Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : PENDIPA Journal of Science Education

Implementasi Problem Based Learning berbantuan Google Classroom Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Evi Dwi Krisna; Ni Luh Putu Mery Marlinda
PendIPA Journal of Science Education Vol 4, No 3 (2020): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.4.3.91-97

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar matematika mahasiswa setelah diterapkannya  Model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Google Classroom. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang melibatkan subyek sebanyak 30 mahasiswa kelas TI  di STMIK STIKOM Idonesia. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi.Teknik analisis data yang digunakan mengunakan analisis statistik deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi  model Problem Based Learning Berbantuan Google Classroom berhasil meningkatkan prestasi belajar matematika mahasiswa. Terlihat dari rata-rata skor prestasi belajar  dari ranah  kognitif dan afektif yang mengalami peningkatan. Untuk ranah kognitif, yaitu 60,07  pada tahap refleksi awal meningkat sebesar 11,25 % menjadi 66,83 pada siklus I, meningkat sebesar 9,27% menjadi 73,03 pada siklus II. Sedangkan nilai rata-rata hasil untuk ranah afektif yaitu yaitu 2,83 (kategori cukup baik) pada tahap refleksi awal meningkat  sebesar 18,4% menjadi 3,27 (kategori baik) pada siklus I, meningkat sebesar 12,23% menjadi 3,67 (kategori baik) pada siklus II.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Secara Online Di SMK TI Bali Global Denpasar Pada Masa Pandemi Covid-19 Evi Dwi Krisna; Kadek Suryati
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.209-217

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media online selama pandemi covid-19 pada mata pelajaran matematika, sekaligus mengetahui permasalahan yang terjadi dan menjadi kendala siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi adalah seluruh peserta didik SMK TI Bali Global Denpasar yang mendapat mata pelajaran matematika menggunakan metode daring. Sampel penelitian adalah 66 siswa kelas X RPL yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan aplikasi Google form, dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Penilaian efektivitas dalam penelitian ini memakai indikator kepuasan dan pemahaman siswa dalam pelaksanaan pembelajaran online. Dari indikator kepuasan didapatkan hasil 37,9% merasa cukup puas, 27,7% menjawab puas, dan 7,6% menjawab sangat puas, dan hanya 25,8% menjawab kurang puas dan 6,1% menjawab sangat tidak puas. Dilihat dari indikator pemahaman siswa bahwa, 43,9% menyatakan setuju dengan pernyataan bahwa pembelajaran daring mudah untuk dimengerti, dan 13,6% menjawab sangat setuju. Disisi lain sebanyak 33,3% menyatakan tidak setuju dan sebanyak 9,1% menyatakan sangat tidak setuju. Untuk permasalahan yang dihadapi siswa , 68,2% menjawab kendala quota untuk internet dan 22,7% menjawab permasalahan sinyal atau koneksi internet yang buruk. Jadi dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran online dengan sistem daring di SMK TI Bali Global Denpasar berjalan dengan cukup efektif. Namun demikian perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran harus terus dilakukan dan poin yang menjadi permasalahan siswa harus dicari solusinya, sehingga efektivitas pembelajaran menjadi semakin lebih baik kedepannya.
Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Berbantuan Telegram Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kadek Suryati; Evi Dwi Krisna
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.479-485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika mahasiswa setelah diberikan pembelajaran matematika realistik berbantuan telegram. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang melibatkan subyek sebanyak 30 mahasiswa jurusan teknik informatika STMIK STIKOM Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Teknik yang digunakan untuk analisis data adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran matematika realistik berbantuan telegram mampu meningkatkan hasil belajar matematika mahasiswa. Ini terlihat dari rata-rata skor hasil belajar mengalami peningkatan tiap siklusnya. Pada tahap prasiklus rata-rata hasil belajar matematika yaitu 63,56 mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 11,59% menjadi 70,93. Meningkat kembali sebesar 7,71% dengan rata-rata 76,40 pada siklus ke II. Untuk ketuntasan belajar matematika pada prasiklus yaitu 46,66%, meningkat pada siklus I menjadi 56,66% dan siklus II mengalami peningkatan kembali sebesar 70%. Respon mahasiswa menunjukkan ? 65 %. Sehingga pembelajaran dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) berbantuan telegram dapat di kategorikan membantu mahasiswa untuk meningkatkan hasil belajar matematikanya. 
Efektivitas Pembelajaran Offline Pada Mata Kuliah Matematika Pasca Pandemi Evi dwi krisna
PendIPA Journal of Science Education Vol 7 No 2 (2023): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.7.2.201-207

Abstract

[The Effectiveness of Offline Learning Post Pandemic in Mathematics Courses]. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of the post-pandemic offline learning model at INSTKI in mathematics courses. This research is a descriptive qualitative research, where the population is all INSTIKI students who receive mathematics courses using the post-pandemic offline learning model. There were 60 INSTIKI students as a sample of research subjects, who were selected by cluster random sampling. Full offline learning is carried out by research subjects face-to-face with lecturers in class. Questionnaires were distributed for data collection via google form media, and analyzed with descriptive statistics. Evaluation of the effectiveness of re-implementing offline learning is seen from the aspects of satisfaction and understanding of the material being taught. From the aspect of satisfaction, the return to implementation of this offline learning model had a positive impact, as seen from 81.67% answering very satisfied, 11.67% satisfied, and 5.00% feeling quite satisfied. Only 1.67% felt dissatisfied and no one felt very dissatisfied. From the aspect of understanding the material being taught, it also shows good results with the return of offline learning. 63.33% answered that it was easy, even 18.33% answered very easily, and 15.00% answered that it was quite easy to understand. Only 3.33% found it difficult, and no one answered that it was very difficult to understand the material being taught with this offline learning. So it can be concluded that the return of post-pandemic offline learning is effective,when evaluated from the aspect of satisfaction and understanding.  
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN MATEMATIKA PADA MAHASISWA INSTIKI BALI: ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECEMASAN MATEMATIKA PADA MAHASISWA INSTIKI BALI Krisna, Evi Dwi; Suryati, Ni Kadek
PendIPA Journal of Science Education Vol 8 No 2 (2024): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.8.2.307-315

Abstract

[Analysis Of Factors Causing Mathematics Anxiety In Instiki Bali Students]. The aim of this research is to determine and explain the factors that cause anxiety about learning mathematics at INSTIKI. This research is descriptive with a qualitative approach. The subjects of this research were INSTIKI Bali students. Research data was collected using questionnaires and interviews. The research results show that the anxiety learning mathematics experienced by INSTIKI Bali students is categorized into three groups, there are students with high, medium and low learning outcomes. Factors that cause anxiety about studying mathematics in the high learning outcomes category are intellectual factors including confusion with the material, personality and environmental factors in the form of being stressed during learning due to lack of understanding of explanations but being embarrassed to ask questions, and other factors, namely fear if the grades do not match expectations. The moderate learning outcome category is caused by intellectual factors in the form of lack of ability to learn mathematics, personality factors include lack of self-confidence, and environmental factors include fear of not being able to answer questions that are suddenly given and fear of not being able to solve problems in front of the class. The anxiety factors causing the category of low learning outcomes are intellectual factors in the form of a lack of understanding of mathematics and anxiety during exams, personality factors including of lack of self-confidence, and environmental factors including fear of learning in class and feeling monitored and intimidated by class conditions during learning. Keyword: learning anxiety, mathematics, factor analysis
Gambaran Pengetahuan Mitigasi Gunung Api pada Anak-Anak Panti Asuhan Darul Alfalah Denpasar Provinsi Bali Maharani, Nia; Krisna, Evi Dwi
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.694-700

Abstract

This study is a continuation of the community services activities of the author and the Community Service (PKM) team in 2022 at same location mamely the Darul Alfalah Orphanage Pemogan Village Denpasar District, South Denpasar District. The activty included socialization of earthquake and their mitigation qmd finding out how much knowledge the orphanage children had about earthquakes and their mitigation (Maharani, 2022). This study focus on volcanic mitigation in orphanages with orphanage children as respondents. The questionnaire contained queastions about the efforts taken before during and after the volcanic eruption. The results of questionnaire showed the orphaange children still lacked knowledge in efforts to minimize the dangers of volcanic eruptions.