Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Pembelajaran Matematika Untuk Siswa Autis Di Lingkungan Sekolah Dasar Negeri Subagyo, Roni Agus; Masruroh, Ummie; Dewi, Intan Kumala; Minsih, Minsih; Ernawati, Ernawati
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Agustus 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i2.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mndeskripsikan optimalisasi pembelajaran matematika untuk siswa autis di sekolah dasar negeri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SDN 01 Bolong Karanganyar dengan subjek penelitian terdiri dari 1 siswa autis yang berada di kelas 4, Guru kelas 4, serta 1 orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif dan analisis dokumen. Data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika yang disesuaikan dengan kebutuhan anak autis dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami konsep-konsep dasar matematika. Pendekatan yang inklusif, penggunaan berbagai strategi pembelajaran, serta peran aktif orang tua dan guru sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran anak autis.
Edukasi Pencegahan Infeksi melalui Metode Demonstrasi Cuci Tangan di Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Bonegunu Maya, Maya Sari; Dewi, Intan Kumala
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v4i2.2191

Abstract

Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan beban kesehatan global, termasuk Indonesia. Pencegahan utamanya dimulai dari praktik cuci tangan yang benar. Survei awal di wilayah kerja Puskesmas Bonegunu menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang langkah-langkah cuci tangan yang tepat masih terbatas, sehingga diperlukan intervensi edukasi yang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan disertai demonstrasi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan infeksi melalui cuci tangan yang benar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dan demonstrasi cuci tangan 6 langkah WHO. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Bonegunu pada 22 Mei 2023 dengan melibatkan 25 orang masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat persentase peningkatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan. Skor rata-rata pre-test sebesar 58,4 (kategori cukup) meningkat menjadi 86,8 (kategori baik) pada post-test. Secara persentase, terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 48,6%. Penyuluhan kesehatan yang dikombinasikan dengan demonstrasi praktik cuci tangan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan infeksi. Metode ini dapat diadopsi sebagai program edukasi berkelanjutan oleh puskesmas untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat
Penegakan Hukum Terhadap Anak Yang Menjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kota Tanjungpinang Widiyani, Heni; Dewi, Intan Kumala; Alifiantri, Deswita; Lubis, Dian Putri Patrecia; Rinaldy, Estabella; Lubis, Dara Akika Yuzani; Purnomo, Armando Tri Cahyo; Efritadewi, Ayu
Wajah Hukum Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/wjh.v8i1.1349

Abstract

Children are buds, as well as the next generation of young people who have special positions, characteristics and dispositions that ensure the continuity of the nation's existence in the future. Protection efforts are needed to realize children's welfare by distributing guarantees for the fulfillment of their rights and treatment without discrimination. This study aims to describe how legal protection for children as victims of trafficking is based on Law No. 35 of 2014 concerning Child Protection and how sanctions are imposed on perpetrators of child trafficking crimes. The research method used in this study is normative juridical research. The results of this study show the legal protection of children as victims of trafficking based on Law No. 35 of 2014 concerning Child Protection and dignity, and recognition of human rights owned by children. Not only that, sanctions against child trafficking offenders are regulated in Law No. 21 of 2007 concerning the Eradication of Trafficking in Persons.
Pengaruh Pemberian Kompres Ice Gel untuk Menurunkan Nyeri Saat Pemasangan Infus di Ruang Perawatan Anak RSUD dr La Palaloi Ilahi, Wahyu; Astuti, Fitri Diana; Sholihah, Wardatus; Sari, Maya; Dewi, Intan Kumala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6542

Abstract

Prosedur pemasangan kateter intravena merupakan sumber nyeri dan ketakutan utama pada pasien anak di rumah sakit. Nyeri yang tidak terkelola dapat menyebabkan kecemasan, fobia jarum, dan perilaku tidak kooperatif. Intervensi non-farmakologis seperti aplikasi dingin direkomendasikan sebagai komponen penting dalam perawatan atraumatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi kompres ice gel dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien anak selama prosedur pemasangan kateter intravena. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 18 pasien anak usia 4 bulan hingga 18 tahun di Ruang Anak RSUD dr. La Palaloi yang dipilih dengan teknik total sampling. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen yang sesuai usia (FLACC, Wong-Baker, atau NRS). Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal (Uji Shapiro-Wilk, p<0.05). Terdapat penurunan skor nyeri yang signifikan setelah pemberian ice gel. Rerata skor nyeri turun dari 7.24 (SD=2.33) kategori berat menjadi 4.12 (SD=1.86) kategori sedang (p=0.001). Analisis per kelompok usia menunjukkan efektivitas terbaik pada anak usia 4-12 tahun. Selain itu, observasi kualitatif menunjukkan penurunan durasi menangis anak dan peningkatan kepuasan orang tua setelah intervensi. Aplikasi ice gel terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan nyeri prosedural pemasangan infus pada anak. Intervensi ini layak diimplementasikan sebagai bagian dari protokol standar perawatan untuk meningkatkan kenyamanan, mengurangi distress, dan mewujudkan prinsip atraumatic care di ruang rawat anak.