Lukmono, Irawan Budi
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Komunikasi Injil Lintas Budaya Mengenai Roh Kudus dalam Tradisi Ari-ari pada Masyarakat Jawa di Surakarta Lukmono, Irawan Budi; Nelwan, Richard Leonardo Arnic
SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 4 No. 2 (2023): SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34307/sophia.v4i2.152

Abstract

The aim of this research is to find the communication of the gospel regarding the Holy Spirit in the ari-ari tradition in Javanese society. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods. In this research, the data aggregation technique used by researchers is a literature study or written document review. The result of this research is the communication of the gospel regarding the Holy Spirit (local pneumatology) in the ari-ari tradition in the Javanese community in Surakarta.
Pendekatan Komunikasi Injil Lintas Budaya terhadap Tradisi Bong Pay Etnis Tionghoa Lukmono, Irawan Budi; Stefani, Sarah
Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vol 2, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kharisma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54553/kharisma.v2i2.70

Abstract

The important task of Christians is to carry out the Great Commission. Every Christian must share his life with Christ to the world around him. The world around here includes ethnic groups in Indonesia. One of the ethnic groups who need the gospel of Christ in Indonesia is the Chinese who practice bong pay, so that their ancestors will bless their future descendants. The purpose of this study was to find a cross-cultural gospel communication strategy in the Chinese ethnic bong pay tradition. This study uses a qualitative approach with hermeneutic (exegesis) methods, interviews, and literature studies. The result of this research is a cross-cultural gospel communication approach to the Chinese ethnic bong pay tradition, based on Colossians 2: 6-15 which includes: communicator, communicant, news content, and means of communication (channel of communication). Tugas penting orang Kristen adalah melaksanakan Amanat Agung. Setiap orang Kristen harus bersaksi mengenai kehidupan mereka bersama Kristus kepada dunia sekitar. Dunia sekitar di sini termasuk suku atau etnis di Indonesia. Salah satu etnis yang memerlukan Injil Kristus di Indonesia adalah etnis Tionghoa yang mempraktikkan bong pay, agar para leluhur memberkati keturunan selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk menemukan pendekatan komunikasi Injil lintas budaya dalam tradisi bong pay etnis Tionghoa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode hermeneutika (eksegesa), wawancara, dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan komunikasi Injil lintas budaya terhadap budaya bong pay etnis Tionghoa berdasarkan surat Kolose 2:6-15 yang meliputi: komunikator, komunikan, isi berita, dan sarana komunikasi (saluran komunikasi).
IMPLEMENTASI MAKNA “SUAMI KASIHI DAN JANGAN BERLAKU KASAR TERHADAP ISTRIMU” DALAM KOLOSE 3:19 UNTUK MENCEGAH KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Lukmono, Irawan Budi; Haryono, Timotius; Yuniawati, Margaretha Rini
Jurnal STT Gamaliel Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Gamaliel Vol. 6 No. 2 September 2024
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v6i2.291

Abstract

Kehidupan pernikahan dibangun di atas cinta dua orang, yaitu suami dan istri. Namun, dalam perjalanan hidup antara keduanya, tidak selalu ada kesepakatan dan pemahaman, melainkan perbedaan pendapat dan argumentasi. Perbedaan cara pandang, pendapat, sikap, dan kebiasaan yang tidak diselesaikan dengan baik, akan menimbulkan konflik di antara keduanya, bahkan dapat terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang berujung pada kasus perceraian. Tujuan penelitian ini adalah penerapan Kolose 3:19 dalam keluarga Kristen, khususnya suami. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dengan eksegesa Alkitab, studi literatur, dan wawancara. Penelitian ini menghasilkan penerapan Kolose 3:19 di lingkungan keluarga Kristen. Kesimpulannya yaitu pemahaman dan implementasi Kolose 3:19 dapat mencegah pasangan suami-istri terlibat dalam konflik yang berkepanjangan, yang akan berujung pada tindak kekerasan dalam keluarga, sehingga dapat merusak dan menghancurkan keluarga. Married life is built on the love of two people, namely husband and wife. However, in the course of life between the two, there is not always agreement and understanding, but rather differences of opinion and arguments. Differences in viewpoints, opinions, attitudes and habits that are not resolved properly will lead to conflict between the two, and domestic violence can even occur which can lead to divorce. The purpose of this research is to determine the understanding and application of Colossians 3:19 in Christian families, especially husbands. The approach used in this research is descriptive qualitative. Data collection methods include Bible exegesis, literature studies, and interviews. This research resulted in the implementation or application of Colossians 3:19 in a Christian family environment
PARADIGMA NABI YEHEZKIEL TERHADAP SOCIAL INEQUALITY LEADERSHIP DALAM KONTEKS GEREJA DI INDONESIA Lukmono, Irawan Budi; Praditya, Yeremia Luckyano
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 2 September 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i2.396

Abstract

Kepemimpinan gereja kontemporer sering kali dihadapkan pada tantangan eksploitasi, otoritarianisme, dan ketidakpedulian terhadap kaum lemah, yang mencerminkan kegagalan serupa dengan kritik Yehezkiel terhadap pemimpin Israel. Penelitian ini bertujuan menjelaskan paradigma dan mengeksplorasi prinsip teologis kepemimpinan yang peka sosial dalam Yehezkiel 34 sebagai solusi transformatif bagi gereja masa kini. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis eksegesis historis-gramatikal terhadap teks Yehezkiel 34, studi teologi sistematis Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta analisis kontekstual terhadap kasus kepemimpinan gereja masa kini. Data dikumpulkan dari sumber primer: Alkitab, komentar teks dan sekunder (literatur teologis). Hasil penelitian ini memberikan kerangka teoritis dan praktis untuk membangun kepemimpinan gereja peka sosial yang berintegritas, bertanggung jawab, dan adil.