Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pengolahan Bawang Merah dengan Alat Pebmo Pada Kelompok Petani Bawang Merah Di Desa Sekoto Kabupaten Kediri Indrawati, Elsanda Merita; Munawi, Hisbullah Ahlis; Suwardono, Agus; Santoso, Rachmad; Manikta, M. Dewi; Mahdiyah, Umi; Nadliroh, Kuni; Nevita, Ary Permatadeny
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13823

Abstract

Sekoto Village is the largest onion producer center in Kediri Regency. The aim of this service activity is to provide training on processing low quality shallots into high quality fried onion products using an Automatic Shallot Processing Machine (PEBMO) that is practical, effective and efficient. The activity material provided was about the marketing of shallots and the processing of low quality shallots starting from stripping of shallots, chopping onions, and draining oil using an Automatic Shallot Processing Machine (PEBMO). Community service activities (PKM) which include (1) observation; (2) design and provision of tools (PEBMO) to shallot farmers; (3) socialization; (4) training and practice; (5) monitoring. This activity is useful to increase the income of shallot farmers, this is because low quality shallots are processed into high-quality fried onion products with a stable selling price, so that shallot farmers will not lose if the yields produced have low quality.
Modifikasi Mesin Perontok Bulu Unggas Dengan Metode REBA (Rapid Entirely Body Assessment) Ismianto, Alkaf Mahi; Nevita, Ary Permatadeny; Munawi, Hisbullah Ahlis
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i2.138

Abstract

Usaha pemotongan unggas sering ditemui baik di desa maupun di pasar. Dalam proses pemotongan unggas terdapat proses pencabutan bulu unggas dari yang menggunakan cara manual, maupun dengan menggunakan alat. Pencabutan bulu dengan cara manual ini sebenarnya sudah ditinggalkan oleh beberapa rumah pemotongan modern dan beralih ke alat yang lebih mutakhir, namun untuk beberapa rumah pemotongan unggas masih menggunakan cara manual untuk menghemat biaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri pada salah satu rumah pemotongan unggas yang masih menggunakan cara manual. Cara manual memang dapat menghemat biaya, namun cenderung menyebabkan cedera pada pekerja. Untuk itu diperlukan penelitian guna mengatasi masalah tersebut dan merancang alat modifikasi untuk mempermudah proses pencabutan bulu ayam. Perancangan alat menggunakan metode pendekatan ergonomi serta analisis postur kerja dengan menggunakan REBA (Rapid Entire Body Assessment). Hasil skor REBA saat pencabutan bulu secara manual adalah 5 dengan level resiko sedang, yang berarti perlu dilakukan tindakan untuk mengurangi resiko cedera. Alat diuji coba dengan beberapa pekerja rumah pemotongan unggas, dan hasilnya alat dapat bekerja dengan baik. Para pekerja dapat mengoperasikan alat dengan mudah dan dapat membantu menyelesaikan pekerjaan mereka secara cepat. Dengan alat ini para pekerja merasa sangat terbantu dibandingkan dengan cara manual sebelumnya.
Perancangan Alat Pemotong Singkong Otomatis Widyanti, Anggi Annastiti; Nevita, Ary Permatadeny; Munawi, Hisbullah Ahlis
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 2 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i2.140

Abstract

Salah satu olahan singkong yang paling fenomenal adalah keripik singkong. Ada beberapa cara proses pengirisan singkong, yaitu dengan cara manual/tradisional mendorong singkong dengan gerakan maju mundur dan secara otomatis. Pemotong singkong otomatis mempunyai kelebihan yaitu memotong singkong secara otomatis tanpa dipegang pekerja terus - menerus dan bisa menghasilkan potongan singkong dengan ketebalan yang sama dalam kapasitas besar di waktu yang singkat. Tujuan dari perancangan ini yaitu agar dapat merancang dan menghasilkan alat pemotong singkong otomatis yang efektif dan efisien. Uji coba produk dilakukan pada para ibu – ibu PKK Dusun Nambangan dengan mengisi angket mengenai karakteristik produk serta untuk mengetahui tingkat ergonomis dari alat pemotong singkong secara otomatis sehingga dapat digunakan untuk usaha. Cara kerja dari alat ini adalah meletakkan singkong di tatakan, kemudian menyalakan saklar agar mesin bekerja, mengerakkan singkong menuju pisau pemotong,dan hasil potongan singkong langsung terjatuh pada wadah yang sudah disiapkan. Hasil yang diperoleh dari perancangan alat pemotong singkong ini yaitu menghasilkan persen rata – rata sebesar 82,38% yang berarti bahwa produk ini dinilai sangat baik oleh responden. Produk ini memiliki keunggulan, kemudahan, dan kenyamanan saat pemotongan singkong yang dapat menghemat waktu proses dan tenaga.