Adminpintarharati
Unknown Affiliation

Published : 80 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

10.36873/jph.v17i1.3325 PERAN ORANG TUA MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA 4-5 TAHUN SELAMA MASA PANDEMI DI KELURAHAN LANJAS KECAMATAN TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA: Nigita Hardika Ningsih, Dewi Rosaria Indah, Rayne Praticia Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3325

Abstract

ABSTRAK  Peran orang tua adalah suatu tindakan orang tua untuk memberikan motivasi, bimbingan, fasilitas belajar serta perhatian yang cukup kepada anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu. Peran orang tua diperlukan untuk tetap menumbuhkan minat anak dalam belajar selama masa pandemi agar dapat tercapainya prestasi belajar anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran orang tua menumbuhkan minat belajar anak usia 4-5 tahun selama masa pandemi di Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup, yaitu angket yang sudah ada jawbannya. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun di Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara dengan jumlah 30 responden. Anget di bagian kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun melalui google form. Sebelum angket disebarkan dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrument, hasil angket yang disebarkan tersebut dianalisi dengan mengunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa total skor perolehan hasil pernyataan orang tua tentang peran orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak usia 4-5 tahun dengan skor 2377, total dari hasil maksimal skor yakni sebesar 2760. Sehingga berdasarkan data-data akan diperoleh perhitungan sebesar 86,12% dari total sampel responden 30 responden menunjukkan peran orang tua menumbuhkan minat belajar anak masuk dalam kategori sangat tinggi.   Kata Kunci: Peran Orang Tua, Minat Belajar
10.36873/jph.v17i1.3326 PENGARUH PERMAINAN POHON HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA USIA 5-6 TAHUN DI TK PEMBINA JEKAN RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020: Dwi Rosiana Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3326

Abstract

ABSTRAK Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh permainan pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B, sampel penelitian adalah anak kelompok B3 yang berjumlah 20 anak. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan kemampuan mengenal huruf pada anak usia kelompok B1 di TK Pembina Jekan Raya setelah melakukan kegiatan kegiatan permainan pohon (2) Mengetahui pengaruh permainan pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok B1 di TK Pembina Jekan Raya Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan metode dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan statistic uji-t dengan rumus Thitung > Ttabel dan hasilnya bahwa t hitung sebesar 13,47 Sedangkan nilai t table dengan dengan taraf signifikan 5% dan db (N-1 = 20-1 = 19) adalah sebesar 2,093 Dengan demikian dapat diketahui t hitung > t table yaitu 13,47 > 2,093 Jika t hitung > dari t table maka Ha di terima dan Ho di tolak. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media permanaian pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B3. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Huruf, Permainan Pohon Huruf
10.36873/jph.v17i1.3328 PENGARUH KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B3 TK ISLAM NU KOTA PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020: Siti Rohayah Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3328

Abstract

ABSTRAK Motorik halus adalah pengorganisasian penggunakaan otot-otot kecil seperti jari jemari dan tangan, keterampilan yang mencangkup pemanfaatan menggunakan alat-alat untuk mengerjakan suatu objek. Manfaat kegiatan kirigami untuk mengembangkan keterampilan motorik halus seperti menggerakan jari-jemari anak, koordinasi mata dan tangan, dan konsentrasi melalui beberapa teknik dalam membuat kirigami yaitu melipat kertas origami, membuat pola garis dan menggunting. Penelitian ini melibatkan 22 anak pada kelompok B3 TK Islam NU Kota Palangka Raya.Pengumpulan data menggunakan observasi dalam bentuk penilaian, dan dokumentasi serta dianalisis dengan teknik statistik uji-t.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian diperoleh dari perhitungan uji-t dengan nilai sebesar 13,28 dibandingkan dengan taraf signifikasi 5% dengan dk = N-1 = 21 maka nilai adalah 2,080, yang berarti (13,28) > (2,080). Berdasarkan hasil tersebut maka ditolak dan diterima.Artinya terdapat pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B3 di TK Islam NU Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Motorik Halus, Kirigami, Anak Usia Dini
10.36873/jph.v17i1.3336 STUDI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID 19 DI NANGA BULIK KABUPATEN LAMANDAU TAHUN AJARAN 2020/2021: Yuni Christina & Intan Kamala Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3336

Abstract

ABSTRAK Pendidikan Anak Usia Dini adalah salah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun, yang dilakukan melaui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pembelajaran bagi anak dilaksanakan di dalam kelas dengan guru sebagai pengajarnya. Namun dalam kondisi pandemi Covid-19 ini anak diharuskan belajar dari rumah saja dan pembelajaran bisa dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online, atau secara luring (luar jaringan) atau offline misalnya dengan kunjungan rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan triangulasi sumber, yaitu guru, orang tua, dan anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bagi anak usia dini selama pandemi baik dukungan maupun yang dihadapi selama proses pembelajaran di masa pandemi ini. Penelitian ini dilakukan pada guru dari dua TK yang berbeda, orang tua anak, dan anak, dengan pengambilan data dilakukan dengan : angket, wawancara, observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang dituangkan dalam RPPH yang sudah disesuaikan dengan kondisi masa pandemi, TKN Pembina melaksanakan pembelajaran secara kombinasi antara daring dan kunjungan ke rumah, sedangkan TK Melati melaksanakan pembelajaran secara daring, dan juga kunjungan ke rumah bagi anak yang tidak mengumpulkan tugasnya. Hambatan yang dihadapi pada pembelajaran yaitu pada jaringan internet yang kurang baik, ketersediaan paket data internet, kurangnya minat anak belajar, ada orang tua yang awalnya menggunakan handphone non android, orang tua yang sulit membagikan waktunya mendampingi anak belajar, kemampuana orang tua dalam membimbing anak belajar yang masih kurang, keterbatasan media pembelajaran, cuaca yang kurang mendukung pada saat kunjungan ke rumah, dan adanya rasa kekhawatiran terhadap penyebaran Covid-19. Sedangkan dukungan dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu semangat guru dan orang tua yang cukup tinggi, adanya tenggang waktu yang cukup petunjuk yang jelas dalam pembelajaran dan penyelesaian tugas anak, serta adanya bantuan dari pemerintah berupa buku, alat tulis, fasilitas wifi, serta dana BOP dari Pusat. Kata Kunci: Pembelajaran, Covid 19, Anak Usia Dini.
10.36873/jph.v17i1.3337 PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI BENTUK EDUKASI COVID-19 : Cahaya Afriani Napitupulu Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3337

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini perlu mendapatkan edukasi terkait COVID-19 dan penerapan kebiasaan baru sejak dini agar anak-anak memahami dan membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Hal tersebut membantu mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan keluarga. Bercerita merupakan sebuah metode belajar pada anak usia dini yang sesuai untuk mengedukasi anak tentang Covid-19. Deskriptif kualitatif dengan survei terhadap tiga puluh mahasiswa PG PAUD UPR dan studi literatur dilakukan dalam penelitian ini . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata 62,46% responden setuju bahwa metode bercerita adalah metode yang paling tepat untuk mengenalkan Covid-19 kepada anak usia dini. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi guru PAUD untuk menggunakan metode bercerita sebagai upaya mengedukasi anak usia dini tentang Covid-19 Kata Kunci: Persepsi, Metode Bercerita, Covid-19, Anak Usia Dini
10.36873/jph.v17i1.3338 PERAN IBU TERHADAP PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN TEWAH TAHUN 2019: Irenne Indah Kasih & Ignatia Imelda Fitriani Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3338

Abstract

ABSTRAK Pendidikan seks merupakan suatu pendidikan tingkah laku yang baik, pendidikan seks juga bertujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemasyarakatan serta membantu seseorang menghadapi persoalan hidup yang berpusat pada naluri seks yang timbul dalam bentuk tertentu dan merupakan pengalaman manusia yang normal. Dari pengertian tersebut dapat dipahami maksud dari pendidikan seks adalah menerangkan semua hal yang berhubungan dengan seks dan seksualitas dalam bentuknya yang wajar, tidak hanya terbatas pada anatomi, fisiologi, penyakit kelamin dan perilaku seks yang menyimpang. Namun yang terpenting adalah bagaimana membentuk sikap serta kematangan emosional seseorang terhadap seks. Peran orang tua terutama ibu dalam memberikan informasi seksaulitas kepada anak sangat besar, karena secera emosional ibulah yang mempunyai kedekatan dengan anak. Ibulah yang melahirkan anak, merawat anak sejak bayi, memberikan kasih sayang dan perhatian. Sikap ibu dalam memperlakukan anak sejak bayi membawa pengaruh kepada anak untuk memperlakukan dirinya seperti halnya ibu memperlakukan dirinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian deskriptif. Teknik sampel yang diambi oleh peneliti yaitu dengan teknik Random Sampling. Ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun dan menyekolahkan anaknya di TK Hentak, TK Pertiwi dan RA Darul Aman ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini. Peneliti membagikan kuesioner untuk mengetahui ada tidaknya peran ibu terhadap pendidikan seks pada anak usia dini. Teknik analisis data dengan menggunakan formula persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan nilai p dari semua indikator memiliki hasil sebesar 71,50%. Dimana dalam hal ini daapt dikategorikan “Baik” dalam peran Ibu Terhadap Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Di Kelurahan Tewah. Kata Kunci: Peran Ibu, Pendidikan Seks, Anak Usia Dini.
STRATEGI GURU DALAM MENSTMULUS KOSAKATA BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KECAMATAN SABANGAU TAHUN AJARAN 2020/2021 : Titania Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 2 (2021): Journal Pintar Harati Volume 17, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i2.4243

Abstract

ABSTRAK Usia dini merupakan masa keemasan dimana seluruh aspek perkembangan anak berkembang dengan pesat. Diantara tahapan dan usia yang dilalui anak, masa usia dini adalah waktu yang paling potensial dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan perkembangan otak pada usia ini mencapai hampir 80 %. Salah satu aspek perkembangan yang berkembang pesat pada usia dini adalah perkembangan bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang digunakan guru dalam Menstimulus Kosakata Bahasa Indonesia Pada Anak Usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket. Populasi diambil dengan teknik observasi pada guru di seluruh TK Kecamatan Sabangau yang berumlah 30 orang. Angket digunakan sebagai intrusment untuk mengumpulkan data yang diperlukan, kemudian data diuji valid dengan menggunakan SPSS. Kata Kunci: kosakata, Bahasa Indonesia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN : Wiwit Kristianisa & Rayne Praticia Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 2 (2021): Journal Pintar Harati Volume 17, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i2.4244

Abstract

ABSTRAK Bermain peran adalah permainan yang dilakukan anak dengan cara memerankan tokoh tokoh, benda-benda, binatang ataupun yang ada disekitar anak. Kemampuan mengenal konsep bilangan adalah salah satu bagian dari lingkup perkembangan kognitif yang harus kembangkan oleh anak usia dini. Namun, kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak masih belum berkembang optimal sesuai usianya, seperti anak masih belum mampu mengurutkan benda 1-10, menghubungkan benda-benda dengan lambing bilangan 1-10, dan belum menunjukkan lambing bilangan sesuai dengan jumlah sekelompok benda. Dalam situasi ini metode bermain peran dapat membantu anak mengatasi permasalahan yang dihadapi. Ketentuannya bila thitung lebih kecil (<) dari ttabel, maka H0 diterima, dan Ha ditolak, tetapi sebaliknya bila thitung lebih besar (>) dari ttabel maka H0 ditolak, dan Ha diterima. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan ‘one group pre-test and post-test design’. Data diambil dengan teknik observasi dan dokumentasi pada anak kelompok B TK Tewah yang berjumlah 15 orang. Lembar observasi digunakan sebagai instrumen untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan rumus uji t. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran jual beli terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B TK Pasir Puti Tewah tahun ajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung adalah (12,801), dan ttabel dengan taraf signifikansi yaitu 5% (2,144). Dengan thitung 12,801> ttabel 2,144, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode bermain peran jual beli terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B TK Pasir Puti Tewah tahun ajaran 2020/2021. Kata Kunci: Metode bermain peran, Kemampuan mengenal konsep bilangan
KETERAMPILAN GURU DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PALANGKA RAYA : Juraedah Juraedah & Rusmaladewi Rusmaladewi Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 2 (2021): Journal Pintar Harati Volume 17, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i2.4246

Abstract

ABSTRAK Untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan dunia pendidikan di Era New Normal ini dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi informasi didalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiman keterampilan guru TK dalam menggunakan aplikasi pembelajaran online pada masa pandemi covid-19 di Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan rumus deskriptif persentase. Subjek penelitian terdiri dari guru TK di kota Palangka Raya yang berjumlah 63 orang. Berdasarkan kesimpulan data yang di kumpulkan dan hasil analisis data keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi pembelajaran online di Kota Palangka Raya tergolong baik, Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan deskriptif persentase dengan frekuensi 63 Guru di Kota Palangka Raya menjawab pernyataan dengan hasil persentase 63.5% - 81.25% yang menunjukan bahwa keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi pembelajaran online termasuk dalam kategori baik. Kata Kunci: Keterampilan Guru, Pembelajaran Online
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF BERBASIS BUDAYA BETANG PADA GURU PAUD DI WILAYAH DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) : Cahaya Afriani Napitupulu, Ignatia Imelda Fitriani, Dewi Rosaria Indah, Esta Fronika Telaumbanua, Saraswatie Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 2 (2021): Journal Pintar Harati Volume 17, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i2.4249

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran inovatif berbasis budaya di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Basarang, Kalimantan Tengah dikaji dalam penelitian ini. Budaya Betang yang di sisipkan dalam pendididikan melalui pembelajaran-pembelajaran yang inovatif merupakan langkah pelestarian kebudayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan model pembelajaran inovatif berbasis budaya Betang pada guru PAUD di wilayah Daerah Aliran Sungai Kalimantan Tengah. Aspek yang di analisa meliputi perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data berupa angket digunakan dalam penelitian ini. Sumber data lainnya diperoleh melalui dokumentasi. Guru PAUD di Daerah Aliran Sungai menjadi subjek dalam penelitian ini. Statistik deskriptif digunakan sebagai analisis data. Adapun hasil analisis prosentase terhadap aspek Perencanaan Pembelajaran diperoleh hasil 90,72% dan hasil analisis prosentase terhadap aspek Pelaksanaan Pembelajaran sebesar 89.57%. Total hasil analisis prosentase terhadap keseluruhan implementasi model pembelajaran inovatif berbasis budaya betang sebesar 89.95%. Kata Kunci : Pembelajaran Inovatif, Pembelajaran berbasis Budaya, Budaya Betang, Guru PAUD