Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INFORMATION TECHNOLOGY-BASED ASSESSMENT DEVELOPMENT MODEL FOR RHYTHMIC GYMNASTICS REFEREES IN SEMARANG CITY Oktaviana, Intan; Soegiyanto, Soegiyanto; Rifai, Achmad
Journal of Physical Education and Sports Vol 9 No 1 (2020): January 2020
Publisher : Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.957 KB)

Abstract

This study aims to produce information technology-based products that can be used as a rhythmic gymnastic referee in processing the score of information technology-based rhythmic gymnastics matches in the city of Semarang. This research is research and development. The subject of this research is the rhythmic gymnastic referee in the city of Semarang. Data collection is done by interview survey techniques, documentation studies, and observations. The data obtained were analyzed using qualitative methods. This research produces a product in the form of a rhythmic gymnastics competition assessment application, which is a website with the address www.rhythmicgymnasticswimilia.com which can be accessed by rhythmic gymnastics referees using a smartphone or laptop. A validity test conducted by experts produces a value of 95%. This value shows that the information technology-based rhythmic gymnastics assessment model is in the very good category. So it can be concluded that the rhythmic gymnastics assessment model based on information technology can be applied in the evaluation of rhythmic gymnastics competitions.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Penyalahangunaan Narkotika Yang Dilakukan Narapidana Dari Lembaga Pemasyarakatan Oktaviana, Intan; Maharani , Ledina; Munawaroh , Siti; Hasan, Zainudin
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 10 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius terhadap stabilitas sosial dan keamanan negara, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh narapidana, dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi, kebijakan, prosedur penegakan hukum, dan upaya pencegahan. Isu yang dibahas mencakup sistem pengawasan dan pengendalian, peran petugas lembaga pemasyarakatan, serta efektivitas langkah-langkah yang diterapkan. Metode penelitian melibatkan observasi langsung, survei, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan perlunya perbaikan dalam sistem pengawasan, pelatihan dan integritas petugas, serta peningkatan kerjasama antara lembaga. Selain itu, pengembangan program rehabilitasi dan konseling sangat penting untuk mendukung pemulihan narapidana dan mencegah penyalahgunaan yang berulang, sehingga menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman dan rehabilitatif.
Pemanfaatan Bambu sebagai Tong Sampah Ramah Lingkungan dalam Program KKN di Desa Alue Panyang Kabupaten Aceh Barat Warahma, Mawahda; Rahmatulah, Rahmatulah; Nedi, Johan; Oktaviana, Intan; Rauzana, Rauzana; Atijah, Atijah; Sari, Rici Nurmila; Marbun, Sahji Raini; Uchra, Muhammad Izra
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v3i1.415

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan desa. Salah satu program utama yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Teuku Umar di Desa Alue Panyang, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat adalah pembuatan tong sampah dari bambu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan sarana kebersihan yang ramah lingkungan, memanfaatkan potensi lokal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif, meliputi observasi lapangan, perencanaan program, pembuatan tong sampah, sosialisasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya serta tumbuhnya rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga fasilitas yang telah tersedia. Dengan memanfaatkan bahan lokal yang murah dan mudah diperoleh, program ini tidak hanya menghasilkan produk fisik, tetapi juga membangun kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah di tingkat desa.