Nurzamzam, Nurzamzam
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TANGGUNGJAWAB HUKUM PELAKU USAHA TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA PRODUK CACAT Nurzamzam, Nurzamzam; Manurung, Darwis
Borneo Law Review Vol 8, No 1 (2024): Vol 8 No 1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bolrev.v8i1.5587

Abstract

Meningkatnya persaingan usaha baik dalam bidang usaha barang dan atau jasa menjadi hal yang tidak dapat dihindarkan namun tidak sedikit Konsumen yang menjadi sasaran dari Pelaku Usaha yang tidak bertanggung jawab dan produk yang dibeli Konsumen bisa saja mengandung cacat produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk Tanggung jawab Pelaku Usaha terhadap Konsumen tentang Produk Cacat berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan upaya apa yang dapat dilakukan oleh konsumen maupun pelaku usaha jika terlibat sengketa satu sama lain. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah Konsep Normatif/Dogmatik kemudian diurai secara deskriptif. Hasil peneltian menunjukan bahwa Tanggung jawab Pelaku Usaha terhadap Konsumen tentang Produk Cacat berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen a. prinsip tanggung jawab berdasarkan unsur kesalahan/kelalaian, b. Prinsip praduga untuk selalu bertanggung jawab,c.Prinsip praduga untuk tidak selalu bertanggung jawab, d. Prinsip tanggung jawab mutlak, e. Prinsip tanggung jawan dengan pembatasan. Upaya hukum yang dapat ditempuh oleh pelaku usaha dan konsumen dalam menyelesaikan sengketa konsumen yaitu dapat melalui Lembaga yang bertugas menyelesaikan sengketa konsumen yaitu BPSK. Penyelesaian sengketa Konsumen melalui BPSK dapat diselesaikan dengan cara mediasi, konsiliasi dan Arbitrase. Jalur kedua yaitu jalur litigasi atau di pengadilan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG WAWASAN NUSANTARA (GEOPOLITIK) BAGI GENERASI MUDA DI WILAYAH PERBATASAN SEBAGAI BAGIAN DARI BELA NEGARA Nurvianti, Dewi; Fathurrahman, Fathurrahman; Nurzamzam, Nurzamzam; Oktaviana, Arvita
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v4i1.6198

Abstract

This Community Service appointed the title is Increasing Young Generation's Understanding of Archipelagic Insight Concept (Geopolitics) as Part of Defending the Country. The project used counseling method, it held at Senior High School namely SMAN 2 Tarakan as well as this project s partner. The program was implemented, bearing in mind that defending the country is obligation of every citizen. In a broader sense, it includes having lawful outlook towards nation and state. The conclusion after the counseling is younger generation especially students at high school in Border Region, must have a comprehensive understanding of defending the country, including understanding condition of country or must have proper perspective regarding the existence of younger generation in realizing aspirations of nation. Aftermost, the suggestion from organizer of the community service is required for continuos counseling or workshop with the output of understanding the Archipelago insight in every school involved all stakeholders.
Analisis Penerapan Sistem Tanggung Renteng Pada PNM Mekar Syari’ah Menurut Perspektif Ekonomi Syari’ah (Studi Kasus Nagari Padang Gelugur Kabupaten Pasaman) Nurzamzam, Nurzamzam; Zulhelmi, Zulhelmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36845

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sistem tanggung renteng pada Lembaga Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar Syari’ah di Nagari Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, dengan pendekatan perspektif ekonomi syariah. Sistem tanggung renteng merupakan mekanisme pembiayaan kelompok yang menempatkan tanggung jawab kolektif atas pembayaran pinjaman, di mana apabila salah satu anggota tidak mampu melunasi angsuran, anggota lain wajib menanggungnya secara bersama-sama. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana sistem tersebut diterapkan dalam praktik, dampaknya terhadap nasabah, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam yang menekankan keadilan, solidaritas, dan tolong-menolong dalam kesulitan. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanggung renteng di PNM Mekar Syari’ah memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi perempuan pelaku usaha mikro dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, sehingga membantu peningkatan kesejahteraan keluarga. Namun, sistem ini juga menimbulkan tantangan, seperti beban tanggung jawab yang dirasakan berat oleh anggota kelompok dan potensi konflik internal akibat kewajiban menanggung angsuran anggota lain yang tidak membayar tepat waktu. Dari perspektif ekonomi syariah, sistem ini sesuai dengan prinsip tolong-menolong dan memberikan kelonggaran bagi yang dalam kesulitan, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 280.