Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP N 3 Pamotan Pramudita, Dhiar Agnes; Supandi, Supandi; Zuhri, Muhammad Syaifuddin
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v2i1.5766

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya hasil belajar matematika pada materi pola bilangan disebabkan pembelajaran di sekolah masih menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian posttest only control designdi kelas VIII SMP N 3 Pamotan. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Random Samplingdengan sampel kelas VIII A sebagai kelas eksperimen I dikenai model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu prezi, kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol dikenai pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan soal, pretest untuk data awal dan posttest untuk hasil data akhir. Hasil penelitian menunjukan pada taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan 1) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)berbantuan prezi dan model pembelajaran konvensional, 2) hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning(PBL)berbantuan prezi lebih efektif dari model pembelajaran konvensional, 3) Kemampuan representasi matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)berbantuan prezi mencapai KKM, 4) terdapat pengaruh keaktifan siswa terhadap hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)berbantuan prezi, 5) Terdapat pengaruh keaktifan siswa menggunakan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa, 6) Terdapatketuntasan secara klasikal maupun individual yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning(PBL) berbantu prezidan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika siswa. Dengan ditunjukkan persamaan regresinya pada kelas dengan model Problem Based Learning (PBL).
Implementasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini Zuhri, Muhammad Syaifuddin; Afandi, Nur Kholik
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v6i1p35-44

Abstract

Lembaga pendidikan anak usia dini idealnya dapat memenuhi layanan kepada peserta didiknya secara utuh, layanan yang dimaksudkan adalah layanan pendidikan, pengasuhan serta gizi dan kesehatan. ketiga layanan itu diberikan dengan tujuan mengoptimalkan aspek pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia dini. Dimana pada usia ini menjadi fondasi yang penting bagi masa depan mereka. TK Nasional KPS menunjukkan sesuatu desain pembelajaran yang unik dengan menggunakan kegiatan pemberian makanan tambahan sebagai media untuk meningkatkan kemampuan kemandirian pada peserta didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang aspek kemandirian anak yang berkembang pada saat pemberian makanan tambahan. Adapun metode penelitian yang dipakai menggunakan rancangan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah kelompok B1 TK Nasional KPS, Guru, Kepala sekolah dan orangtua murid. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini diantaranya adalah lembar observasi, catatan wawancara dan dokumentasi. Adapun prosedur pengumpulan data yang dipergunakan adalah metode observasi, prosedur wawancara serta prosedur dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada 83,33% anak mampu menunjukkan kemandiriannya saat kegiatan pemberian makanan tambahan dilaksanakan.
Pelatihan Penggunaan Google Workspace for Education untuk Guru Taman Kanak-kanak di Gugus Prima Ceria Kecamatan Balikpapan Kota Hartanti, Wuri; Zuhri, Muhammad Syaifuddin; Wikaningtyas, Asih; Putri, Naufa Melati; Salehudin, Mohammad
TAFANI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): TAFANI
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tafani.v1i2.8365

Abstract

Komunitas Kelompok Kerja Guru (KKG) merupakan wadah berbagi praktik baik di antara guru-guru Taman Kanak-kanak. Komunitas ini sangat bermanfaat bagi para guru karena dapat meningkatkan skill dan kompetensi dalam hal pembelajaran. Berbagai macam kegiatan sudah dilaksanakan melalui komunitas KKG, salah satunya adalah kegiatan pelatihan penggunaan google workspace for education, yaitu pelatihan yang memanfaatkan aplikasi google untuk menunjang aktivitas guru. Pelatihan ini dilaksanakan di lingkungan KKG Prima Ceria, Kecamatan Balikpapan Kota dengan jumlah peserta 50 orang. Sebelum kegiatan pelatihan dimulai, peserta diberikan pre test untuk melihat kemampuan awal peserta, dan diperoleh hasil bahwa mayoritas guru-guru TK di lingkungan KKG Prima Ceria Kecamatan Balikpapan Kota belum menguasai fitur google workspace for education. Setelah dilaksanakannya pelatihan, guru-guru diberikan post test dan hasil menunjukkan adanya kenaikan kemampuan peserta dalam menggunakan fitur utama google workplace for education.
Penerapan Permainan Team Building untuk Meningkatkan Kerjasama Kelompok B1 di TK Nasional KPS Balikpapan Zuhri, Muhammad Syaifuddin
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal Vol 2 No 1 (2023): BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, January 2023
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.112 KB) | DOI: 10.21093/bocah.v2i1.5578

Abstract

Kerjasama menjadi faktor penting dalam aspek sosial pada pendidikan anak usia dini. Teori perkembangan sosial menjelaskan bahwa kemampuan Kerjasama merupakan indikator tertinggi dalam suatu permainan. Kondisi awal kemampuan kerjasama anak di TK Nasional KPS dapat terlihat ada 16,67% dari total keseluruhan 12 anak yang dapat menunjukkan kerjasama saat bermain di kelas. Artikel ini bertujuan memberikan alternatif dalam meningkatkan kemampuan kerjasama. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas versi Kemmis Mc Taggart dengan menggunakan media permainan Team Building. Hasilnya pada siklus I dapat meningkat menjadi 66,67% anak yang dapat bekerjasama, kemudian di siklus kedua seluruh anak (100%) dapat menunjukkan kemampuan dalam bekerjasama. Dengan kenaikan persentase pada aspek kemampuan bekerjasama anak diatas, maka dapat dikatakan bahwa kemampuan kerjasama anak kelompok B1 TK Nasional KPS Balikpapan meningkat melalui permainan Team Building.