Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT Solo, Antonius
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 3 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI (MARET - AGUSTUS 2024)
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v3i1.44

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan tanaman sayuran buah yang sangat digemari dan mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, menyebar di Amerika Selatan dan beberapa Negara di Eropa, Afrika, dan Asia.Dalam pembudidayaannya, petani bayak menggunakan jenis pupuk yang berbeda, di antaranya adalah pupuk kompos. Kompos merupakan salah satu pupuk organik yang berbentuk padat hasil fermentasi bahan organik dengan bantuan efektif mikroorganisme dan dapat digunakan sebagai pupuk organik, karena menambah unsur hara bagi tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan yang tepat pupuk kompos terhadap produksi tanaman tomat.Penelitian ini dilakukan dikebun Bapak Semuel Talli di Desa Holulai,Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – April 2018. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu penggunaan kompos sebagai pengaruhnya. Adapun perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian dosis pupuk kompos pada berbagai taraf memberikan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan rerata tinggi tanaman dan jumlah buah. Dalam hal ini pengaruh terhadap pertumbuhan (tinggi tanaman tomat yakni terlihat pada perlakuan dosis pupuk 3 kg/petak yaitu 143,25 cm dan jumlah buah rataan 4 buah.
Pengaruh Perbedaan Dosis Pupuk Bokasi Terhadap Pertumbuhan Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Solo, Antonius; Thonak, Yohanis; Tungga, Juliana
Journal Science of Biodiversity Vol. 3 No. 1: April 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i1pp7-13

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) adalah komoditi yang potensial di Indonesia selain kedelai. Kacang tanah ini dapat diolah menjadi bahan baku industri makanan dan memiliki sumber protein nabati yang dapat di konsumsi secara langsung. Permintaan kacang tanah terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk sehingga membutukan ketersediaan yang cukup baik. Pupuk adalah setiap bahan yang mengandung unsur hara yang diberikan pada tanah, berbentuk padat atau cair yang dapat memperbaiki kondisi tanah dan menyediakan hara yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pupuk bokasi adalah salah satu jenis pupuk berbahan organik yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mempertahankan fungsi mikroorganisme di dalam tanah sehingga dapat menambah ketersediaan hara serta efektivitas pemupukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan dosis pupuk bokasi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini bertempat di kebun percobaan Universitas Nusa Lontar, Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Pola faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga di peroleh 12 unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian dosis pupuk bokasi pada berbagai taraf dapat memberikan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan rerata tinggi tanaman dan jumlah cabang. Dalam hal ini pengaruh terhadap pertumbuhan (tinggi tanaman kacang tanah yakni terlihat pada perlakuan B3 (kombinasi pemberian dosis pupuk bokasi 6 gram/tanaman yaitu 34 cm dan jumlah cabang tertinggi yaitu 8,66 cabang.
PENGARUH PEMBERIAN MULSA ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum Frusteses L.) Solo, Antonius; Thonak, Yohanis
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH SAINS DAN TEKNOLOGI EDISI 1 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh pemberian mulsa organik dan anorganik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mulsa organik dan anorganik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Persiapan Lelain, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor yaitu: perlakuan Tanpa Mulsa (P0), Mulsa Plastik Hitam Perak (P1), Mulsa Jerami padi (P3). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan perlakuan mulsa berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman cabai rawit pada umur 4 dan 8 minggu setelah tanam. Perlakuan jenis mulsa berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 4 dan 8 minggu setelah tanam. Mulsa plastik dan mulsa jerami memberikan respon yang baik dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit, karena kedua jenis mulsa ini tidak menujukan perbedaan yang nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, namun keduanya berbeda nyata dengan tanpa menggunakan mulsa. Penggunaan mulsa jerami menjadi rekomendasi dalam budidaya tanaman cabai rawit karena secara ekonomis lebih murah dan mudah didapatkan.
Pengaruh PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (BRASSICA JUNCEA L.) Solo, Antonius
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2025): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI EDISI 2 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.63

Abstract

Pupuk bokashi merupakan salah satu alternatif dalam penerapan teknologi pertanian organik yang berwawasan lingkungan. Bokashi merupakan salah satu alternatif dalam penerapan teknologi pertanian organik yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, yang akan diteliti dalam pengamatan ini adalah dosis dan waktu pemberian pupuk bokashi yang dapat menyebabkan pertumbuhan sawi (Brassica Juncea L.) paling optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk bokashi dengan dosis dan waktu pemberian yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L) dan untuk mengetahui pengaruh interaksi dosis dan waktu pemberian pupuk bokashi yang berbeda terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri atas dua faktor yaitu faktor pertama bokashi dengan dosis (D) 1 ton/ha, 2 ton/ha, 3 ton/ha, 4 ton/ha dan kontrol. Faktor kedua yaitu waktu pemberian bokashi (F) pemberian dilakukan pada 10 hari sebelum tanam, 5 hari sebelum tanam, dan pada saat tanam. Penelitian ini dilakukan dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk bokashi berpengaruh efektif terhadap pertumbuhan tanaman sawi (Brassica juncea L), dosis yang menunjukkan pengaruh efektif adalah 2 ton/ha, waktu pemberian yang menunjukkan pengaruh yang efektif adalah 5 hari sebelum tanam dan interaksi yang memberikan pengaruh efektif terhadap pertumbuhan adalah 2 ton/ha dengan waktu pemberian pupuk 5 hari sebelum tanam.
Pelatihan Pemanfaatan Lahan Terbatas Menjadi Kebun Yang Produktif Untuk Tanaman Hidroponik Di Desa Oelua, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao. Solo, Antonius
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): PKM UNIVERSITAS NUSA LONBTAR ROTE TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.71

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim Universitas Nusa Lontar Rote dengan tujuan memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan keterbatasan lahan dan sumber daya air di Desa Oelua, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao. Desa ini memiliki kondisi geografis berupa lahan kering, berbatu, dan beriklim panas, yang menyebabkan pertanian konvensional sulit berkembang. Untuk menjawab tantangan tersebut, program ini memperkenalkan teknologi pertanian modern melalui sistem hidroponik, yaitu metode bercocok tanam tanpa tanah menggunakan larutan nutrisi sebagai media tumbuh. Sistem ini dipilih karena lebih efisien dalam penggunaan air, hemat lahan, serta mampu menghasilkan sayuran segar berkualitas tinggi Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, kelompok tani, ibu rumah tangga, dan generasi muda desa. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi konsep hidroponik, pelatihan teknis pembuatan instalasi sederhana (menggunakan pipa PVC dan rakit apung), pendampingan penanaman dan perawatan tanaman, serta evaluasi hasil panen. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap teknologi pertanian modern. Selain itu, terbentuk kebun hidroponik percontohan di pekarangan rumah warga sebagai model pembelajaran berkelanjutan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa hidroponik mampu meningkatkan produktivitas lahan sempit dengan pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dan kualitas panen yang lebih baik dibandingkan metode tradisional. Program ini juga berdampak positif terhadap ekonomi rumah tangga melalui penjualan hasil panen serta memperkuat ketahanan pangan lokal. Dari sisi sosial, kegiatan ini menumbuhkan semangat gotong royong, pemberdayaan perempuan, dan keterlibatan pemuda dalam pertanian produktif. Dengan dukungan pemerintah desa dan lembaga pendidikan tinggi, sistem hidroponik diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan .
Pelatihan Pemanfaatan Lahan Terbatas Menjadi Kebun Yang Produktif Untuk Tanaman Hidroponik Di Desa Oelua, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao. Solo, Antonius
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): PKM UNIVERSITAS NUSA LONBTAR ROTE TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i1.71

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim Universitas Nusa Lontar Rote dengan tujuan memberikan solusi inovatif terhadap permasalahan keterbatasan lahan dan sumber daya air di Desa Oelua, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao. Desa ini memiliki kondisi geografis berupa lahan kering, berbatu, dan beriklim panas, yang menyebabkan pertanian konvensional sulit berkembang. Untuk menjawab tantangan tersebut, program ini memperkenalkan teknologi pertanian modern melalui sistem hidroponik, yaitu metode bercocok tanam tanpa tanah menggunakan larutan nutrisi sebagai media tumbuh. Sistem ini dipilih karena lebih efisien dalam penggunaan air, hemat lahan, serta mampu menghasilkan sayuran segar berkualitas tinggi Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, kelompok tani, ibu rumah tangga, dan generasi muda desa. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi konsep hidroponik, pelatihan teknis pembuatan instalasi sederhana (menggunakan pipa PVC dan rakit apung), pendampingan penanaman dan perawatan tanaman, serta evaluasi hasil panen. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap teknologi pertanian modern. Selain itu, terbentuk kebun hidroponik percontohan di pekarangan rumah warga sebagai model pembelajaran berkelanjutan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa hidroponik mampu meningkatkan produktivitas lahan sempit dengan pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dan kualitas panen yang lebih baik dibandingkan metode tradisional. Program ini juga berdampak positif terhadap ekonomi rumah tangga melalui penjualan hasil panen serta memperkuat ketahanan pangan lokal. Dari sisi sosial, kegiatan ini menumbuhkan semangat gotong royong, pemberdayaan perempuan, dan keterlibatan pemuda dalam pertanian produktif. Dengan dukungan pemerintah desa dan lembaga pendidikan tinggi, sistem hidroponik diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan .