Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Psikologi Prima

PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN SEKSUAL SISWA KELAS IPS 1 SMA NEGERI 6 BINJAI TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011 Haposan Lumbantoruan
Psikologi Prima Vol. 4 No. 2 (2021): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v4i2.2254

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap pengetahuan seksual siswa remaja di SMA Negeri 6 Binjai.Berdasarkan kajian teori terdapat perbedaan pengaruh tentang seksual pada saat sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi pada siswa kelas IPS 1 SMA Negeri 6 Binjai Tahun Ajaran 2010 / 2011”.Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, tehnik Analisis Varians 1 Jalur, yakni pre test dan post test. Siswa yang tidak diberikan pre testdiberikan kode A1 dan yang diberi pos test diberi kode A2. Sedangkan variable yang akan diukur atau variable terikatnya adalah pengetahuan seksual.Sampelnya 127 orang, hasil Analisis Varians 1 Jalur, maka diperoleh hasil sebagai berikut : a)Terdapat perbedaan pengetahuan seksual yang sangat signifikan antar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi tentang seksual dengan Anava F = 117,914 dengan koefisien signifikan 0,000 artinya nilai signifikan yang diperoleh lebih kecil dari 0,010. Ada perbedaan pengetahuan seksual antar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi tentang seksual, diterima.b)Diketahui bahwa setelah diberi layanan informasi tentang seksual memiliki pengetahuan seksual yang lebih tinggi dengan nilai rata-rata 144,688 dibandingkan dengan sebelum diberikan layanan informasi tentang seksual dengan nilai rata-rata 109,288. Ini berarti layanan informasi yang dilakukan peneliti memberikan pengaruh yang sangat berarti bagi remaja dalam memahami segala hal yang berkaitan dengan seksual. c)Bahwa para siswa SMA Negeri 6 Binjai , yang sedang duduk di tahun ajaran 2010 / 2011 memiliki pengetahuan seksual pada kategori tinggi, sebab mean empiric (128,9889) selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik (110) melebihi nilai SD yakni 23,521.
Literatur Review: Resiliensi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasca Pandemi Covid-19 Johanna, Petra; Tarigan, Beby Astri; Sitorus, Friyanka H.D; Lumbantoruan, Haposan
Psikologi Prima Vol. 6 No. 1 (2023): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v6i1.3490

Abstract

The purpose of this study is to review that resilience consisting of seven factors, namely emotion regulation, impulse control, optimism, causal analysis, empathy, self-efficacy, and reaching out, is very important to improve the quality of life of post-pandemic Indonesian people, who experienced trauma during the Covid-19 pandemic. This research methodology uses a literature review through analysis of theories from journals and books, articles, and other sources related to the focus of research. The results of this literature research state that humans experiencing physiological and psychological suffering during the Covid-19 pandemic are able to maintain and improve their quality of life, called resilience. Reivich and Shatte (2002) stated resilience is the ability to control pressure, adversity, or trauma by making healthy and productive responses in daily life. When individuals, families, communities and communities and nations have resilient and have a healthy quality of life, then the nation recovers and becomes strong again.
Literatur Review: Resiliensi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasca Pandemi Covid-19 Johanna, Petra; Tarigan, Beby Astri; Sitorus, Friyanka H.D; Lumbantoruan, Haposan
Psikologi Prima Vol. 6 No. 1 (2023): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v6i1.3490

Abstract

The purpose of this study is to review that resilience consisting of seven factors, namely emotion regulation, impulse control, optimism, causal analysis, empathy, self-efficacy, and reaching out, is very important to improve the quality of life of post-pandemic Indonesian people, who experienced trauma during the Covid-19 pandemic. This research methodology uses a literature review through analysis of theories from journals and books, articles, and other sources related to the focus of research. The results of this literature research state that humans experiencing physiological and psychological suffering during the Covid-19 pandemic are able to maintain and improve their quality of life, called resilience. Reivich and Shatte (2002) stated resilience is the ability to control pressure, adversity, or trauma by making healthy and productive responses in daily life. When individuals, families, communities and communities and nations have resilient and have a healthy quality of life, then the nation recovers and becomes strong again.
PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN SEKSUAL SISWA KELAS IPS 1 SMA NEGERI 6 BINJAI TAHUN PEMBELAJARAN 2010/2011 Lumbantoruan, Haposan
Psikologi Prima Vol. 4 No. 2 (2021): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v4i2.2254

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap pengetahuan seksual siswa remaja di SMA Negeri 6 Binjai.Berdasarkan kajian teori terdapat perbedaan pengaruh tentang seksual pada saat sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi pada siswa kelas IPS 1 SMA Negeri 6 Binjai Tahun Ajaran 2010 / 2011”.Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, tehnik Analisis Varians 1 Jalur, yakni pre test dan post test. Siswa yang tidak diberikan pre testdiberikan kode A1 dan yang diberi pos test diberi kode A2. Sedangkan variable yang akan diukur atau variable terikatnya adalah pengetahuan seksual.Sampelnya 127 orang, hasil Analisis Varians 1 Jalur, maka diperoleh hasil sebagai berikut : a)Terdapat perbedaan pengetahuan seksual yang sangat signifikan antar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi tentang seksual dengan Anava F = 117,914 dengan koefisien signifikan 0,000 artinya nilai signifikan yang diperoleh lebih kecil dari 0,010. Ada perbedaan pengetahuan seksual antar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi tentang seksual, diterima.b)Diketahui bahwa setelah diberi layanan informasi tentang seksual memiliki pengetahuan seksual yang lebih tinggi dengan nilai rata-rata 144,688 dibandingkan dengan sebelum diberikan layanan informasi tentang seksual dengan nilai rata-rata 109,288. Ini berarti layanan informasi yang dilakukan peneliti memberikan pengaruh yang sangat berarti bagi remaja dalam memahami segala hal yang berkaitan dengan seksual. c)Bahwa para siswa SMA Negeri 6 Binjai , yang sedang duduk di tahun ajaran 2010 / 2011 memiliki pengetahuan seksual pada kategori tinggi, sebab mean empiric (128,9889) selisihnya dengan nilai rata-rata hipotetik (110) melebihi nilai SD yakni 23,521.