Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan ICT berdasarkan sudut pandang gender dalam menumbuhkan budaya literasi Nurdiyana, Nurdiyana; Suanto, Suanto
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p69-78

Abstract

Kemajuan Information and Communication Technology (ICT) yang demikian pesat serta potensi pemanfaatannya secara luas telah membuka akses, komunikasi jarak jauh secara langsung maupun tidak langsung yang efektif, dan membuka peluang dalam pendayagunaan informasi secara cepat dan akurat, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia. Kebutuhan akan ICT dipandang berbeda sesuai kebutuhan dan pemanfaatannya akan berbeda antara laki-laki dan perempuan, begitu pula penggunaannya di dalam proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan tinggi, kehadiran ICT disambut dengan baik dalam Interaksi antara mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar. Teknologi berperan bukan hanya sebagai alat, akan tetapi juga berperan sebagai proses maupun sumber pembelajaran. Namun dalam pelaksanaannya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan harus dipastikan untuk dapat memiliki kemampuan literasi yang baik, agar dapat menghasilkan calon guru masa depan harus dipastikan memiliki pengetahuan, keterampilan dan kompetensi teknologi yang baik, supaya dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dengan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mencari realita dalam pembelajaran di kampus sebagai tempat penelitian ini dilakukan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi penelitian.  Adapun responden dalam penelitian ini terdiri dari Ketua Program Studi PPKn, dosen dan mahasiswa semester 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik mahasiswa maupun mahasiswi memiliki pemahaman yang baik mengenai internet, mereka sering dan terbiasa dengan internet. Namun dalam penggunaan internet untuk pembelajaran seperti dalam mencari artikel-artikel jurnal, modul digital lebih sering dilakukan oleh mahasiswi, namun perbedaannya tidak terlalu besar.
Implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Suanto, Suanto; Nurdiyana, Nurdiyana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol.7 No.2 September 2020
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v7i2.y2020.p107-114

Abstract

Pendidikan “karakter pada satuan pendidikan formal menjadi suatu hal yang sangat penting hal ini tertulis dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK),”akan tetapi bagaimana implementasi kebijakan dan pengintegrasiannya dalam kurikulum serta dampak pendidikan karakter bagi siswa dalam satuan pendidikan masih perlu dimonitoring dan dievaluasi implementasinya. Atas dasar “latar belakang tersebut maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis”data secara empiris tentang  implementasi“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)”di SMK Letris Indonesia. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Normatif Empiris dengan menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket, studi dokumen, observasi, dan wawancara, dengan responden yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sekolah telah mengimplementasikan dan mengintegrasikan kebijakan PPK yang terlihat dari prinsip pelaksanaan PPK sebagaimana telah diatur pada Pasal 5, dan Penyelenggaraan PPK yang sesuai dengan Pasal 6 ayat 1“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Dengan demikian”dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan PPK telah sesuai dengan perpres tersebut, namun masih perlu dievaluasi secara berkala pengintegrasiannya dalam proses belajar mengajar dan dampaknya bagi siswa.
Pemahaman Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (ITE) Terhadap Perilaku Penggunaan Media Sosial Instagram Saputri, Ichsandriani; Suanto, Suanto; Sulastri, Sulastri
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol.9 No.2
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v9i2.y2022.p101-110

Abstract

Pada saat ini para pengguna media sosial juga bukan hanya orang dewasa saja, tetapi para remaja bahkan anak-anak dibawah umur sudah mengenal internet dan juga media sosial. Salah satu penggunaan media sosial yang paling sering digunakan oleh para remaja pada saat ini yaitu Instagram. Adanya kemajuan teknologi dan juga media sosial juga bukan hanya merubah pola perilaku yang ada di masyarakat, tetapi juga menambah berbagai macam kejahatan yang bisa dilakukan. Disinilah peran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk menindak pelaku-pelaku yang melakukan pelanggaran di dalam media sosial dan juga internet, guna menciptakan ketertiban di dalam menggunakan media sosial internet. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat Pengaruh antara Pemahaman Undang-Undang ITE terhadap perilaku di dalam media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Sasmita Jaya 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman Undang-Undang ITE terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Perilaku Penggunaan Media Sosial Instagram. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman Undang-Undang ITE, semakin tinggi pula tinggat Perilaku Penggunaan Media Sosial Instagram.Kata-kata kunci: Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE); Perilaku Penggunaan Media Sosial; Instagram
Pemahaman Terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi suanto, suanto; Rustandi, Roni; Susi, Susi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Publisher : Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpkn.v10i2.y2023.p126-136

Abstract

Terjadinya kekerasan seksual yang terjadi di perguruan tinggi berdampak pada kurang optimalnya penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi dan menurunkan kualitas pendidikan tinggi. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data secara empiris tentang Pemahaman terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi Pada Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Pamulang dan Mahasiswa Prodi PPKn STKIP Arrahmaniyah Depok. Penelitian menggunakan metode survey, di mana setiap responden diberi kuesioner untuk memberikan pendapatnya terhadap sejumlah pernyataan tentang Pemahaman terhadap Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021. Selain itu, secara terpisah dilakukan diskusi terfokus (Focus Group Discussion). Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mencegah dan menanagani kekerasan seksual di lingkungan Prodi PPKn Universitas Pamulang dan Prodi PPKn STKIP Arrahmaniyah Depok, masing-masing instansi telah memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) sebagai unit kerja yang bertugas memberikan sosialisasi, pencegahan, dan penanganan terkait kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Berdasarkan hasil survey terlihat bahwa mayoritas mahasiswa memahami apa yang dimaksud kekerasan seksual dan bagaimana pencegahan serta tindakan yang harus dilakukan jika terjadi kasus tersebut karena telah mendapatkan sosialisasi di lingkungan perguruan tinggi masing-masing.
Improving Learning Outcomes of PAI & BP Class IV Students of SD Negeri 11 Kepenuhan on the Material "Aku Anak Sholeh" Through Assignment and Resitation Suanto, Suanto; Nurwahidah, Nurwahidah; Nasution, Zainul Mahdi
Indonesian Journal of Basic Education Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Journal of Basic Education
Publisher : STKIP Rokania Pasir Pangaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/ijobe.v7i2.1112

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of Islamic Religious Education (PAI) and Budi Pekerti (BP) of fourth grade students of SD Negeri 11 Kepenuhan on the material "Aku Anak Sholeh" through assignment and resitation. This study used a Classroom Action Research (PTK) approach with 59 students as research subjects. The methods used included independent assignments at home and in-class recitation, which aimed to encourage students to be more active in learning and internalising the material that had been taught. The results showed a significant improvement in students' learning outcomes, both in knowledge and attitude aspects, after the implementation of this action.
Improvement of PAI Learning Outcomes of Class V Students of SD Negeri 016 Tambusai Through Make A Match Co-operative Learning Model Nurwahidah, Nurwahidah; Nasution, Zainul Mahdi; Suanto, Suanto
Indonesian Journal of Basic Education Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Journal of Basic Education
Publisher : STKIP Rokania Pasir Pangaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/ijobe.v7i2.1118

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of Islamic Religious Education (PAI) of fifth grade students of SD Negeri 016 Tambusai on the material of Q.S. Al-Ma'un through the application of the Make A Match type cooperative learning model. The research method used was Classroom Action Research (PTK) with two cycles. The subjects of this study were 30 fifth grade students of SD Negeri 016 Tambusai in 2024. The instruments used include learning outcome tests, observation sheets, and student response questionnaires. The results showed that the application of the Make A Match model can improve student learning outcomes. The average student score increased from 65 in the first cycle to 80 in the second cycle, and the number of students who reached the Minimum Completion Criteria (KKM) also increased from 60% (18 students) to 87% (26 students). In addition, students showed enthusiasm and active involvement in learning. Thus, the Make A Match model can be an effective alternative learning strategy in improving PAI learning outcomes.
Improving Learning Outcomes of PAI & BP Zakat Material Through Problem Based Learning Model for Class V Students of Sd Negeri 010 Tambusai Nasution, Zainul Mahdi; Nurwahidah, Nurwahidah; Suanto, Suanto
Indonesian Journal of Basic Education Vol 7 No 2 (2024): Indonesian Journal of Basic Education
Publisher : STKIP Rokania Pasir Pangaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/ijobe.v7i2.1114

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of Islamic Religious Education and Budi Pekerti (PAI & BP) on zakat material through the Problem Based Learning (PBL) model in class V SD Negeri 010 Tambusai. This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted in three stages, namely pre-cycle, cycle I, and cycle II. The research subjects were 15 grade V students in the 2023 school year. Data were collected through learning outcome tests and observations of student engagement in learning. The results showed that the application of the PBL model can significantly improve student learning outcomes from pre-cycle to cycle I and then to cycle II.