Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Mobilitas Pesepeda Sebagai Bagian Transportasi Berkelanjutan di Jalan Slamet Riyadi, Kota Surakarta Indirwati, Dayu Puspa; Agustin, Tuti; Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.3148

Abstract

Pada penelitian ini diambil ruas jalan Slamet Riyadi yang merupakan salah satu kawasan padat di kota Solo. Penelitian tentang mobilitas transportasi berkelanjutan, terutama sepeda, sangat penting untuk dipelajari karena sifat dan potensinya dalam mendukung lingkungan yang lebih berkelanjutan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan terhadap transportasi berkelanjutan dan meningkatkan penggunaan transportasi berkelanjutan terutama sepeda. Faktor ekonomi penting dalam mendukung penggunaan sepeda. Faktor sosial menegaskan bahwa infrastruktur yang terawat dan aksesibilitas berperan krusial. Faktor lingkungan menunjukkan bahwa perhatian terhadap isu lingkungan dan infrastruktur yang baik mendukung penggunaan sepeda, mengurangi jejak karbon dan polusi, serta melindungi kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan melakukan uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, sebesar 95,22% faktor-faktor transportasi berkelanjutan dapat dijelaskan oleh ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Analisis Kinerja Lalu Lintas Akibat Hambatan Samping Jalan Amanda, Chaerunnisa Tita; Agustin, Tuti; Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.3149

Abstract

Tata guna lahan dengan arus lalu lintas yang cukup tinggi seringkali menyebabkan kepadatan arus lalu lintas terutama pada jam – jam sibuk. Pada penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja ruas jalan Kapten Mulyadi Kota Surakarta dan mencari hambatan samping yang secara signifikan mempengaruhi kecepatan kendaraan pada saat weekdays dan weekends. Data yang digunakan yaitu geometri jalan, arus lalu lintas, kecepatan kendaraan, dan hambatan samping. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan kinerja lalu lintas menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) dan dilakukan analisis regresi linier untuk mengetahui hambatan samping yang secara signifikan mempengaruhi kecepatan kendaraan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis kinerja ruas Jalan Kapten Mulyadi menggunakan PKJI 2023 menunjukkan kinerja yang masih baik, dengan nilai derajat kejenuhan tidak lebih dari 0,83. Berdasarkan hasil analisis regresi, pada hasil nilai p didapatkan hambatan samping yang secara signifikan mempengaruhi kecepatan kendaraan pada jalan Kapten Mulyadi yaitu kendaraan keluar-masuk.
Prediksi Klasifikasi Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Surakarta dengan Menggunakan Metode Regresi Logistik Multinomial Fauzan, Brilian Lucky; Agustin, Tuti; Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.3159

Abstract

Kecelakaan lalu lintas adalah sebuah permasalahan dalam bidang transportasi yang membutuhkan perhatian khusus. Untuk menurunkan frekuensi kecelakaan, khususnya di Kota Surakarta yang menjadi fokus penelitian ini, sangat penting untuk mengkaji klasifikasi kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model klasifikasi kecelakaan di Kota Surakarta dengan menggunakan regresi logistik multinomial, sebuah metode dalam machine learning. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah klasifikasi kecelakaan, tipe tabrakan, kondisi cahaya, cuaca, fungsi jalan, kelas jalan, kondisi geometrik jalan, kondisi permukaan jalan, dan kemiringan jalan. Data kecelakaan yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tahun 2018 hingga 2022. Berdasarkan temuan dari penelitian ini, terdapat enam variabel yang secara signifikan memengaruhi peningkatan klasifikasi kecelakaan menjadi kecelakaan berat dan empat variabel yang secara signifikan memengaruhi peningkatan klasifikasi kecelakaan menjadi kecelakaan sedang. Meskipun akurasi model mencapai 72%, model yang dihasilkan masih perlu ditingkatkan dalam hal klasifikasi pada kelas minoritas. Penelitian di masa depan diharapkan dapat menangani data yang tidak seimbang sebagaimana yang terjadi dalam penelitian ini agar dapat memperbaiki kinerja model yang dihasilkan.
ANALISIS POTENSI DEMAND, ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) BATIK SOLO TRANS (BST) KORIDOR 6 PADA SEKOLAH Yulianto, Budi; Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah; Mardi G.R.S., Wennya Ajeng
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.70171

Abstract

Transportasi umum merupakan transportasi yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat pada suatu kota dengan dikenakannya tarif untuk menggunakan transportasi umum, oleh karena itu, pada penelitian ini kami melakukan penelitian terhadap potensi demand, Ability to Pay (ATP) atau kemampuan untuk membayar tarif, dan Willingness to Pay (WTP) atau kesediaan untuk membayar tarif pada bus Batik Solo Trans (BST) pada rute pelayanan koridor 6 di kota Surakarta, yang bertujuan untuk mengetahui potensi permintaan penumpang BST koridor 6 dan juga desain tarif yang sesuai pada penumpang dan calon penumpang BST koridor 6. Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap pelajar yang dilakukan di sekolahsekolah yang dilalui oleh BST koridor 6. Hasil analisis dari survei yang dilakukan didapatkan nilai potensi demand dari BST koridor 6 sebesar 3067 orang yang merupakan 64% dari total populasi pelajar sekolah pada rute BST koridor 6. Nilai ATP dan WTP yang diperoleh dari analisis berdasarkan hasil survei berturut-turut sebesar Rp 466,57 dan Rp 2.384,00.
Analisis Potensi Demand, Ability to Pay (ATP), dan Willingness to Pay (WTP) Batik Solo Trans (BST) Koridor 6 pada Sektor Instansi Swasta Yulianto, Budi; Mahmudah, Amirotul Musthofiah Hidayah; Ryshaldo, Marthalena Poetra
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.66572

Abstract

Kota Surakarta termasuk salah satu kota yang sedang gencar mengembangkan sektor transportasi umum demi menunjang perpindahan masyarakat. Batik Solo Trans (BST) menjadi alternatif Pemerintah Kota Surakarta dalam penyediaan layanan angkutan umum bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah potensi demand, nilai ATP dan WTP, serta desain tarif dari BST koridor 6 pada sektor instansi swasta. Penelitian ini menggunakan data berupa data primer dan sekunder. Data primer berasal dari hasil survei kuesioner yang dibagikan kepada pegawai instansi swasta. Data sekunder berasal dari beberapa sumber yang telah tersedia, seperti jadwal dan rute operasional BST dari PT BST dan TGM Kota Surakarta, serta jumlah populasi pegawai dari tiap instansi swasta yang disurvei. Total jumlah populasi pegawai instansi swasta yang diperoleh selama penelitian adalah sebanyak 714 orang. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, diperoleh jumlah potensi demand sebanyak 514 orang dengan distribusi 150 orang sudah menggunakan BST dan 364 orang akan menggunakan BST. Selain itu, diperoleh nilai ATP sebesar Rp6.868.67 dan nilai WTP sebesar Rp2.996,94. Desain tarif yang diperoleh memiliki nilai ATP yang lebih dari tarif sebelumnya dan nilai WTP sehingga dapat dikatakan pegawai swasta masih memiliki kemampuan untuk membayar tarif BST sebelumnya.