Articles
Literature Review Hubungan Kecanduan Smartphone Dengan Gangguan Emosional Remaja
Ferry Setiawan;
Yuliani Winarti
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada hubungan antara sikap emosional remaja dengan kecanduan smartphoneMetodologi: Desain penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka. Studi Literature Review adalah cara yang dipakai untuk mengungkapkan data dan sumber yang berhubungan pada sebuah topik tertentu yang biasa di dapatdari berbagai sumber jurnal, dan data dari Dinas Kesehatan kota Samarinda maupun Dinas komunikasi dan informasi yangdiakses secara online.Hasil: Bahwa beberapa artikel menunjukkan kecanduan smartphone sangat berpengaruh terhadap emosional remaja,penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyababkan terganggunya kesehatan emosional remaja.Manfaat: Review ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi bagi peneliti lainnya untuk digunakan sebagai acuan khususnya yang berkaitan dengan kecanduan smartphone dengan gangguan emosional remaja
Hubungan Monitoring Parental Dan Jenis Kelamin Terhadap Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di SMP Negeri 4 Samarinda
Lidya Wuri Handayani;
Yuliani Winarti
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Perilaku seks bebas adalah tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual yang dilakukan oleh dua orang, laki-laki dan perempuan diluar perkawinan yang sah dan Kasus seks bebas setiap tahunnya mengalami peningkatan dengan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan monitroing parental dan jenis kelamin terhadap perilaku seks bebas pada siswa/I di SMPN 4 Samarinda. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional dengan jumlah sampel 94 responden yang diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner online berupa Google Formulir. Hasil: Setelah dilakukan uji Chi-square mendapatkan p-value sebesar 0,185 dan p-value sebesar 1,000 nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikan α =0,05. Sehingga penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan monitoring parental dan jenis kelamin kelamin terhadap perilaku seks bebas pada siswa/I di SMPN 4 Samarinda. Manfaat: Menambahkan wawasan bagi orang tua untuk lebih menjaga hubungan dan komunikasi dengan anak untuk menekan angka seks bebas pada remaja dan menjadi bahan referensi untuk melakukan penelitian selanjutnya.
Hubungan Norma Subjektif dan Teman Sebaya terhadap perilaku seks bebas pada remaja di SMPN 4 Samarinda
Azizah Azizah;
Yuliani Winarti
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Norma Subjektif dan Teman Sebaya terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMPN 4 Samarinda . Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada siswa/i SMPN 4 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional yaitu penelitian yang dilakukan sekali saja dalam satu waktu (poin time approach) dengan tujuan mendapatkan hubungan sebab akibat terhadap faktor-faktor risiko dengan efek. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalaha analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Chi Square / Fisher Exact dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara norma subjektif dan perilaku seks bebas dengan nilai p-value = 0,626 > 0.05dan juga tidaj ada hubungan yang signifikan antara teman sebaya dan perilaku seks bebas dengan nilai p-value = 0,255 > 0.05 Manfaat: Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai indikator keberhasilan dalam proses belajar mengajar selama perkuliahan, sebagai sumber referensi dan acuan dalam penelitian berikutnya serta sebagai informasi mengenai hubungan norma subjektif dan teman sebaya terhadap perilaku seks bebas pada remaja.
Hubungan Pengetahuan Media Pornografi Perilaku Seks Bebas Pada Remaja SMP Negeri 4 Samarinda
Miratul Awaliyah;
Yuliani Winarti
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan studi: Untuk mengetahui hubungan pengetahun dengan media pornografi dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMP Negeri Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada siswa/I SMP Negeri 4 Samarinda . Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dimana variabel dependen dan variabel independen diukur dalam satu waktu yang sama atau saat bersamaan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik yaitu uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan media pornografi terhadap perilaku seks bebas dimana nilai p-value >0.05. Manfaat: Hasil dalam penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai sumber referensi serta acuan dalam penelitian berikutnya khususnya yang berkaitan dengan hubungan hubungan pengetahuan dan media pornografi terhadap perilaku seks bebas.
Pendidik Sebaya Sebagai Alternatif Edukasi Pencegahan Narkolema (Narkoba Lewat Mata) Di Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Semester 2 (Dua) Fakultas Kesehatan Dan Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Yuliani Winarti;
Sri Sunarti;
Mukhripah Damaiyanti
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v1i2.236
Studi terbaru menunjukkan bahwa terpapar materi pornografi merupakan hal yang biasa. Pengakses pornografi atau narkolema oleh remaja sudah sangat memprihatinkan. Penanggulangan dampak narkolema perlu segera dilakukan dengan berbagai usaha preventif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melatih mahasiswa menjadi pendidik sebaya yang terlatih dalam pencegahan Narkolema. Pengabdian masyarakat ini mengambil objek mahasiswa semester II di prodi s1 kesehatan masyarakat, fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah kalimantan timur sebanyak 10 mahasiswa selama 2 hari. Manfaat diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pengkaderan pendidik sebaya yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan dalam melakukan komunikasi, menyampaikan informasi dan edukasi kepada teman sebayanya mengenai pencegahan narkolema dan dampaknya pada kesehatan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan role play dan simulasi. Hasil yang diperoleh adalah peserta pelatihan mampu menjadi pendidik sebaya dengan pengetahuan dan keterampilan yang meningkat dan memiliki keberanian menjadi role model bagi teman-teman sebayanya.
Pendidik Sebaya Sebagai Metode alternatif dalam Peningkatan Pengetahuan Mencegah Narkolema (Narkoba Lewat Mata) pada Siswa SMPN 4 Di Samarinda
Yuliani Winarti;
Sri Sunarti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jdk.v9i2.1531
Akses pornografi oleh anak-anak sangat memprihatinkan. Peningkatan pengetahuan dengan metode peer educator sebagai salah satu upaya preventif untuk mengatasi efek adiksi konten pornografi perlu segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan pengetahuan pencegahan kecanduan konten pornografi melalui program peer educator. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol dengan pre-test dan post-test. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 75 siswa yang terdiri dari kelas 7 dan 8 yang terbagi menjadi 2, yaitu kelompok intervensi yang mendapat metode peer educator di SMPN 4 Samarinda sebanyak 40 siswa dan kelompok kontrol yang mendapat modul sebagai bahan bacaan mandiri di SMPN 24 Samarinda sebanyak 35 siswa pada tahun 2019. Teknik purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pengetahuan yang signifikan secara statistik antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol p-value 0.003. Didapatkan bahwa rata-rata perubahan pengetahuan pada kelompok perlakuan yang mendapatkan metode peer educator lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan pemberian modul yang dibaca secara mandiri.
Pengaruh Peer Education Training Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Tutor Sebaya Mencegah Narkolema di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Yuliani Winarti;
Mukhripah Damaiyanti
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jdk.v10i2.3324
Perkembangan tekhnologi komunikasi informasi yang kian pesat mempermudah penyebaran materi pornografi. Narkolema disebut sebagai seseorang yang telah berada pada fase candu akan konten pornografi. Kondisi candu akan berbahaya jika tidak segera ditangani dan menyebabkan rusaknya fungsi otak bagian depan yang disebut sebagai pre frontal korteks (PFC). Peran aktif program peer education sebagai salah satu metode dalam melatih tutor sebaya agar lebih terampil secara kognitif, afektif dan psikomotorik dalam mencegah narkolema. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan pengetahuan dan sikap peserta pelatihan (tutor sebaya) dalam mencegah narkolema. Jenis penelitian adalah pre-experiment dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 8 tutor sebaya yang dipilih dari hasil recruitment dengan kriteria inklusi yaitu aktif diorganisasi kampus, disenangi oleh teman-teman sebayanya, komunikatif, percaya diri dan dapat menjadi role model bagi teman-temannya. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dan teknik analisis data menggunakan paired t test untuk menguji perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah diberikan pelatihan peer education. Keputusan pengujian hipotesis penelitian ini berdasarkan taraf signifikansi 5% atau p value = 0,05. Hasil penelitian tidak terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan setelah pelatihan dengan nilai p-value = 0,685 (p>0,05), terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada sikap tutor sebaya sebelum dan setelah pelatihan dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan tidak terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan pada tutor sebaya sebelum dan setelah pelatihan. Terdapat perbedaan yang signifikan pada sikap tutor sebaya sebelum dan setelah pelatihan.
Hubungan Peran Orang Tua dengan Inisiasi Seks Pranikah pada Remaja di Prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Yuliani Winarti;
Wahyu Agung Budi Alamsyah
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jdk.v9i3.3045
Perilaku inisiasi seks pranikah pada remaja sudah sangat mengkhawatirkan. Menurut data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) pada tahun 2019 di Kota Samarinda kejadian seks pranikah dengan dampak penularan penyakit HIV/AIDS tertinggi di Kecamatan Samarinda Ulu sebesar 62%, Samarinda Ilir 56%, dan Samarinda Utara 37%, dengan jumlah keseluruhan sebesar 375 jiwa terdampak HIV/AIDS. Peran orang tua dalam mencegah perilaku seks pranikah memiliki posisi yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran orang tua dengan perilaku inisiasi seks pranikah pada remaja di prodi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan rancangan cross sectional menggunakan uji Chi-Square. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seks pranikah, dengan nilai p-value <0,001.
HUBUNGAN PAPARAN MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM) DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 5 SAMARINDA
Yuliani Winarti;
Monica Andriani
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jdk.v8i4.1526
Instagram di masa sekarang menjadi rutinitas setiap hari para remaja. Instagram adalah media yang membuat pengguna terhubung dengan orang-orang yang ada diseluruh dunia. karena itu dampak yang didapatkan remaja pada masa sekarang tentunya lebih beresiko menyebabkan perilaku seks bebas.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paparan media sosial (Instagram) dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMA Negeri 5 Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional.Jenis penelitian ini merupakan survei analitik dengan pendekatan studi “Cross Sectional”. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2019. Jumlah sampel sebanyak 75 responden yang didapatkan menggunakan tekhnik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan statistik Chi Square (derajat kemaknaan 95%).Hasil penelitian didapatkan hasil ada hubungan antara paparan media sosial (instagram) dengan perilaku seks pranikah (p 0.027). Disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara paparan media sosial (Instagram) dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMA Negeri 5 Samarinda.
Literature Review: Pengaruh Lingkungan Sosial Teman Sebaya Remaja akhir pada Perilaku Cybersex
Faddlun Nisa;
Yuliani Winarti
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuanstudi: Untuk menjelaskan seberapa besar pengaruh yang diberikan lingkungan sosial teman sebaya remaja pada perilaku cybersex Metodologi: Desain penelitian yang digunakan ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka, menggunakan metode systematic review yaitu dengan membedah isi dari jurnal yang sudah di teliti oleh peneliti sebelumnya lalu mengelompokkan dan menyimpulakan dari hasil jurnal dan artikel yang sudah di teliti sehingga bisa menjadi sebuah penelitian yang diinginkan. Hasil: pengaruh lingkungan sosial teman sebaya remaja akhir pada perilaku cybersex bisa dikategorikan tinggi karna interaksi yang sering dilakukan remaja selain dengan keluarga dirumah juga dengan teman sebaya, remaja lebih banyak menghabiskan waktunya bersama dengan temannya baik disekolah maupun ditempat bermain/ngumpul, interaksi yang dilakukan oleh remaja juga tidak hanya dilakukan saat bertatap muka saja melalui media chatting pun mereka bisa melakukan interaksi, Remaja yang sudah pernah bahkan seringkali melakukan perilaku cybersex cenderung lebih asik dengan dunianya sendiri pada saat berada dirumah sehingga tidak terlalu memperdulikan orang lain, prilaku cybersex yang sering dilakukan remaja juga beragam seperti melakukan chat sex, videocall sex, telphone sex, dan membuka bahkan mengunggah video porno dari situs porno agar mereka bisa menyalurkan hasrat seksual dengan fantasi seksual agar merasa senang dan memiliki kepuasan tersendiri. Manfaat: diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kesehatan sehingga lebih peduli dan mampu menjadi titik acuan untuk membuat suatu program pencegahan terhadap perilaku cybersex