Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Profil Pasien Gagal Jantung pada Usia Lanjut di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2018-2020 Sherly, Ulfa; Sjaaf, Fidiariani; Puspita, Dian
Scientific Journal Vol. 1 No. 3 (2022): SCIENA Volume I No 3, May 2022
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.086 KB) | DOI: 10.56260/sciena.v1i3.39

Abstract

Latar Belakang: Penyakit gagal jantung akut merupakan penyebab paling banyak pada pasien yang dirawat di rumah sakit pada usia lebih dari 65 tahun dan berhubungan dengan tingkat kematian yang tinggi. Prevalensi GJA akan meningkat pada pasien usia lanjut, dikarenakan peningkatan dari populasi di usia lanjut di Negara maju dan Negara berkembang bertambah dengan cepat yang disebabkan karena faktor harapan hidup yang meningkat. Gagal jantung akut adalah sindrom klinis yang ditandai dengan gejala khas seperti sesak napas, pembengkakan pada pergelangan kaki dan kelelahan dan diikuti dengan tanda-tanda klinis seperti peningkatan tekanan vena jugularis, ronki paru dan edema perifer yang disebabkan oleh kelainan struktural dan fungsional jantung. Tujuan: Untuk mengetahui profil gagal jantung akut pada usia lanjut di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2018-2020. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan cross sectional dengan pendekatan retrospektif dengan menggunalan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis. Analisis data univariat dengan program SPSS versi 16.0. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ditemui mayoritas usia pasien gagal jantung akut pada usia lanjut di RSUP Dr. M, Djamil Padang Tahun 2018-2020 adalah 60-74 tahun atau (45.6%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki yaitu 35 pasien atau (61.4%), etiologi akut terbanyak adalah sindrom kororner akut yaitu 32 pasien atau (56.1%), profil hemodinamik gagal jantung akut adalah tipe hangat dan basah yaitu 45 pasien atau (78.9%), terapi diuretik sebanyak adalah 52 orang atau (91.2%), terapi inotropik sebanyak 11 orang atau (19.3%), terapi vasopressor sebanyak 1 orang atau (1.8%), terapi vasodilator sebanyak 32 orang atau 56.1%). Kesimpulan: Usia terbanyak 60-74 tahun, jenis kelamin terbanyak laki-laki, etiologi akut terbanyak sindrom kororner akut, profil hemodinamik terbanyak hangat basah, paling banyak menggunakan terapi diuretik, kurang dari separuh menggunakan inotropik, sangat sedikit menggunakan vasopressor, separuh menggunakan vasodilator.
Risk Factors for Cerebrovascular Disease (Stroke) in Elderly Anggraini, Debie; Haiga, Yuri; Sjaaf, Fidiariani
Scientific Journal Vol. 2 No. 1 (2023): SCIENA Volume II No 1, January 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i1.92

Abstract

The patophysiology of ischaemic stroke includes thrombosis and embolism. The risk factors are divided into two, namely risk factors that can be modified and risk factors that cannot be modified. Risk factors that cannot be modified are age, gender, race or ethnicity, family history of stroke and genetic factors. While risk factors that can be modified are hypertension, diabetes mellitus, hypercholesterolemia, smoking, atrial fibrillation, valvular heart disease, and carotid stenosis. The concept of ischemic penumbra is a basic reference in stroke treatment, because it is a manifestation of the presence of cellular structures of neurons that are still alive and may still be reversible if a rapid treatment is carried out. By understanding the pathogenesis of stroke through the mechanism of cell death, it is hoped that it can detect early and be used as a reference in the development of a policy to take preventive measures and early diagnosis in establishing the diagnosis of cerebrovascular disease
Gambaran Kualitas Hidup Lanjut Usia Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2022 Andila, Viona; Sjaaf, Fidiariani; Amran, Wahyu; Rasyid, Rasyidin
Scientific Journal Vol. 2 No. 6 (2023): SCIENA Volume II No 6, November 2023
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v2i6.112

Abstract

Latar Belakang : Kasus hipertensi pada lansia masih menjadi permasalahan khususnya pada masyarakat di Sumatera Barat. Penderita hipertensi harus ditanggapi dengan serius karena dapat menurunkan kualitas hidup lansia bahkan dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius hingga kematian mendadak karena penyakit hipertensi yang tidak menimbulkan gejala yang signifikan bagi penderitanya. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lanjut usia pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya kota Padang tahun 2022. Metode : Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu penyakit dalam dan ilmu psikiatri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kategorik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi terjangkau pada penelitian adalah semua lanjut usia penderita hipertensi saat berkunjung di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2022 sebanyak 61 sampel dengan teknik total sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, dan pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 25.0. Hasil : Lebih dari setengah dengan status tekanan darah hipertensi derajat 1 yaitu 35 orang (57,4%), lebih dari setengah dengan jenis kelamin perempuan yaitu 50 orang (82,0%), lebih dari setengah dengan usia lanjut usia yaitu 45 orang (73,8%), lebih dari setengah dengan status perkawinan menikah yaitu 35 orang (57,4%), lebih dari setengah dengan lama menderita >1 tahun yaitu 54 orang (88,5%),lebih dari setengah dengan ada riwayat penyakit lain yaitu 34 orang (55,7%), lebih dari setengah dengan kualitas hidup secara umum baik yaitu 53 orang (86,9%), lebih dari setengah dengan domain fisik baik yaitu 46 orang (75,4%), lebih dari setengah dengan domain psikologis baik yaitu 50 orang (82%), lebih dari setengah dengan domain sosial baik yaitu 53 orang (86,9%), dan lebih dari setengah dengan domain lingkungan baik yaitu 55 orang (90,2%). Kesimpulan : Kualitas hidup lansia secara umum baik, kualitas hidup lansia domain fisik baik, kualitas hidup lansia domain psikologis baik, kualitas hidup lansia domain sosial baik, dan kualitas hidup lansia domain lingkungan baik.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Upaya Pencegahan Kekambuhan Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Nanggalo Tahun 2023 Putri, Advina; Sjaaf, Fidiariani; Eldrian , Febianne; Oktora, Meta Zulyati
Scientific Journal Vol. 3 No. 3 (2024): SCIENA Volume III No 3, May 2024
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v3i3.131

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi ditimbulkan karena adanya suatu peningkatan abnormal tekanan darah melebihi nilai normal yaitu tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg diukur minimal dua kali dalam posisi duduk. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis kelamin, usia, genetik, pola makan, dan stress. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia di Puskesmas Nanggalo tahun 2023. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif kategorik. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah semua lansia hipertensi di Puskesmas Nanggalo tahun 2023 sebanyak 63 sampel dengan teknik purposive sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 26.0. Hasil: Usia terbanyak adalah lanjut usia (elderly) yaitu 38 orang (60,3%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan yaitu 48 orang (76,2%), pendidikan terakhir terakhir terbanyak adalah SD yaitu 23 orang (36,5%),tingkat pengetahuan hipertensi dikategorikan kurang yaitu 28 orang (44.4%),dan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia dikategorikan kurang yaitu 31 orang (49,2%). Kesimpulan: Usia terbanyak adalah lanjut usia (elderly), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan, pendidikan terakhir terbanyak adalah SD,tingkat pengetahuan hipertensi dikategorikan kurang,dan upaya pencegahan kekambuhan hipertensi pada lansia dikategorikan kurang.
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Lansia Penderita Penyakit Jantung Hipertensi di RSI Siti Rahmah Padang Sjaaf, Fidiariani; Khansa, Indi Dinah; Maribeth, Annisa Lidra
Health and Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): HEME January 2025
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/heme.v7i1.1584

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan kejadian tertinggi pada lanjut usia. Hipertensi yang tidak terkontrol akan merusak organ target salah satunya pada penyakit jantung hipertensi. Manifestasi klinis dan pengobatan berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang. Dukungan keluarga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup lansia penderita penyakit jantung hipertensi di RSI Siti Rahmah. Metode: Ruang lingkup penelitian ini adalah ilmu kardiovaskular, ilmu psikiatri dan ilmu kesehatan masyarakat. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan September 2023. Jenis penelitian adalah kuantitatif. Populasi terjangkau pada penelitian adalah penderita penyakit jantung hipertensi di RSI Siti Rahmah berusia 60 tahun ke atas sebanyak 46 sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square, pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 25.0. Hasil: Gambaran dukungan keluarga dan kualitas hidup lebih banyak adalah buruk dengan nilai masing-masing 25 dan 34 orang, terdapat hubungan bermakna dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia penderita penyakit jantung hipertensi di RSI Siti Rahmah (p=0,001). Kesimpulan: Umumnya dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien penyakit jantung hipertensi di RSI Siti Rahmah Padang dalam kategori buruk dengan hubungan bermakna secara statistik.
PROMOSI KESEHATAN TENTANG PERSONAL HYGIENE ORGAN REPRODUKSI REMAJA DI SMP KOTA PADANG Erdanela Setiawati; Amran, Rika; Sjaaf, Fidiariani; Lovprim, Nopeliantesa
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 8 (2026): Nusantara Hasana Journal, January 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i8.1853

Abstract

Personal hygiene of reproductive organs is an important component in maintaining the cleanliness and health of adolescent reproductive organs. Poor personal hygiene impacts the ease of infection of adolescent reproductive organs. The prevalence of Reproductive Tract Infections (RTIs) is quite high among adolescents in Indonesia and globally. Low knowledge, inappropriate habits, and limited access to health information are contributing factors to this problem. It is important for adolescents to obtain accurate information about the cleanliness and health of reproductive organs and various factors that influence reproductive health. This activity aims to increase adolescent knowledge and awareness regarding the importance of maintaining cleanliness and health of reproductive organs. The activities carried out included educational, interactive and participatory counseling, accompanied by discussions, quizzes, and evaluation using pre-tests and post-tests. The activity was held on Thursday, December 4, 2025 at the SMPN 28 Padang Mosque and attended by 43 junior high school students. Analysis of the pre-test and post-test results showed an increase in the average knowledge score from 15.0 (50%) in the pre-test to 24.9 (83%) in the post-test, with a difference of 9.9 points (33%). participant participation during the activity was quite good and showed high enthusiasm. This health promotion activity proved effective in increasing adolescents' knowledge and understanding of personal hygiene of reproductive organs with an increase in score from 15.0 points to 24.9 points. It is hoped that the knowledge gained will contribute to the formation of clean and healthy living behaviors in a sustainable manner.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) oleh Ibu Hamil di Puskesmas Sungai Sarik Setiawati, Erdanela; Rinaldy, Arief; Rosmaini; Sjaaf, Fidiariani; Ananda, Shadilla Hutri
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.319

Abstract

Pendahuluan: Salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunan angka-kematian-ibu (AKI) adalah melaksanakan Program-Perencanaan-Persalinan dan Pencegahan-Komplikasi (P4K) pada ibu-hamil. Banyak faktor yang mempengaruhi pelaksanaan P4K oleh ibu-hamil seperti: pengetahuan, dukungan suami, dan-sebagainya. AKI di Indonesia dan di Sumatera-Barat masih tinggi dan jauh dari angka target SDG. Tujuan-penelitian: untuk  mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Pelaksanaan P4K oleh ibu-hamil di Puskesmas-Sungai-Sarik Metode: Jenis dan rancangan penelitian adalah penelitian analitik-observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah-Kerja Puskesmas-Sungai-Sarik, Kabupaten-Padang-Pariaman, Provinsi-Sumatera-Barat, mulai Juni-2023 sampai-dengan Agustus-2024. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Sampel-penelitian adalah semua ibu-hamil yang datang ke Puskesmas-Sungai-Sarik pada bulan Juli-Agustus 2024. Besar-sampel ditentukan menggunakan metode total-sampling. Dengan teknik  purposive-sampling diperoleh sampel sebanyak 169 ibu-hamil. Variabel-independen: adalah karakteristik ibu-hamil seperti: usia, pendidikan, pekerjaan, usia-kehamilan, paritas, penghasilan-keluarga, dan tingkat-pengetahuan ibu-hamil. Variabel-dependen: pelaksanaan P4K oleh ibu-hamil. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (Uji Chi-Square). Hasil: Analisis-univariat. Dari 169 ibu-hamil di Puskesmas-Sungai-Sarik, mayoritas berusia 20-35 tahun (78,1%), berpendidikan menengah (SMP-SMA) sebanyak 68,6%, dan tidak bekerja (76,3%). Mayoritas hamil trimester-2 (12-28 minggu) sebanyak 55,6% dan kehamilan-multipara (63,8%). Dari penghasilan-keluarga, mayoritas berpenghasilan-sedang (30,8%), berpengetahuan kurang-baik (53,8%), dan memiliki pelaksanaan-P4K baik (84,6). Analisis-bivariat. Hasil uji Chi-Square didapatkan faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan-P4K yang baik adalah faktor pendidikan (p-value=0,028), usia kehamilan (p-value=0,006) dan tingkat-pengetahuan ibu-hamil (p-value=0,038). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan pelaksanaan-P4K yang baik adalah faktor usia ibu-hamil (p-value=0,169), pekerjaan (p-value=0,319), paritas (p-value=0,794), dan penghasilan-keluarga (p-value=0,512) Kesimpulan: Faktor-faktor yang berhubungan dengn pelaksanaan Program-Perencanaan-Persalinan dan Pencegahan-Komplikasi (P4K) yang baik pada ibu-hamil di Puskesmas-Sungai-Sarik adalah faktor pendidikan, usia-kehamilan dan pengetahuan ibu-hamil.