Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan lkm berbasis inquiry untuk mengoptimalkan kemampuan penalaran adaptif Yenni Yenni; Eka Rachma Kurniasi
Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v4i2.3201

Abstract

Kemampuan penalaran adaptif adalah salah satu unsur penting dalam menunjang keberhasilan mahasiswa untuk mencapai hasil belajar maksimal pada mata kuliah teori bilangan. Unsur ini berperan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran suatu pernyataan, menarik kesimpulan dari suatu pernyataan dan memeriksa kesahihan suatu argument. Agar dapat mengoptimalkan kemampuan ini, peneliti menyusun lembar kerja mahasiswa(LKM) berbasis Inquiry. LKM yang dilengkapi dengan langkah langkah Inquiry membuat mahasiswa aktiv berlatih mengikuti perintah dan urutan yang tertera pada LKM. Dengan sering berlatih mengisi LKM dan kewajiban mengkomunikasin hasil, kemampuan adaptif mahasiswa dapat terlatih dan pada akhirnya membantu mahasiswa meraih hasil maksimal pada belajar teori bilanganDevelopment of inquiry-based student worksheets to optimize adaptive reasoning abilitiesThe aim of this study is to produce Student Worksheets that can optimizing the ability of adaptive reasoning. The method used is development research. Adaptive reasoning ability is the focus of research because it is one of the important elements in supporting students' success in achieving maximum learning outcomes in number theory courses. This element has a role to improve the ability of students to provide reasons or evidence of the truth of a statement, draw conclusions from a statement and examine the validity of an argument. In order to optimizing this ability, researchers compiled Inquiry-based student worksheets. Student worksheet that are equipped with Inquiry steps make active students practice following the orders and sequences listed on the student worksheet. By often practicing questions that are indicators of adaptive reasoning, filling in student worksheets and the obligation to communicate results, adaptive abilities of students can be trained and ultimately help students achieve maximum results in learning number theory. Thus, number theory student worksheets compiled with inquiry are effective in optimizing adaptive reasoning abilities
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS MAHASISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN TINGGI, SEDANG, RENDAH Eka Rachma Kurniasi; Intan Juwita
Edutainment Vol 7 No 1 (2019): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.524 KB) | DOI: 10.35438/e.v7i1.160

Abstract

Latar belakang penelitian adalah pentingnya kemampuan pemahaman konsep matematis dalam pembelajaran matematika di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep matematis yang ditinjau dari kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Adapun subjek penelitian berjumlah 10 orang yang merupakan mahasiswa dari program studi pendidikan matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis pada mata kuliah Teori Bilangan. Hasil yang didapatkan pada mahasiswa kemampuan tinggi adalah mahasiswa dapat menjawab semua soal pemahaman konsep matematis dan hanya ada satu orang yang tidak lengkap jawabannya pada soal nomor 3, pada soal pembuktian dengan induksi matematika dengan indikator menggunakan konsep atau definisi untuk menyelesaikan masalah, dan pada soal nomor 4 pada soal pembuktian dengan induksi matematika pola bilangan prima dengan indikator menggunakan definisi atau konsep untuk menyelesaikan masalah yang lebih luas. Pada mahasiswa kemampuan sedang soal nomor 1, 2, 3 dengan indikator soal nomor 1 dan 2 memberikan contoh dan non-contoh dapat terjawab dengan baik dan soal nomor 4 dua orang responden menjawab tetapi salah prosedur pengerjaan dan dua orang tidak menjawab. Pada mahasiswa kemampuan rendah soal nomor 1, 2 dan 3 dapat dijawab dengan benar dan di soal nomor 4 semua responden mengosongkan jawaban.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbantuan Videoscribe Pada Mata Pelajaran IPS Materi Kegiatan Ekonomi Kelas IV SD Negeri 7 Bakam Merlina; Eka Rachma Kurniasi; Hevitria
JBES (Journal Basic Education Skills) Vol 1 No 1 (2023): JBES (Journal Basic Education Skills)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/jbes.v1i1.45

Abstract

The lack of use of instructional media and the failure to integrate learning media materials into students' daily lives became the driving force for this research. The purpose of this study was to determine the validity and applicability of video scribe assisted learning films for economic activity content. Research and development (R&D) is the methodology used, and the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation and evaluation) is used. By using quantitative and qualitative descriptive data, the collected data was analyzed. Interview sheets, test kits, and questionnaires or questionnaires are used as data collection procedures and tools. Grade IV students at SD Negeri 7 Bakam became research participants. This research produces learning video materials that are "very valid and practical" using videoscribe. This can be seen from the findings of 85% validation by linguists, 77.7% by media experts, and 95.7% by material experts. In addition, the results of the student response survey used to assess the usefulness of learning films in small and large courses were both 100%. With small classes having an average student score of 51.5% and large classes having an average student score of 90%, the creation of videoscribe-assisted learning videos is able to influence learning achievement results in terms of students' cognitive elements.