Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GEOLOGICAL APPROACH IN ORDER TO DISTINGUISH THE PREFERENCE SOURCE OF THE RAW MATERIAL FROM THE MEGALITHIC TOMBS IN EAST SUMBA, INDONESIA Wibowo, Unggul Prasetyo; Handini, Retno; Simanjuntak, Truman; Sofian, Harry Octavianus; Maulana, Sandy
AMERTA Vol. 36 No. 2 (2018)
Publisher : Penerbit BRIN (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Pulau Sumba sudah lama dikenal dengan tradisi makam megalitiknya yang dijumpai tersebar hampir di semua area di Sumba. Makam megalitik ini dibangun dari potongan-potongan batuan berukuran besar. Berdasarkan aspek geologi, penelitian ini mencoba untuk mencari tahu  asal batuan bahan pembuat makam megalitik dan apa yang menjadi alasan untuk memilih suatu batuan untuk bahan makam megalitik. Metode yang digunakan meliputi beberapa tahap. Tahap pertama merupakan pendeskripsian sampel di lapangan. Tahap kedua, analisis geologi digunakan untuk memetakan titik-titik observasi dan singkapan batuan di lapangan. Tahap ketiga, variabel hasil pengamatan kemudian dianalisa menggunakan metode Principle Components Analysis (PCA). Empat variabel digunakan dalam penelitian ini, yaitu: variabel jarak dari sumber, variabel litologi, variabel tekstur, dan variabel tingkat kekerasan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tekstur batuan merupakan pertimbangan utama dalam memilih jenis batuan untuk bahan makam megalitik. Jarak dan tingat kekerasan batuannya juga menjadi alasan penting lainnya dalam mengambil bahan material untuk makam megalitik terlepas apapun jenis batunya. Secara geologi bahan batuan berasal dari batugamping Formasi Kaliangga dan batupasir Formasi Kananggar.  Kata kunci: Makam megalitik, Sumba Timur, Bahan baku, Geologi   Abstract. Sumba is well known for its megalithic tradition, surviving evidence for which can be observed throughout the island in the form of tombs built from enormous stone slabs. The current study is aimed at identifying the sources of the raw material used to manufacture megalithic tombs and factors underlying the choice of raw material based on geological properties. We report the results of our field observations and geological analyses, including mapping of megalithic tomb sites and geological outcrops. Concerning the latter, field-datasets were analysed using a Principle Components Analysis (PCA). Based on a sample of 11 megalithic tombs from several different locations, four variables were employed to distinguish the preferred source of the raw material used in tomb construction: 1) distance from the source; 2) lithology; 3) rock texture; and 4) rock hardness. Analytical results indicate that raw material texture was the key factor in the construction of megalithic tombs, followed by distance from source and hardness of the stone selected for making this structures. Finally, we establish that raw materials used for constructing sampled megalithic tomb sites on Sumba included Kaliangga Formation limestone and Kananggar Formation sandstone. Keywords: Megalithic tombs, East Sumba, Raw material, Geology 
Pendidikan Baca dan Tulis Al-QurÔÇÖan Sejak Usia Dini Menjadi Wadah Tanamkan Rasa Religiusitas Pada Masyarakat Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupten Malang Asshidiqi, Muhammad Hasbi; Maulana, Sandy; Ramadhani Apm, M.Ilham; Widyaningsih, Sandy Nur
MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 3 No 1 (2024): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/marawa.v3i1.8628

Abstract

Tokoh masyarakat yang agamis di desa Sukomulyo sangat berpengaruh bagi berjalanya aktivitas keberagamaan tepatnya di daerah dusun mbakir yang letaknya berada di dataran tertinggi di desa Sukomulyo. Pengaruh tersebut dapat terjadi karena adanya kepercayaan masyarakat kepada tokoh masyarakat agamis yang dianggap berpengaruh mayoritas pernah menimba ilmu agama┬á dari berbagai macam pondok pesantren yang besar di Indonesia dengan jaminan sudah digembleng secara matang tentang ilmu agama di berbagai macam pondok pesantren tersebut.Lembaga Pendidikan Islam juga banyak berpengaruh dalam berkembagnya ilmu pengetahuan agama Islam bagi para masyarakat sekitar desa Sukomulyo sejak usia dini, karena Lembaga Pendidikan Islam merupakan wadah pertama bagi masyarakat yang masih awam dengan ilmu pengetahuan agama Islam yang merupakan bekal utama untuk menjalankan sepiritual kepada Sang Khalik. Adanya belasan jumlah TPQ (Taman Pendidikan Al-QurÔÇÖan) yang berlokasikan di surau-surau atau di rumah warga yang juga merupakan tokoh masayrakat yang berpengaruh di desa menjadi cikal bakal dari wujud nyata wadah yang menjadi tempat menimba ilu agama Islam.Metode diklat, talaqqi dan tibyan dengan startegi pembelajaran yang dirancang oleh lembaga pengelola TPQ ini cukup efektif dan dikatakan berhasil, karena dengan sistem pembelajaran tersebut mengikuti dunia anak-anak usia dini yang dunia mereka adalah dunia bermain┬á