Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA PENYAKIT JAMUR AKAR PUTIH (RIQIDOPORUS LIGNOSUS) PADA TANAMAN KARET (HAVEA BRASILIENSIS) DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR Miranda, Rina; Hasibuan, Nelly Astuti; Pristiwanto, Pristiwanto; Mesran, Mesran
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 3, No 6 (2016): Desember 2016
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.217 KB) | DOI: 10.30865/jurikom.v3i6.188

Abstract

Penyakit Jamur akar putih,diakibatkanoleh lahan yang dipenuhi sisa tanaman hutan atau bekas tanaman karet yang tidak dicabut dan dibakar yang menjadi serang koloni jamur akar putih. Penyakit jamur akar putih dapat menyebabkan kematian tanaman langsung, sehingga populasi pohon per satuan luas menjadi berkurang dan sebagai akibatnya produktivitas kebun menjadi sangat rendah.Kepastiandiagnosaterhadappenyakit jamur akar putihdapatdilakukanmelaluipemeriksaan laboratorium. Sistem pakar adalah program komputer yang menirukan penalaran seorang pakar dengan keahlian pada suatu wilayah pengetahuan tertentu (Turban,1995). Sistem pakar mencoba mencari solusi, memberikan saran atau kesimpulan yang konsisten  terhadap permasalahan yang ditemukannya. Pada penelitian ini, penulis mendiagnosa penyakit pada jamur akar putih. dengan membangun sebuah sistem pakar yang dapat menganalisa gejala-gejala penyakit menjadi  sebuah  keputusan namapenyakit dengan menggunakan  metodeForward Chainingsebagaimetodepenelusurandan metode certainty factorsebagaimetode untukmenghitungnilaikepercayaanatas gejalayangdiberikanolehpakar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD (ALAT PELINDUNG DIRI) PADA PEKERJA PLN KOTA FAJAR ACEH SELATAN Miranda, Rina; Marniati, Marniati; Lutfhi, Fakhrurradhi; Fahlevi, Muhammad Iqbal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40896

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan perlengkapan yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi diri dari potensi bahaya di tempat kerja, guna mengurangi risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). Pekerja yang tidak mematuhi aturan penggunaan APD berisiko mengalami kecelakaan atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Penggunaan APD yang tidak optimal dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PLN Kota Fajar Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan teknik total sampling, melibatkan 39 responden. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p-value untuk variabel pengetahuan adalah 0,001 (< α), sedangkan variabel sikap memiliki nilai p-value 0,000 (< α). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulannya, semakin baik pengetahuan dan sikap pekerja, semakin tinggi kepatuhan dalam menggunakan APD. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan APD, memberikan pelatihan berkala untuk meningkatkan kepatuhan, serta memastikan ketersediaan dan kesesuaian APD yang digunakan pekerja agar keselamatan kerja lebih terjamin. Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya APD perlu dilakukan secara terus-menerus agar budaya keselamatan kerja dapat tertanam dengan baik.