Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Belajar dan Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Belajar Mahasiswa: Indonesia Budiyarti, Nelly; Handayani, Henni Rahayu; Fitriyah, Fitriyah
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 2 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v6i2.2052

Abstract

Learning motivation and emotional intelligence are indicators that can determine changes and improvements in student learning behavior. This study aims to analyze the influence of learning motivation and emotional intelligence partially and simultaneously on student learning behavior. This study used primary data through the distribution of questionnaires to 100 students. The data in this study were analyzed using Multiple Linear Regression. The results of the study indicate that learning motivation partially has a positive effect on learning behavior, emotional intelligence partially has a positive effect on learning behavior, and learning motivation and emotional intelligence simultaneously have a positive effect on learning behavior. The results of this study are expected to broaden students' thinking horizons and instill awareness that increasing learning motivation and emotional intelligence can improve learning behavior, which implicitly has an impact on improving student learning outcomes.
Penjualan Kosmetik Pinkflash Eyeshadow yang Mengandung Bahan Berbahaya Ditinjau dari Pasal (4) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Handayani, Henni Rahayu; Ndadari, Roshinta Surya; Putri, Anna Salshabilla; Putri, Jingga Cahya; Hakiim, Arif Luqman Al; Tohadi, Tohadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36276

Abstract

Di era modern, kosmetik telah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan Masyarakat, terutama bagi perempuan. Meskipun demikian, peredaran kosmetik berbahaya masih berlangsung, seperti produk eyeshadow bermerek Pinkflash yang ditemukan mengandung bahan berbahaya, antara lain merkuri dan hidrokuinon. Produk ini dijual secara luas melalui berbagai platform marketplace, padahal belum mendapat izin edar resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan hak konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya hak atas keamanan, kenyamanan, serta informasi yang benar dan jujur. Hak-hak tersebut tidak diimplementasikan oleh penjual kosmetik eyeshadow merek PinkFlash. Metode studi yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, literatur yang relevan, serta laporan resmi dari BPOM. Hasil studi menunjukkan bahwa pelaku usaha yang menjual kosmetik eyeshadow Pinkflash berbahaya tanpa izin edar dapat dikenai pertanggungjawaban perdata.