Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Aplikasi Pariwisata dengan Pendekatan Design Thinking di Mandalika Lombok Tengah Rismayani, Risris; Tricahyono, Dodie; Manuel, Bram; Pawitra, Muhammad Tyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v3i3.1047

Abstract

Nusa Tenggara Barat merupakan daerah yang berkontribusi cukup besar pada potensi pariwisata. Di era revolusi industry 4.0, teknologi informasi memegang peranan penting bagi kesuksesan pengembangan bisnis, termasuk pariwisata. Namun, di Nusa Tenggara Barat porsi penduduknya masih banyak yang tidak memanfaatkan internet untuk kebutuhan usaha. Masyarakat sasar di kawasan Desa Wisata Mandalika Lombok Tengah memiliki potensi sumber daya yang menarik untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata. Namun, lembaga pengelola menjadi salah satu aspek yang perlu ditingkatkan dalam pengembangan potensi desa wisata. Program pengabdian masyarakat mengusung perancangan inovasi digital bagi desa wisata di Lombok Tengah dengan pendekatan design thinking. Metode ini digunakan untuk dapat menghasilkan ide inovasi yang sesuai dengan konteks masyarakat sasar. Inovasi digital yang diusung adalah pengembangan aplikasi dasbor pariwisata “LombokHub”. Dari hasil pengujian ide kepada pengelola desa wisata, inovasi yang diusung mendapatkan respon positif. Sehingga terindikasi menarik untuk diimplementasikan.
Pengembangan Kompetensi Manajemen Strategi untuk Pengelola Pasar Rakyat di Kabupaten Bandung Rismayani, Risris; Tricahyono, Dodie; Manuel, Bram
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i3.14114

Abstract

Persoalan persaingan antara pasar rakyat dan pasar modern di Indonesia semakin hangat seiring dengan perkembangan jaman. Sebagai salah satu sumber pendapatan utama masyarakat, terutama di wilayah sub-urban seperti Kabupaten Bandung, pasar rakyat memegang peran penting dalam ekonomi kerakyatan. Namun, untuk dapat memenangkan persaingan dengan pasar modern yang menargetkan pangsa pasar yang sama, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan komprehensif dari sekedar merenovasi bangunan pasar. Program pengabdian masyakarat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola dan pedagang pasar di bidang manajemen strategik. Materi penyuluhan yang diberikan adalah manajemen pasar rakyat memberikan penyuluhan bagaimana mengelola pasar rakyat di Indonesia bagi key players atau pengeola pasar rakyat. Sedangkan, terkait strategi bersaing  masyarakat sasaran diberikan panduan trik-trik bersaing dengan minimarket atau retail modern  Metode yang digunakan adalah ceramah, praktek, diskusi serta tanya jawab dengan peserta pelatihan. Peserta pelatihan sejumlah 45 orang yang terdiri dari 30 orang dari pihak pengelola dan 15 orang pedagang pasar. Sebanyak 84% dari peserta pelatihan merasa bahwa pelatihan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan peserta untuk mengetahui bagaimana cara mengelola pasar tradisional yang mampu bersaing dengan pasar atau ritel modern.
Work Breakdown Structures Vs. Business Processes: An Investigation of Appropriate Method For Identifying The Number of Risks Sari, Martdian Ratna; Kountur, Ronny; Manuel, Bram; Ahmad, Adura
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 11 No. 1 (2024): JABM, Vol. 11 No. 1, Januari 2025
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.11.1.275

Abstract

Background: Risk identification is a critical first step in the risk management process, laying the groundwork for subsequent stages like analysis, assessment, mitigation, and monitoring. Accurate identification is crucial to ensure that identified risks align with the company’s specific contextPurpose: This research aims to investigate how knowledge and understanding of various risk identification techniques influence the number of risk events identified by practitioners.Design/Methodology: An experimental approach was employed, involving 84 business school students. The study measured the dependent variable number of risks identified against independent variables comprising different risk identification approaches, both with and without context knowledge. Data analysis utilized the Chi-square technique of non-parametric statistics, maintaining a 95 percent confidence level.Findings: The findings reveal a significant correlation between the methods of identification approach (with or without knowledge of risk context) and the number of risks identified. Participants using the Business Process (BP) approach, regardless of context knowledge, identified more risks compared to those using the Work Breakdown Structure (WBS) approach or a No approach (NT).Conclusion: The findings highlight the importance of selecting appropriate risk identification methods and underscore the value of context knowledge in enhancing risk identification effectiveness. This research provides actionable insights for practitioners, analysts, and decision-makers actively engaged in risk management.Originality: This study contributes to the field by emphasizing the role of risk identification approaches and contextual knowledge, providing a framework for improving risk management practices. Keywords: risk identification, risk context, experiment approach, and risk knowledge
Pengembangan Kompetensi Manajemen Strategi untuk Pengelola Pasar Rakyat di Kabupaten Bandung Rismayani, Risris; Tricahyono, Dodie; Manuel, Bram
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i3.14114

Abstract

Persoalan persaingan antara pasar rakyat dan pasar modern di Indonesia semakin hangat seiring dengan perkembangan jaman. Sebagai salah satu sumber pendapatan utama masyarakat, terutama di wilayah sub-urban seperti Kabupaten Bandung, pasar rakyat memegang peran penting dalam ekonomi kerakyatan. Namun, untuk dapat memenangkan persaingan dengan pasar modern yang menargetkan pangsa pasar yang sama, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan komprehensif dari sekedar merenovasi bangunan pasar. Program pengabdian masyakarat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola dan pedagang pasar di bidang manajemen strategik. Materi penyuluhan yang diberikan adalah manajemen pasar rakyat memberikan penyuluhan bagaimana mengelola pasar rakyat di Indonesia bagi key players atau pengeola pasar rakyat. Sedangkan, terkait strategi bersaing  masyarakat sasaran diberikan panduan trik-trik bersaing dengan minimarket atau retail modern  Metode yang digunakan adalah ceramah, praktek, diskusi serta tanya jawab dengan peserta pelatihan. Peserta pelatihan sejumlah 45 orang yang terdiri dari 30 orang dari pihak pengelola dan 15 orang pedagang pasar. Sebanyak 84% dari peserta pelatihan merasa bahwa pelatihan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan peserta untuk mengetahui bagaimana cara mengelola pasar tradisional yang mampu bersaing dengan pasar atau ritel modern.