Adminpintarharati
Unknown Affiliation

Published : 80 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

10.36873/jph.v16i2.2242 REGULASI EMOSI PADA MAHASISWA SELAMA PROSES PEMBELAJARAN DARING DI PROGRAM STUDI PG-PAUD FKIP UPR: Rusmaladewi Rusmaladewi, Dewi Rosaria Indah, Intan Kamala, Henny Anggraini Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2242

Abstract

Aldao, Sheppes, & Gross, (2015) menyatakan bahwa strategi regulasi emosi sangat penting untuk melakukan penyesuian. Dalam hal ini mahasiswa harus melakukan penyesuaian dari proses pembelajaran tatap muka menjadi proses pembelajaran daring. Dalam situasi ini kemampuan strategi regulasi emosi dapat membantu siswa mengatasi permasalahan yang dihadapi (Wilson, Barnes-Holmes, & Barnes-Holmes, 2014). Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan program studi PG-PAUD FKIP Universitas Palangka Raya, dengan populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif yang sedang melaksanakan pembelajaran daring berjumlah 242 orang mahasiswa. Sampel penelitian ini menggunakan tehnik random sampling dengan jumlah responden sebanyak 87 orang. Tehnik pengumpulan data menggunakan instrument skala regulasi emosi yang disebarkan menggunakan angket yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas angket dan Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif persentase. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan skala regulasi emosi yang disusun peneliti berdasarkan aspek-aspek regulasi emosi emosi menurut Gross & Thompson (2006) terdiri dari: memonitor emosi (emotions monitoring), mengevaluasi emosi dan memodifikasi emosi (emotions modification) Berdasarkan temuan dan pembahasan hasil penelitian telah diperoleh skor angket dari 87 orang responden. Skor keseluruhannya adalah sebesar 6309 dari skor maksimal yang di harapkan 8.503, dimana dari skor tersebut memperoleh persentase sebesar 75,53%. Sehingga dapat di golongkan dalam kategori Baik. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa mahasiswa program studi PG-PAUD Universitas Palangka Raya memiliki regulasi emosi yang baik selama pembelajaran daring. Kata Kunci : Regulasi emosi, mahasiswa, daring
10.36873/jph.v16i2.2244 HUBUNGAN MOTIVASI KERJA GURU PAUD DENGAN KOMPETENSI PEDADOGIK DI KECAMATAN PANTAI LUNCI KABUPATEN SUKAMARA: Gustina Nianti Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i2.2244

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedadogik. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian studi korelasional. Subjek dari penelitian ini adalah guru PAUD di Kecamatan Pantai Lunci yang berjumlah 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah Product Moment Pearson dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang kuat dan signifikan antara motivasi kerja guru PAUD dengan kompetensi pedadogik sebesar 0,639. Hasil data motivasi kerja guru PAUD yang diperoleh dari 30 responden sebesar 81,24% dan kompetensi pedadogik sebesar 76,59%. Kedua hasil tersebut masuk dalam kategori tinggi. Koefesien determinasi diperoleh sebesar 40,9? dan 59,1% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Hal ini berarti semakin tinggi motivasi kerja guru PAUD, maka tinggi pula kompetensi pedadogik guru.Kata kunci : Guru PAUD, kompetensi pedadogik, motivasi kerja
10.36873/jph.v17i1.3322 PENGARUH PERMAINAN GOBAK SODOR TERHADAP KERJASAMA ANAK KELOMPOK B TK INTAN SARI PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020: Riri Dwiani, Rusmaladewi Rusmaladewi, Sophia Oktavia Balimulia Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3322

Abstract

ABSTRAK Kerjasama (coorperation), yaitu sikap mau bekerjasama dengan kelompok. Anak yang berusia dua atau tiga tahun belum berkembang sikap kerja samanya. Mulai usia tiga tahun akhir atau empat tahun, anak sudah mulai menampakkan sikap kerja samanya dengan anak lain. Pada usia enam atau tujuh tahun, sikap kerja sama ini sudah berkembang dengan lebih baik lagi. Namun, sebagian anak masih belum dapat bekerjasama dengan temannya dan juga tidak bisa berbagi dalam kelompok terlihat dalam hal mengerjakan tugas kelompok anak masih berebutan potongan kertas, lem, gambar dalam kegiatan kolase dan saling berebut bermain balok. Anak tidak terlihat aktif, terlihat dari kurangnya interaksi anak ketika menyelesaikan tugas kelompok, anak tidak mau membantu mengerjakan tugas kelompok bahkan hanya melihat temannya bekerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permainan gobak sodor terhadap kemampuan kerjasama anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode eksperimen. Sampel adalah anak kelompok B TK Intan Sari Palangka Raya yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulan dengan lembar observasi yang berisi 3 aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung adalah 5,85, ttabel dengan taraf signifikan yaitu 5% (2,120). thitung 5,85 > ttabel 2,120. Berdasarkan hasil tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian Permainan Gobak Sodor Berpengaruh Terhadap Kemampuan Kerjasama pada Anak Kelompok B TK Intan Sari Palangka Raya tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Permainan, Kerjasama, Anak Usia Dini
10.36873/jph.v17i1.3325 PERAN ORANG TUA MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA 4-5 TAHUN SELAMA MASA PANDEMI DI KELURAHAN LANJAS KECAMATAN TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA: Nigita Hardika Ningsih, Dewi Rosaria Indah, Rayne Praticia Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3325

Abstract

ABSTRAK  Peran orang tua adalah suatu tindakan orang tua untuk memberikan motivasi, bimbingan, fasilitas belajar serta perhatian yang cukup kepada anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu. Peran orang tua diperlukan untuk tetap menumbuhkan minat anak dalam belajar selama masa pandemi agar dapat tercapainya prestasi belajar anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran orang tua menumbuhkan minat belajar anak usia 4-5 tahun selama masa pandemi di Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup, yaitu angket yang sudah ada jawbannya. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun di Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara dengan jumlah 30 responden. Anget di bagian kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun melalui google form. Sebelum angket disebarkan dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrument, hasil angket yang disebarkan tersebut dianalisi dengan mengunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa total skor perolehan hasil pernyataan orang tua tentang peran orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak usia 4-5 tahun dengan skor 2377, total dari hasil maksimal skor yakni sebesar 2760. Sehingga berdasarkan data-data akan diperoleh perhitungan sebesar 86,12% dari total sampel responden 30 responden menunjukkan peran orang tua menumbuhkan minat belajar anak masuk dalam kategori sangat tinggi.   Kata Kunci: Peran Orang Tua, Minat Belajar
10.36873/jph.v17i1.3326 PENGARUH PERMAINAN POHON HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA USIA 5-6 TAHUN DI TK PEMBINA JEKAN RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020: Dwi Rosiana Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3326

Abstract

ABSTRAK Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh permainan pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B, sampel penelitian adalah anak kelompok B3 yang berjumlah 20 anak. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan kemampuan mengenal huruf pada anak usia kelompok B1 di TK Pembina Jekan Raya setelah melakukan kegiatan kegiatan permainan pohon (2) Mengetahui pengaruh permainan pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok B1 di TK Pembina Jekan Raya Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan metode dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan statistic uji-t dengan rumus Thitung > Ttabel dan hasilnya bahwa t hitung sebesar 13,47 Sedangkan nilai t table dengan dengan taraf signifikan 5% dan db (N-1 = 20-1 = 19) adalah sebesar 2,093 Dengan demikian dapat diketahui t hitung > t table yaitu 13,47 > 2,093 Jika t hitung > dari t table maka Ha di terima dan Ho di tolak. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media permanaian pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B3. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Huruf, Permainan Pohon Huruf
10.36873/jph.v17i1.3328 PENGARUH KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B3 TK ISLAM NU KOTA PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020: Siti Rohayah Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3328

Abstract

ABSTRAK Motorik halus adalah pengorganisasian penggunakaan otot-otot kecil seperti jari jemari dan tangan, keterampilan yang mencangkup pemanfaatan menggunakan alat-alat untuk mengerjakan suatu objek. Manfaat kegiatan kirigami untuk mengembangkan keterampilan motorik halus seperti menggerakan jari-jemari anak, koordinasi mata dan tangan, dan konsentrasi melalui beberapa teknik dalam membuat kirigami yaitu melipat kertas origami, membuat pola garis dan menggunting. Penelitian ini melibatkan 22 anak pada kelompok B3 TK Islam NU Kota Palangka Raya.Pengumpulan data menggunakan observasi dalam bentuk penilaian, dan dokumentasi serta dianalisis dengan teknik statistik uji-t.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian diperoleh dari perhitungan uji-t dengan nilai sebesar 13,28 dibandingkan dengan taraf signifikasi 5% dengan dk = N-1 = 21 maka nilai adalah 2,080, yang berarti (13,28) > (2,080). Berdasarkan hasil tersebut maka ditolak dan diterima.Artinya terdapat pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B3 di TK Islam NU Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci: Motorik Halus, Kirigami, Anak Usia Dini
10.36873/jph.v17i1.3336 STUDI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID 19 DI NANGA BULIK KABUPATEN LAMANDAU TAHUN AJARAN 2020/2021: Yuni Christina & Intan Kamala Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3336

Abstract

ABSTRAK Pendidikan Anak Usia Dini adalah salah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun, yang dilakukan melaui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pembelajaran bagi anak dilaksanakan di dalam kelas dengan guru sebagai pengajarnya. Namun dalam kondisi pandemi Covid-19 ini anak diharuskan belajar dari rumah saja dan pembelajaran bisa dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online, atau secara luring (luar jaringan) atau offline misalnya dengan kunjungan rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan triangulasi sumber, yaitu guru, orang tua, dan anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bagi anak usia dini selama pandemi baik dukungan maupun yang dihadapi selama proses pembelajaran di masa pandemi ini. Penelitian ini dilakukan pada guru dari dua TK yang berbeda, orang tua anak, dan anak, dengan pengambilan data dilakukan dengan : angket, wawancara, observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang dituangkan dalam RPPH yang sudah disesuaikan dengan kondisi masa pandemi, TKN Pembina melaksanakan pembelajaran secara kombinasi antara daring dan kunjungan ke rumah, sedangkan TK Melati melaksanakan pembelajaran secara daring, dan juga kunjungan ke rumah bagi anak yang tidak mengumpulkan tugasnya. Hambatan yang dihadapi pada pembelajaran yaitu pada jaringan internet yang kurang baik, ketersediaan paket data internet, kurangnya minat anak belajar, ada orang tua yang awalnya menggunakan handphone non android, orang tua yang sulit membagikan waktunya mendampingi anak belajar, kemampuana orang tua dalam membimbing anak belajar yang masih kurang, keterbatasan media pembelajaran, cuaca yang kurang mendukung pada saat kunjungan ke rumah, dan adanya rasa kekhawatiran terhadap penyebaran Covid-19. Sedangkan dukungan dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu semangat guru dan orang tua yang cukup tinggi, adanya tenggang waktu yang cukup petunjuk yang jelas dalam pembelajaran dan penyelesaian tugas anak, serta adanya bantuan dari pemerintah berupa buku, alat tulis, fasilitas wifi, serta dana BOP dari Pusat. Kata Kunci: Pembelajaran, Covid 19, Anak Usia Dini.
10.36873/jph.v17i1.3337 PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI BENTUK EDUKASI COVID-19 : Cahaya Afriani Napitupulu Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3337

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini perlu mendapatkan edukasi terkait COVID-19 dan penerapan kebiasaan baru sejak dini agar anak-anak memahami dan membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Hal tersebut membantu mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan keluarga. Bercerita merupakan sebuah metode belajar pada anak usia dini yang sesuai untuk mengedukasi anak tentang Covid-19. Deskriptif kualitatif dengan survei terhadap tiga puluh mahasiswa PG PAUD UPR dan studi literatur dilakukan dalam penelitian ini . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata 62,46% responden setuju bahwa metode bercerita adalah metode yang paling tepat untuk mengenalkan Covid-19 kepada anak usia dini. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi guru PAUD untuk menggunakan metode bercerita sebagai upaya mengedukasi anak usia dini tentang Covid-19 Kata Kunci: Persepsi, Metode Bercerita, Covid-19, Anak Usia Dini
10.36873/jph.v17i1.3338 PERAN IBU TERHADAP PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN TEWAH TAHUN 2019: Irenne Indah Kasih & Ignatia Imelda Fitriani Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Pintar Harati Volume 17, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v17i1.3338

Abstract

ABSTRAK Pendidikan seks merupakan suatu pendidikan tingkah laku yang baik, pendidikan seks juga bertujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemasyarakatan serta membantu seseorang menghadapi persoalan hidup yang berpusat pada naluri seks yang timbul dalam bentuk tertentu dan merupakan pengalaman manusia yang normal. Dari pengertian tersebut dapat dipahami maksud dari pendidikan seks adalah menerangkan semua hal yang berhubungan dengan seks dan seksualitas dalam bentuknya yang wajar, tidak hanya terbatas pada anatomi, fisiologi, penyakit kelamin dan perilaku seks yang menyimpang. Namun yang terpenting adalah bagaimana membentuk sikap serta kematangan emosional seseorang terhadap seks. Peran orang tua terutama ibu dalam memberikan informasi seksaulitas kepada anak sangat besar, karena secera emosional ibulah yang mempunyai kedekatan dengan anak. Ibulah yang melahirkan anak, merawat anak sejak bayi, memberikan kasih sayang dan perhatian. Sikap ibu dalam memperlakukan anak sejak bayi membawa pengaruh kepada anak untuk memperlakukan dirinya seperti halnya ibu memperlakukan dirinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian deskriptif. Teknik sampel yang diambi oleh peneliti yaitu dengan teknik Random Sampling. Ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun dan menyekolahkan anaknya di TK Hentak, TK Pertiwi dan RA Darul Aman ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini. Peneliti membagikan kuesioner untuk mengetahui ada tidaknya peran ibu terhadap pendidikan seks pada anak usia dini. Teknik analisis data dengan menggunakan formula persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan nilai p dari semua indikator memiliki hasil sebesar 71,50%. Dimana dalam hal ini daapt dikategorikan “Baik” dalam peran Ibu Terhadap Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Di Kelurahan Tewah. Kata Kunci: Peran Ibu, Pendidikan Seks, Anak Usia Dini.
10.36873/jph.v16i1.1778 MEDIA FLASHCARD BAHASA DAYAK - INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA DINI : Ignatia Imelda Fitriani & Sophia Oktavia Balimulia Adminpintarharati
Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi Vol. 16 No. 1 (2020): Jurnal Pintar Harati Volume 16, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v16i1.1778

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan model belajar yang menyenangkan untuk meningkatkan kosakata bahasa Indonesia anak usia dini dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan dengan cara yang sesuai dengan karakter anak. Penelitian dilaksanakan di TK Simpei Karuhei Desa Tumbang Lithing, kabupaten Katingan. Berdasarkan hasil analisis diketahui T hitung sebesar 58,58. Jika dibandingkan dengan T tabel pada tingkat signifikansi 5% dengan dk = 121 = 11 yakni sebesar 2,201. Diketahui T hitung lebih besar daripada T tabel sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan kosakata Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah menggunakan kartu flashcard Bahasa Dayak-Indonesia. Kata Kunci: Flashcard Bahasa Indonesia-Dayak, Kosakata Bahasa Indonesia