Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Mesin Pengiris Tempe Untuk Meningkatkan Jumlah Produktifitas IRT Keripik Tempe di UMKM Pita Mas Bontang Nur Imansyah; Abdul Zain; - Rosmiati
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 5 (2022): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Developm
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mendorong untuk melakukan usaha mandiri dalam rangka mencukupi kebutuhannya. Industri Rumah Tangga atau adalah usaha yang paling dapat diwujudkan untuk dilakukan sebagai usaha mandiri, seperti halnya yang dilakukan industri rumah tangga pita mas bontang bergerak dalam usaha makanan kering seperti keripik tempe. Permasalahan dari industri rumah tangga adalah jumlah produksi yang dihasilkan, biasanya yang terjadi adalah pemilik sendiri melakukan semua proses produksi, dengan dibantu beberapa tenaga kerja dari tetangga atau kerabat dekat. Salah satu kendala yang terjadi adalah dalam hal waktu proses sampai menghasilkan produk sehubungan dengan keterbatasan tenaga kerja yang mengerjakan adalah terbatas. Salah satunya adalah proses pengirisan tempe tentunyamembutuhkan waktu yang lama, karena tebal tipis tempe ditentukan saat pemotongan, dan hanya dilakukan oleh tenaga yang terbiasa pada proses tersebut. Rata -rata dari satu orang yang melakukan proses pemotongan mampu menghasilkan sebanyak 70 lapis tempe, sedangkan tenagapemotongan juga harus melakukan proses penggorengan setelah proses pemotongan, sehingga menjadi kendala dalam hal jumlah produk keripik tempe tersebut sampai siap untuk dipasarkan. Untuk meningkatkan produktivitas dari usaha kripik tempe tersebut dibutuhkan suatu mesin yang dapat membantu pada proses pemotongan tempe untuk mempersingkat waktu pemotongan.Kata Kunci :  Tenaga Kerja, Proses,Produk,Kuantitas,Mesin
The PENERAPAN DLMS DAN EQUALIZER PADA AUDIO SOUND SYSTEM MASJID UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS IBADAH JEMAAH MASJID BAITUL MUTTAQIN PISANGAN BONTANG Tur, Turahyo; Arfittariah; Nur Imansyah; Abadi Nugroho; Rachmah Agus Putri; Sulaiman
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1386

Abstract

Audio feedback atau biasa di kenal dengan dengung, baik pada frekuensi rendah maupun pada frekuensi tinggi merupakan permasalahan serius pada tata suara di masjid. Audio feedback yang terjadi di masjid dapat mengganggu kekhusu’an jemaah saat sholat 5 waktu. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ibadah jamaah Masjid Baitul Muttaqin Pisangan terutama sholat 5 waktu, melalui penerapan Digital Loudspeaker Management System (DLMS) dan equalizer 31 kanal sebagai kontrol speaker monitor Imam. Peralatan ini digunakan untuk mengatasi masalah audio feedback, menjaga kestabilan level output dari audio mixer, dan meningkatkan kejernihan suara pada speaker utama maupun speaker monitor imam. Dalam implementasinya, fitur-fitur seperti digital equalizer, compressor, limiter, dan crossover pada DLMS dimanfaatkan secara optimal. Setting equalizer dilakukan mengikuti panduan vocal equalizer cheat sheet guna mengurangi frekuensi penyebab feedback. Dari hasil setting perangkat DLMS dan Equalizer di dapatkan hasil di masjid, audio feedback/ dengung sudah tidak terjadi lagi. Hal ini menyebabkan jemaah masjid yang sholat 5 waktu sudah tidak terganggu dengan suara dengung atau audio feedback. Hal ini meningkatkan kualitas ibadah jamaah masjid Baitul Muttaqin Pisangan.