Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Mural Sebagai Upaya Peningkatan Pendidikan Karakter Cahyanto, Bagus; Rahayu, Sitti Dian; Fitria, Rhizma Nur; Azizi, Pedja Rifki; Al Arobi, Achmad Syuro; Masrukhin, Masrukhin; Mutmainah, Syifa; Yulandra, Novita; Arrozak, Muhammad; Malik, Abd.
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i2.6601

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendidikan karakter di sekolah adalah dengan seni mural. Selain dapat dijadikan sebagai media belajar, mural juga memperindah tampilan kawasan di daerah desa Jogomulyan untuk meningkatkan potensi lingkungan pariwisata. Metode yang dilakukan pada pendampingan dan pelatihan pembuatan mural ini adalah dengan metode ceramah, praktik dengan bimbingan, serta evaluasiTahap-tahap yang lakukan adalah memberi materi pendahuluan, tahap persiapan pembuatan mural, tahap melukis dan tahap finishing. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan, peserta antusias mengikuti kegiatan dan memberi respon yang positif. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembuatan mural ini memberi keterampilan baru bagi masyarakat sekaligus menjadi media belajar untuk siswa mengembangkan pengetahuan pendidikan karakter
Accidental impoliteness and digital deference Puteri, Celiacika Gustisiwi; Ruzin, Moh.; Azizi, Pedja Rifki
Pioneer: Journal of Language and Literature Vol 17 No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Letters, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pioneer.v17i2.7194

Abstract

In an increasingly globalized academic landscape, understanding the pragmatic dynamics of EFL classroom interactions in culturally nuanced contexts like Indonesia is essential. This study offers an exploration of the interplay between politeness and impoliteness strategies within the hierarchical and communal culture of an Indonesian higher education setting. Using a qualitative case study design, the research was conducted at a public university in East Java, involving one lecturer and 50 first-year students. Data were collected through video recordings of classroom interactions, followed by transcription and coding using a framework based on Brown and Levinson’s politeness theory and Culpeper’s model of impoliteness. Findings indicate that while positive politeness predominates to foster a collaborative atmosphere, a unique pattern of accidental impoliteness emerges among freshmen. This lack of pragmatic awareness suggests that impoliteness in this context is not a tool for social friction, but a byproduct of the transitional struggle between secondary school norms and university expectations. These findings imply that EFL pedagogy in Indonesia must go beyond linguistic accuracy to include explicit pragmatic instruction. Specifically, there is a need for curriculum adjustments that help students navigate the socio-cultural expectations of higher education to prevent unintentional communication breakdowns in the classroom.