Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERILAKU IBU BEKERJA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS JUMPANDANG BARU KOTA MAKASSAR Hasnaeni; Hasnita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v15i1.308

Abstract

ASI ekslusif adalah pemberian ASI yang dimulai sejak bayi lahir sampai dengan usia 6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman seperti susu formula, madu, gula, air putih, teh, pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan nasi tim.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku Ibu Bekerja Terhadap Pemberian ASI Ekslusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bekerja yang berada Di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar yang berjumlah 50 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsif samplingyang merupakan suatu titik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yangdikehendaki.Berartisetiapanggotapopulasimempunyaikesempatan yang sama untuk diambilsebagaisampel. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan Tabel Distribusi kemudian di Olah menggunakan SPSS Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 50 responden ibu yng tidak memberikan ASI berjumlah 29 orang atau (58%) sedangkan ibu yang memberikan ASI hanya 21 orang atau (48%).
Increased Knowledge Through Psychological Adaptation Education for Postpartum Mothers in The Work Area of Antang Perumnas Public Health Center Firawati, Firawati; Hasnaeni; Purnamasari, Lili
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 5 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.172 KB) | DOI: 10.59110/rcsd.41

Abstract

During the postpartum period, the ability to adjust is very important, less than optimal adjustments can cause the mother to experience various problems such as postpartum blues, postpartum depression, postpartum psychosis. The mother's reaction after giving birth will affect her attitude, behavior, and emotional level. Psychological stress after childbirth is an emotional and emotional symptom, where a person feels moody, can't sleep, is excessively physically exhausted, and doesn't know what to do with his new role. The purpose of this community service is to empower the community for cadres and postpartum mothers in increasing knowledge about preventing psychological problems in postpartum mothers. The method of implementing this service activity is to use a model of increasing partnerships with health cadres and postpartum mothers by providing health promotion education about preventing psychological problems and postnatal health screening. This activity was carried out in May 2022 with 23 participants participating. The results of Community Service showed that before the extension, the majority of respondents had sufficient knowledge of 48% and the minority had good knowledge of 39%. While the results of the evaluation of activities after being given counseling on psychological adaptation of postpartum mothers, the majority of respondents had good knowledge of 78% and the minority had sufficient knowledge of 13%. Conclusion There is an increase in knowledge about the psychological adaptation of postpartum mothers. This community empowerment activity can be used as health promotion regarding the prevention of postpartum psychological problems as an effort to improve maternal health after childbirth.
Skrining Fitokimia Daun Tembelekan (Lantana Camara Linn) sebagai Anti-Inflamasi dengan Penghambatan terhadap Denaturasi Protein secara In Vitro Hasnaeni; St. Maryam; Latifah Al Sadilah
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 1 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v1i3.58

Abstract

The leaves of the tembelekan plant can be used to treat wounds, boils, rheumatism, leprosy, and scabies. This study aims to conduct Phytochemical Screening to determine what secondary metabolites are contained in the extract of the Tembelekan plant (Lantana camara L.) and the anti-inflammatory activity of the tembelekan plant (Lantana camara L.) by inhibiting protein denaturation in vitro. This research was conducted in the Phytochemical Pharmacognosy Laboratory and the Chemistry Laboratory of the Faculty of Pharmacy, Muslim University of Indonesia, Makassar. This research was conducted from March to May 2024. The population in this study was the tembelekan leaf plant (Lantana camara L.), and the sample used was the ethanol extract of tembelekan leaves (Lantana camra L.) obtained from Bulukumba Regency, South Sulawesi Province. This research was conducted experimentally using the phytochemical screening method and the in vitro protein denaturation inhibition analysis method. The results of the study showed that tembelekan leaves contain chemical compounds in the form of flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The results of the percentage of inhibition of sodium diclofenac obtained ranged from 25.97% to 83.68%. The ethanol extract samples of tembelekan leaves obtained ranged from 26.04% to 61.82%, which means that the ethanol extract of tembelekan leaves tested had anti-inflammatory activity. In conclusion, the ethanol extract of tembelekan leaves has the potential as an anti-inflammatory agent. It is recommended to conduct further research on the concentration of tembelekan leaf extract (Lantana camra L.)
PENINGKATAN KESEHATAN DAN KUALITAS HIDUP MELALUI PROMOSI KELUARGA BERENCANA PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA TARAWEANG Hasnaeni; Firawati
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i1.465

Abstract

Keluarga Berencana adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas, Peningkatan kesehatan dan kualitas hidup melalui promosi keluarga berencana adalah suatu upaya yang krusial untuk mendukung kehidupan yang sehat dan harmonis,Pengabdian kepada masayarakat bertujuan untuk peningkatan kesehatan dan kualitas hidup melalui promosi keluarga berencana pada wanita usia subur tentang pengertian, efek samping,keuntungan, dan waktu yang tepat untuk pemasangan. Penyuluhan tentang alat kontrasepsi dilakukan di Desa Taraweang Hasil didapatkan pengetahuan sebelum penyuluhan pengetahuan kurang sebanyak 24 % ,pengetahuan baik 14 % , sedangkan setelah penyuluhan pengetahuan kurang sebanyak 5 % dan pengetahuan baik sebanyak 76 %, terjadi peningkatan pengetahuan. promosi keluarga berencana bukan hanya tentang kontrol populasi, tetapi juga merupakan fondasi bagi keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya. Dengan adanya pemahaman dan pelaksanaan program ini, masyarakat dapat meraih kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik
PEMANFAATAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L) SEBAGAI ANTIACNE DALAM BENTUK SEDIAAN MASKER PEEL-OFF Fitriani Fajri Ahmad; Jangga; Hasnaeni
Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Pharmaceutical Science and Herbal Technology
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jpsht.v1i1.1457

Abstract

Selama ini Biji Pepaya (Carica papaya L) dianggap sebagai limbah karena tak memiliki daya guna. Namun sebagai bagian dari produk alam, komponen dalam biji pepaya juga mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki efek antibakteri. Dalam upaya memperkaya sumber bahan baku dari alam, telah dilakukan penelitian pemanfaatan ekstrak biji pepaya sebagai antiacne dalam bentuk sediaan masker Peel-Off. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi optimum ekstrak biji pepaya yang efektif menghambat bakteri Propionibacterium acnes. Biji pepaya diektraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Formulasi masker Peel-Off menggunakan basis HPMC dengan konsentrasi ekstrak biji pepaya 10, 15 dan 20%. Formulasi tersebut diuji kestabilannya dengan uji Cycling test selama 6 siklus. Konsentrasi optimum ekstrak biji pepaya yang dapat menghambat bakteri Propionibacterium acnes dilakukan dengan metode sumuran. Data penelitian dianalisis secara statistic uji One-way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan masker Peel-Off dengan konsentrasi 10 % efektif menghambat bakteri Propionibacterium acnes.
PERILAKU IBU BEKERJA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS JUMPANDANG BARU KOTA MAKASSAR Hasnaeni; Hasnita
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI ekslusif adalah pemberian ASI yang dimulai sejak bayi lahir sampai dengan usia 6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman seperti susu formula, madu, gula, air putih, teh, pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan nasi tim.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku Ibu Bekerja Terhadap Pemberian ASI Ekslusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bekerja yang berada Di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar yang berjumlah 50 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsif samplingyang merupakan suatu titik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang di kehendaki. Berarti setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk diambil sebagai sampel. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan Tabel Distribusi kemudian di Olah menggunakan SPSS Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 50 responden ibu yng tidak memberikan ASI berjumlah 29 orang atau (58%) sedangkan ibu yang memberikan ASI hanya 21 orang atau (48%).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETAATAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK mardani, andi; Suhartatik; Hasnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 1 (1): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i1.503

Abstract

Indonesia merupakan sebuah negara berkembang dengan jumlah peningkatan penduduk yang tinggi. Tingginya tingkat penggunaan alat kontrasepsi oleh suami – istri Indonesia sebagian besar karena keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) pemerintah. Kontrasepsi hormonal jenis KB suntikan banyak dipakai karena kerjanya yang efektif, pemakaiannya praktis, harga relatif murah dan aman. Memilih alat kontrasepsi diperlukan pengetahuan yang cukup luas, sehingga lebih mudah untuk menentukan pilihan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan dan dukungan suami dengan ketaatan penggunaan alat kontrasepsi suntik di Wilayah Kerja Puskesmas Padongko Kecamatan Barru Kabupaten Barru. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik accidental sampling, didapatkan 45 responden sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p<0,05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis bivariat menunjukka adanya hubungan antara pengetahuan dengan ketaatan penggunaan kontrasepsi suntik diperoleh nilai (ρ=0,022), dan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan ketaatan penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan nilai (p=0,018). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan ketaatan penggunaan kontrasepsi suntik di Wilayah Kerja Puskesmas Padongko Kecamatan Barru Kabupaten Barru.
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU MENJELANG PROSES PERSALINAN NORMAL DI PUSKESMAS ANTANG PERUMNAS MAKASSAR pratiwi, andi mutmamainnah; Suhartatik; Hasnaeni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 1 (1): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i1.504

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil kontrasepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau hampir cukup bulan dan dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau tanpa bantuan dengan menggunakan kekuatan sendiri. Pendamping persalinan adalah seorang yang dapat berbuat banyak untuk dapat membantu ibu saat persalinan. Proses persalinan sangat dibutuhkan pendamping persalinan, untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada ibu saat persalinan serta dapat memberikan perhatian, rasa aman, nyaman, semangat,mengurangi ketegangaan ibu atau memperbaiki status emosional sehingga dapat mempersingkat proses persalinan. Tujuan penelitian ini pengaruh dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu menjelang proses persalinan normal di Puskesmas Antang Perumnas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan Teknik sampling accidental sampling, dan di dapat sampel sebanyak 30 sampel selama penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan koesioner dengan uji Chi-squar (< 0,05) untuk mengetahuai pengaruh dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu menjelang proses persalinan normal. Hasil analisah bivariat menunjjukan ada pengaruh dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu menjelang proses persalinan normal ( p = 0,003). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada pengaruh dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu menjelang proses persalinan normal di Puskesmas Antang Prumnas. Peneliti menyarangkan agar memeberikan edukasi kepeda suami agar mendampingi istrinya pada saat melahirkan untuk mengurangi beban psikologis ibu.
Increased Knowledge Through Psychological Adaptation Education for Postpartum Mothers in The Work Area of Antang Perumnas Public Health Center Firawati, Firawati; Hasnaeni; Purnamasari, Lili
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 5 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.41

Abstract

During the postpartum period, the ability to adjust is very important, less than optimal adjustments can cause the mother to experience various problems such as postpartum blues, postpartum depression, postpartum psychosis. The mother's reaction after giving birth will affect her attitude, behavior, and emotional level. Psychological stress after childbirth is an emotional and emotional symptom, where a person feels moody, can't sleep, is excessively physically exhausted, and doesn't know what to do with his new role. The purpose of this community service is to empower the community for cadres and postpartum mothers in increasing knowledge about preventing psychological problems in postpartum mothers. The method of implementing this service activity is to use a model of increasing partnerships with health cadres and postpartum mothers by providing health promotion education about preventing psychological problems and postnatal health screening. This activity was carried out in May 2022 with 23 participants participating. The results of Community Service showed that before the extension, the majority of respondents had sufficient knowledge of 48% and the minority had good knowledge of 39%. While the results of the evaluation of activities after being given counseling on psychological adaptation of postpartum mothers, the majority of respondents had good knowledge of 78% and the minority had sufficient knowledge of 13%. Conclusion There is an increase in knowledge about the psychological adaptation of postpartum mothers. This community empowerment activity can be used as health promotion regarding the prevention of postpartum psychological problems as an effort to improve maternal health after childbirth.
Increased Knowledge Through Psychological Adaptation Education for Postpartum Mothers in The Work Area of Antang Perumnas Public Health Center Firawati, Firawati; Hasnaeni; Purnamasari, Lili
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 5 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.41

Abstract

During the postpartum period, the ability to adjust is very important, less than optimal adjustments can cause the mother to experience various problems such as postpartum blues, postpartum depression, postpartum psychosis. The mother's reaction after giving birth will affect her attitude, behavior, and emotional level. Psychological stress after childbirth is an emotional and emotional symptom, where a person feels moody, can't sleep, is excessively physically exhausted, and doesn't know what to do with his new role. The purpose of this community service is to empower the community for cadres and postpartum mothers in increasing knowledge about preventing psychological problems in postpartum mothers. The method of implementing this service activity is to use a model of increasing partnerships with health cadres and postpartum mothers by providing health promotion education about preventing psychological problems and postnatal health screening. This activity was carried out in May 2022 with 23 participants participating. The results of Community Service showed that before the extension, the majority of respondents had sufficient knowledge of 48% and the minority had good knowledge of 39%. While the results of the evaluation of activities after being given counseling on psychological adaptation of postpartum mothers, the majority of respondents had good knowledge of 78% and the minority had sufficient knowledge of 13%. Conclusion There is an increase in knowledge about the psychological adaptation of postpartum mothers. This community empowerment activity can be used as health promotion regarding the prevention of postpartum psychological problems as an effort to improve maternal health after childbirth.