Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Museum Prabu Geusan Ulun: Pemeliharaan Warisan Budaya dan Sejarah Sunda Cahyadi, Wahyo
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 2 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i2.10812

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran dan kontribusi Museum Prabu Geusan Ulun dalam melestarikan warisan budaya dan sejarah Sunda di Sumedang, Jawa Barat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi langsung, dan wawancara dengan staf museum. Temuan menunjukkan bahwa museum secara aktif terlibat dalam pemeliharaan koleksi melalui konservasi, restorasi, dan digitalisasi naskah kuno. Museum ini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dengan program edukatif yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda, serta menjalankan kegiatan penelitian terkait koleksi-koleksi bersejarahnya. Penelitian ini juga menyediakan pemahaman yang mendalam tentang peran Museum Prabu Geusan Ulun dalam pelestarian warisan budaya dan sejarah, memberikan landasan bagi upaya pengembangan berkelanjutan di masa depan.
Analysis of the Need for English as the Medium of Instruction: A Case Study at MTS Istiqlal Paksi, Galuh Raga; Cahyadi, Wahyo
ANGLO-SAXON: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Vol 15, No 2 (2024): Vol 15, No.2 (Desember 2024) ANglo-Saxon: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Inggr
Publisher : English Department, University of Riau Kepulauan, Batam,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/as.v15i2.7483

Abstract

This study investigates the need for English as the medium of instruction (EMI) at MTS Istiqlal, focusing on teachers' English language proficiency, their challenges, and the perceptions surrounding the use of English in the classroom. A qualitative needs analysis was conducted with 20 teachers from MTS Istiqlal, using a survey and semi-structured interviews to assess their language proficiency, confidence in using English, and their perceived needs for improvement. The survey results revealed significant gaps in teachers' confidence, particularly in speaking and explaining subject content in English. A majority of teachers expressed a strong desire for professional development, particularly in speaking, listening, and pedagogical strategies for integrating English into their teaching. The findings suggest the importance of a structured language training program, incorporating both formal instruction and informal practice opportunities, to support teachers in becoming more confident and effective in using English as the medium of instruction. The study highlights the need for tailored professional development programs that address the diverse educational backgrounds and teaching experiences of the teacher, with the ultimate aim of improving teaching quality and supporting the use of English in the classroom.
Peran Program Kampus Mengajar dalam Penguatan Literasi dan Numerasi Siswa di SDN Bedahan 4 Iswari, Fitria; Paksi, Galuh Raga; Cahyadi, Wahyo
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v3i3.62

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan inisiatif pemerintah yang melibatkan mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam penguatan kemampuan literasi dan numerasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Bedahan 4 Depok menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode evaluasi pra dan pasca tes untuk mengukur pengaruh program terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Desain program ini dikembangkan bersama oleh peneliti, mahasiswa bimbingan, dan guru di lokasi melalui metode Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi dan numerasi siswa, mengindikasikan efektivitas program dalam memperkuat kompetensi dasar.