Santoso, Fransiskus Gatot Iman
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : JIEM

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN STRATEGI ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMA KELAS XII Yunita Yunita; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi Active Knowledge Sharing lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu pengambilan sampel secara acak (cluster random sampling). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XII IPS semester ganjil pada tahun Ajaran 2018/2019 di SMAK St. Bonaventura Madiun dengan populasi kelas XII IPS. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XII IPS 2 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan strategi Active Knowledge Sharingdan kelas XII IPS 1 sebagai kelas kontrol diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, yaitu tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Sebelum instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa digunakan terlebih dahulu divalidasi isi dengan meminta pertimbangan pada validator ahli (dosen program studi pendidikan matematika) dan validator praktisi (guru mata pelajaran matematika) untuk mengetahui validitasnya.Hasil penelitian diperoleh Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi active knowledge sharing mempunyai banyak  siswa = 24 siswa dengan nilai rata-rata  = 28,646, dan mempunyai varians  =  155,967 sedangkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran ekspsitori mempunyai banyak siswa   = 24 siswa dengan nilai rata-rata  = 3,125, dan mempunyai varians  = 387,228. Pengujian hipotesis menggunakan uji  dengan taraf nyata 0,05. Disimpulkan, bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar  dengan strategi Active Knowledge Sharing lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori.
KAJIAN TEORI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Novelia Rela Salelenggu; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses model pembelajaran kontekstual terhadap kemandirian belajar matematika siswa SMP. Kemandirian belajar matematika siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah ditandai dengan indikator kemandirian belajar matematika siswa yaitu siswa memiliki rasa percaya diri, siswa memiliki inisiatif dalam belajar, siswa memiliki rasa tanggung jawab, mampu mengambil keputusan sendiri, serta siswa mampu untuk bersaing. Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan atau library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, yaitu dengan mencari atau menggali data dari literature terkait. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis isi (content analisys). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses model pembelajaran kontekstual dapat membentuk kemandirian belajar matematika siswa SMP. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar matematika siswa SMP yang dapat ditimbulkan dalam proses model pembelajaran kontekstual, antara lain: percaya diri, inisiatif, rasa tanggung jawab, mampu mengambil keputusan sendiri, serta mampu bersaing. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa rasa percaya diri siswa dengan siswa berani untuk bertanya kepada guru serta antusias dalam menyampaikan pendapat saat belajar. Munculnya inisiatif siswa melalui siswa mempelajari dan mencari sendiri materi serta sumber belajar lain tentang materi yang telah dipelajari. Rasa tanggung jawab siswa dengan siswa selalu teliti dalam mengerjakan soal latihan dan mampu menyelesaikan tugas sendiri tanpa meminta bantuan teman sebayanya. Siswa mampu mengambil keputusan sendiri ditunjukkan dengan siswa tidak ikut-ikutan meniru cara temannya dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Siswa mampu bersaing ditunjukkan dengan siswa selalu berlomba-lomba menyelesaikan tugas yang diberikan guru serta selalu beradu cepat dengan teman-temannya dalam menjawab soal yang diberikan guru.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DAN MODEL PROJECT BASED LEARNING(PjBL) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 2 MADIUN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Maria Elizabet Yusnita Putri Astari; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) dengan prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai postes – nilai pretes. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen semu yang dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019 di SMA Negeri 2 Madiun dengan populasi kelas X IPA. Untuk sampel penelitian ini adalah kelas X A6 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP, kelas X A4 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model PjBL, dan kelas X A5 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku , prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model PjBL yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku , dan prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang mempunyai banyak siswa dengan nilai rata-rata  dan simpangan baku . Analisis statistik menggunakan uji normalitas data dan uji homogenitas data diperoleh bahwa ketiga data berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan ketiga data berasal dari populasi dengan variansi homogen. Sedangkan untuk analisis variansi satu arah disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran MMP, prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model PjBL, dan prestasi belajar matematikakelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.
KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP DI KOTA MADIUN SEBELUM DAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Margareta Yulitasari; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan dalam proses pembelajaran matematika terutama pada kemandirian belajar matematika siswa sebelum dan selama masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemandirian belajar matematika siswa SMP di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 lebih baik atau tidak dari kemandirian belajar matematika siswa SMP di Madiun selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 – 2 Mei 2021 dengan populasi adalah siswa SMP di Kota Madiun dan sampel 4 sekolah dari SMP di Kota Madiun yaitu SMPN 3 Madiun, SMPN 4 Madiun, SMPK Santo Bernardus Madiun, SMPK Santo Yusuf Madiun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji non parametrik dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Angket kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan responden sebanyak (n1) = 248 siswa dengan nilai rata-rata sebesar (1) = 96,71 dan mempunyai Simpangan baku = 12,566. Sedangkan Angket kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun selama masa pandemi covid-19  dengan responden sebanyak (n2) = 248 siswa dengan nilai rata-rata sebesar (2) = 94,54 dan mempunyai Simpangan baku  = 13,970. 2) Dari hasil analisis statistik yang telah diuraikan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ada perbedaan antara kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan kemandirian belajar matematika siswa SMP di Kota Madiun selama masa pandemi covid-19.
MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMA DI MADIUN SEBELUM MASA PANDEMI COVID-19 DAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Maria Vialintina; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan dalam proses kegiatan pembelajaran di masa pandemi covid-19 terutama pada minat belajar matematika siswa SMA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 April – 4 Mei 2021, dengan populasinya adalah siswa SMA di Madiun, sampel dari penelitian ini yaitu SMAN 4 Madiun, SMAN 5 Madiun, SMAN 6 Madiun, dan SMAK Santo Bonaventura Madiun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji non parametrik dengan uji peringkat bertanda Wilcoxon. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : 1) Minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan responden sebanyak 158 siswa diperoleh nilai mean sebesar 68,79, dengan standart deviasi sebesar 9,121. 2) Minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19 dengan responden sebanyak 158 siswa, diperoleh nilai mean sebesar 61,10, dengan standart deviasi sebesar 10,489. 3) Dari hasil analisis statistika yang telah diuraikan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan antara minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 dengan minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19. Hal ini menyatakan bahwa minat belajar matematika siswa SMA di Madiun sebelum masa pandemi covid-19 lebih baik dari pada minat belajar matematika siswa SMA di Madiun selama masa pandemi covid-19