editing, coding and tabulating. The data analysis method used is a descriptive method with a quantitative approach. The results of the research show that the agribusiness system for vegetable farming in Hydroponic Green Corner, Palembang City is by carrying out several series such as 1) the production facilities procurement subsystem, purchasing equipment directly in the Palembang City area and through online media, 2) the farming subsystem by preparing planting media, sowing seeds. vegetables, vegetable planting and care. 3) marketing subsystem by conducting marketing using the 4P marketing mix (Produst, Price, Place and Promotion). The profit level in the Green Corner hydroponic vegetable farming business in Palembang City is 3.0. This shows that hydroponic vegetable farming at the Green Corner in Palembang City is profitable and worth continuing. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis usahatani sayuran dan untuk mengetahui tingkat keuntungan dari usahatani sayuran hidroponik Green Corner Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel responden secara sengaja dengan pertimbangan tertentu. Responden dalam penelitian ini adalah 1 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating. Metode analisis data yang digunakan adalah metode dskriptif dengan pendekatan kwantitatif. Hasil penelitian menunjukan sistem agribisnis usahatani sayuran di Hidroponik Green Corner Kota Palembang adalah dengan melakukan beberapa rangakaian seperti 1) subsistem pengadaan sarana produksi melakukan pembelian peralatan langsung di daerah Kota Palembang dan memalui media online, 2) subsistem usahatani dengan melakukan peresiapan media tanam, penyemaian bibit sayuran, penaman sayuran dan perawatan. 3) subsistem pemasaran dengan melakukan pemasaran menggunakan bauran pemsaran 4P (Produst, Price, Plase, dan Promotion). Tingkat keuntungan pada usahatani sayuran hidroponik Green Corner Kota Palembang adalah 3.0. Hal ini menunjukan usahatani sayuran di hidroponik Green Corner Kota Palembang menguntungkan dan layak untuk dilanjutkan.