Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Peran Penting Generasi Z Menuju Indonesia Emas 2045 Bagi Siswa-siswi SMK Swasta Karya Jaya Tanjung Morawa Panjaitan, Joel; Pakpahan, Arnold; Anwar Syahputra, Syofyan; Sirait, Regina; Fitriani, Ayu; Simanullang, Abdi Raih; Putri, Femmy Armaya
Karya Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Juni
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70344/karyaunggul.v3i2.219

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi, memotivasi serta mengembangkan wawasan para Siswa-siswi SMK Swasta Karya Jaya Tanjung Morawa tentang peran penting generasi Z menuju Indonesia Emas. Dan diharapkan melalui kegiatan ini peserta mulai mempersiapkan diri dalam menyonsong Indonesia Emas 2045. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah memberikan ceramah yang memuat langkah-langkah bagaimana mempersiapkan diri untuk menyonsong Indonesia Emas 2045. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diketahui bahwa tingkat pemahaman peserta semakin meningkat. Hal ini dilihat dari hasil kusioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Berdasarkan hasil kuisioner diperoleh bahwa pemahaman peserta tentang Bonus Demografi & Indonesia Emas 2045 mengalami peningkatan. Sebelum mengikuti kegiatan pelatihan nilai rata-rata adalah 40, namun setelah mengikuti kegiatan nilai rata-rata menjadi 80, maka persentase peningkatan sebesar 100%. Pemahaman peserta tentang Peran Generasi Z dalam menyonsong Indonesia Emas 2045 juga mengalami peningkatan. Sebelum mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan nilai rata-rata adalah 50, namun setelah mengikuti kegiatan nilai rata-rata menjadi 75, maka persentase peningkatan sebesar 50%. Pemahaman peserta tentang tentang langkah-langkah dan kesiapan dalam menyonsong Indonesia Emas 2045 juga mengalami peningkatan. Sebelum mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan nilai rata-rata adalah 50, namun setelah mengikuti kegiatan nilai rata-rata menjadi 90, maka persentase peningkatan sebesar 80%. Setelah pelaksanaan pelatihan dilakukan, terlihat peningkatan pengetahuan para peserta secara signifikan. Setelah pelaksanaan pelatihan dilakukan, terlihat peningkatan pengetahuan para peserta secara signifikan. Para peserta juga sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Hal ini dilihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan oleh peserta kepada pemateri.
Thematic Community Service Collaboration (TCSC) Pemasangan Peralatan Otomasi Kelistrikan di Gedung SMA Muhammadiyah 2, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan Suprianto; Fadlan Siregar, Muhammad; Trisna Frianto, Herri; Sumantri, Ahmad; Harianto, Budi; Intan Zarina binti Raja Zaki Hashim, Raja; Anwar Syahputra, Syofyan; Permata Bunda, Yola; Romi Nasution, Muhammad
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.198

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat TCSC yang dilaksanankan di Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Medan dilakukan dengan tujuan untuk penghematan pemakaian energi listrik dan kemudahan dalam mengendalikan peralatan listrik dari jarak dekat dan jarak jauh menggunakan aplikasi di handphone android. Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah mengimplementasikan peralatan otomasi kelistrikan dengan melakukan pemasangan peralatan otomasi dan menginstalasi ulang kelistrikan gedung sesuai dengan yang direncanakan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah metode eksperimen dengan membuat prototype sederhana yang representatif, setelah itu melaksanakan metode pengujian untuk mengetahui tingkat kelayakan peralatan otomasi yang diimplementasikan di gedung sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan adalah mengimplementasikan peralatan otomasi dengan cara memasang peralatan otomasi pada gedung sekolah yang disesuaikan dengan kondisi gedung dan instalasi yang sudah terpasang. Pengujian dan cara penggunaan peralatan otomasi dari jarak jauh dan jarak dekat menggunakan handphone android dilaksanakan dan dipresentasikan di depan kepala sekolah, pemilik yayasan, guru-guru dan teknisi. Hasil kegiatan adalah terpasangnya peralatan otomasi kelistrikan dan cctv IoT di sekolah dan secara umum pemasangan peralatan otomasi secara efektif mengatasi pemborosan penggunaan energy listrik dengan memonitoring dan mengendalikan keaktifan beban listrik menggunakan Internet of Things.
Analysis of the Influence of Soil Resistance on the Substation Grid Grounding System Fitriani, Ayu; Anwar Syahputra, Syofyan; Hidayat, Jhoni
Emitor: Jurnal Teknik Elektro Vol 24, No 3: November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/emitor.v24i3.4136

Abstract

The grounding system is one of the security systems in substations to channel excess voltage caused by lightning strikes that occur at substations, as well as electrical equipment. To design a grounding system, several factors must be considered, including the type of soil, the configuration of the grounding system, the resistivity of the soil, and the condition of the surrounding environment. This research aims to determine the safe limit in the substation grounding system which is influenced by the type of soil in the emergence of touch voltage and step voltage which can be dangerous to humans. The method used is simulation with the Finite Element Method (FEM). The overall result is that with variations in area and soil type, the highest resistance values and touch and step stress values are found in rocky soil types. The touch and step voltage values are within safe limits and do not harm humans, namely in swampy soil where the actual touch voltage value is smaller than the permitted touch voltage value. For the actual touch voltage on rocky soil and wet soil, the actual touch voltage value is greater than the actual touch voltage value, this is within the unsafe limit and can be dangerous to humans. The actual step stress value also results in the actual step stress value being smaller than the permitted step stress value, this is included in safe conditions, and for rocky and wet soil types the actual step stress value is greater than the permitted step stress value, this is included in the condition unsafe and can harm humans.
Analisis Potensi dan Perancangan Sistem Hybrid PV/Wind Untuk Motor Board di Perlis, Malaysia Juliangga, Reza; Ikhwan Fahmi, Muhammad; Anwar Syahputra, Syofyan; Fadlan Siregar, Muhammad
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1214

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi iradiasi matahari, temperatur, dan kecepatan angin sebagai sumber energi untuk sistem hybrid photovoltaic (PV)/wind powered motor board di Perlis, Malaysia. Data dikumpulkan selama periode Agustus hingga Desember 2018 di Centre of Excellence for Renewable Energy (CERE), Universiti Malaysia Perlis. Hasil menunjukkan bahwa iradiasi matahari rata-rata harian adalah 371,97 W/m² dengan temperatur rata-rata 28,06°C, mengindikasikan potensi yang baik untuk pembangkit PV. Namun, kecepatan angin rata-rata hanya 1,05 m/s yang tergolong sangat rendah. Simulasi menggunakan PSpice untuk modul PV 12V 3W menghasilkan error dibawah 10% dibandingkan datasheet. Perancangan optimal sistem menggunakan 17 modul PV, 1 turbin angin, charge controller 6,38A, dan 17 baterai 12V 1,2Ah untuk mensuplai beban motor DC 10W yang beroperasi 24 jam. Prototype sistem berhasil dibuat dengan monitoring berbasis mikrokontroler ATmega8535. Hasil pengujian menunjukkan output tegangan PV berkisar 13,42-19,61V dengan arus 0,05-0,4A pada iradiasi 107,5-893,6 W/m².   This study analyzes the potential of solar irradiation, temperature, and wind speed as energy sources for a hybrid photovoltaic (PV)/wind powered motor board system in Perlis, Malaysia. Data were collected during the period from August to December 2018 at the Centre of Excellence for Renewable Energy (CERE), Universiti Malaysia Perlis. The results show that the average daily solar irradiation was 371.97 W/m² with an average temperature of 28.06°C, indicating good potential for PV generation. However, the average wind speed was only 1.05 m/s, which is classified as very low. Simulation using PSpice for a 12V 3W PV module produced an error of less than 10% compared to the datasheet. The optimal system design utilizes 17 PV modules, 1 wind turbine, a 6.38A charge controller, and 17 12V 1.2Ah batteries to supply a 10W DC motor load operating 24 hours. A prototype system was successfully built with monitoring based on an ATmega8535 microcontroller. Test results showed that the PV output voltage ranged from 13.42-19.61V with a current of 0.05-0.4A at irradiation levels of 107.5-893.6 W/m².